Adventurer Kein Chapter 5

Oleh Alone of Nyx on April 12, 2018

― Middle-aged Adventurer Kein’s Good Deed Chapter 5 Bahasa Indonesia ―


Chapter 5: Kenapa Tidak Ada Yang Menyadarinya!?

 

“Haa, haa…… Putri Ana! Berapa jauh lagi kita akan membawa ini!?” (Maya)

 

Sang witch Maya yang tidak pernah membawa barang yang lebih berat dari tongkat bergumam.

Apa yang Anastrea seret menggunakan rantai orichalcum adalah binatang demon terburuk dan terkuat, evil dragon.

Sepertinya dia ingin menyeret badan besar tersebut ke kaki gunung Kuko.

Namun karena terlalu berat, Maya terus menggunakan magic terbang untuk meringankannya, tetapi itu tetap melebihi batas untuk membawa tubuh besar berukuran 13 meter dengan menggunakan itu.

 

“Jangan protes dan bawa terus!” (Anastrea)

 

Tidak akan masalah jika itu Sword Princess Anastrea yang memiliki daya tahan tak terbatas, tapi lain halnya bagi Saint Sefilia dan Witch Maya yang harus membantu dia.

 

“Melakukan hal seperti ini tidak baik, kau tahu? Bukan tidak apa jika kita membunuhnya, mengubahnya menjadi uang, dan menyerahkannya?” (Maya)

 

Setelah membunuhnya, itu akan dianggap sebagai barang, lalu Maya bisa membawa dengan magic penyimpanan tidak peduli seberapa besar itu.

 

“Jangan dibunuh. Aku ingin ini sekarat jadi peringkat D seperti Kein dapat membunuhnya, lalu membuat Kein membunuhnya dengan kemampuannya.” (Anastrea)

 

Sudah pasti itu sangat kelewatan bagi ossan, Maya ingin teriak tapi dia tidak bisa mengatakannya.

Karena sejak tadi, kemanapun dia memandang, pedang dengan kecepatan hebat, dengan kasarnya memukul kepala evil dragon sampai kondisinya begitu menyedihkan.

 

Jika pedangnya tidak sengaja melayang ke sini, Maya dan kawan-kawan akan langsung pergi ke alam baka.

Evil dragon dapat menghembuskan racun berbahaya, tetapi Anastrea sudah mencincang kantung racun tersebut menjadi tak berbentuk, jadi tidak dapat menghembuskannya lagi sekarang.

Ini pertama kalinya bagiku merasa kasihan terhadap binatang demon peringkat A terkuat.

 

“Hei— Sefilia, bukankah kamu berpikir ini aneh?”

 

Dia ingin mencari rekan senasib, dia menanyai Saint yang termuda, muka bayi, lembut dan menyenangkan.

 

“Perasaan terima kasih Ana memang benar…… Aku pikir.” (Sefilia)

“Aku tidak mengerti.” (Maya)

 

Tetap saja, sampai membuat dia mendengarkan keegoisan berlebihan Anastrea, mungkin ini merupakan kelemahan perempuan yang sedang jatuh cinta.

Meskipun Maya terus protes, mereka akhirnya sampai di kaki gunung.

 

“Sepertinya Kein akan mengumpulkan ramuan obat juga hari ini, jadi dia pasti akan melewati jalan ini.” (Anastrea)

“Jadi begitu.” (Maya)

“Yosh, terus, aku akan meletakkan pedang mithril di sini.” (Anastrea)

“Aku tidak tahu harus menjawabnya darimana terlebih dahulu, tapi tidak mungkin pedang mithril akan tergeletak di jalan sekitar pegunungan seperti ini!” (Maya)

 

Itu merupakan pedang yang sangat langka dan memiliki nilai seharga 1000 koin emas.

Maya yang pelit sampai 7 turunan berpikir itu sangat pemborosan, tetapi dengan kemampuan ossan, pedang mithril yang ringan seperti bulu akan menjadi senjata terbaik bagi dia.

 

“Sekarang, kita hanya harus menunggu untuk Kein mengalahkan evil dragon menggunakan pedang mithril ini.” (Anastrea)

“Aku sudah tidak peduli.” (Maya)

 

Aku pikir tidak akan semulus itu.

Maya yang terlalu lelah untuk menjawab, hanya duduk dan menghela nafas.

 

“Ah, dia datang. Kein terlihat sangat rapi dan keren hari ini.” (Anastrea)

“Bukannya dia cuma orang yang sudah tua.” (Maya)

 

Meskipun dia mengatakan sudah tidak peduli, dia mengintip dari semak-semak dan terus menjawab. Dikarenakan sifat alami dia yang terlahir di bagian provinsi barat.

Karena Kein juga adventurer terlatih, badannya benar-benar kokoh, tapi itu terlalu berlebihan untuk mendambakan dan menyebut ossan biasa berumur 35 tahun keren.

 

“Maya tidak memiliki selera bagus terhadap pria. Bukankah kamu pikir jenggotnya terlihat rapi?” (Anastrea)

“Bukannya itu hanya dikarenakan dia terlalu malas untuk mencukurnya.” (Maya)

“Kau terlalu berisik. Diam saja dan lihat.” (Anastrea)

“Ya ya.” (Maya)

 

Meskipun dia bilang seperti itu, dikarenakan dia memiliki dara dari provinsi barat yang membuatnya jadi tidak bisa diam.

Dan kemudian, Kein akhirnya bertemu dengan evil dragon di kaki pegunungan.

Yah, karena dengan tubuh 13 meter yang menghalangi jalan pegunungan, tidak mungkin tidak akan menyadarinya.

Maya tertawa sambil melihat dia melarikan diri.

 

“Aah, kenapa dia melarikan diri!? Lihat, di sana ada pedang mithril, kenapa dia tidak mengalahkannya?” (Anastrea)

“Tentu saja akan seperti itu.” (Maya)

 

Karena evil dragon sudah babak belur oleh Anastrea, sudah terdapat banyak luka di badannya dan bahkan sudah tidak bisa berdiri.

Terlebih lagi, sudah tidak bisa menggunakan nafasnya, jadi bahkan Kein akan dapat mengalahkannya jika dia menusuknya menggunakan pedang mithril.

 

Tetapi, jika Kein mengetahui hal itu.

Jika monster peringkat A terkuat tiba-tiba muncul, semua orang pasti akan menghindari untuk melawannya.

 

Itu bukan berarti Kein pengecut.

Meskipun dia peringkat D, sebagai adventurer dengan 20 tahun pengalaman, sudah sewajarnya Kein berhati-hati.

 

Baginya yang tidak dapat memahami situasi, sudah kuduga putri Ana masih anak-anak, itulah yang ada di pikiran Maya.

Namun, Maya tidak pernah menyangka sesuatu yang tidak diduga dapat terjadi.

 

“Yay, Kein mengambil pedang mithril-nya!” (Anastrea)

“Kenapa ossan?” (Maya)

 

Setelah itu, dia pasti akan kabur dari sini.

Akan berakhir sudah jika terkena nafas racun mematikan.

 

Namun, kenapa!? Bahkan Maya yang melihatnya, menggenggam tangannya yang berkeringat.

Kein mengeluarkan pedang dari sarungnya dan mencoba untuk mengayunkan sambil berteriak “Uaaaaaa!!!”

 

“””Ah!”””

 

Anastrea, Maya, dan bahkan Sefilia yang diam juga berteriak meskipun menyembunyikan suara mereka merupakan hal yang diperlukan untuk bersembunyi di semak-semak.

Ayunan ossan sedikit menjauh dari target.

 

Pedang mithril terlempar oleh rahang dragon kemudian berputar dan berdansa di udara.

Memang tidak mungkin.

 

Ossan terlalu lemah.

Jika ini menjadi berbahaya atau terjadi sesuatu yang tidak terduga, Maya akan menggunakan serangan magic untuk membantunya.

 

“Roooooooooaaaaaaaaaaarrrr.”

 

Ilustrasu

[collapse]

 

Evil dragon tergeletak dan mati sambil berteriak kesakitan.

Pedang yang terbang jauh tadi menancap dalam di bagian dahi dragon!

 

“Wow, Kein sangat luar biasa!” (Anastrea)

 

Anastrea menari kegirangan.

Pundak Sefilia bergetar dan terdapat air mata di matanya yang jernih.

 

“Bukankah hanya kebetulan……” (Maya)

“Tidak mungkin itu kebetulan! Dahi merupakan titik kelemahan dari dragon, kau tahu. Itu hanya sebuah tipuan! Kein mencoba mengenai dahi dragon menggunakan pedang mithril.” (Anastrea)

 

Teknik pedang macam apa itu?

Jika memang benar seperti itu, maka Kein telah melakukan keajaiban yang bahkan Sword Princess Anastrea tidak dapat lakukan.

 

“Tidak, bahkan jika dia melemparkan pedangnya, apa yang akan terjadi jika pedangnya meleset?” (Maya)

“Kein masih memiliki pedang besi di pinggangnya. Jika itu tidak berhasil maka dia bisa bertarung menggunakan itu, ya kan?” (Anastrea)

 

Maya tercengang.

Apa yang Anastrea katakan sangat sulit untuk disangkal karena itu berdasarkan teori yang tidak dipikirkan terlebih dahulu.

 

 

Apa iya adventurer ossan yang tumpul itu sebenarnya lebih kuat daripada Godspeed Sword Princess Anastrea?

Tidak, tidak, tidak, betapa bodohnya.

 

“Naa, Sefilia juga berpikir itu hanya kebetulan, kan?” (Maya)

 

Sefilia yang menangis sejak tadi, menyiku air matanya dan membersihkannya menggunakan lengan jubah dan mengatakan “Kein-sama dengan hangatnya melindungi kita……”

 

“Pada kenapa sih kalian pada!!.” (Maya)

 

Bagaimanapun juga, sekarang peringkat Kein sebagai adventurer akan meningkat, dan Anastrea seharusnya puas dengan itu dan senang, selamanya, itu yang seharusnya terjadi.

 

※※※

 

“Kenapa Kein tidak menadapatkan promosi!? Panggil Ketua Guild! Aku melihatnya dengan kedua mataku sendiri kalau Kein mengalahkan evil dragon sendirian. Tidak akan aneh jika dia menjadi peringkat B, tidak, peringkat A, ya kan!?” (Anastrea)

 

Pada akhirnya, guild memutuskan kalau Kein akan tetap menjadi peringkat D, dan itu membuat Sword Princess Anastrea sangat marah.

Dan, seseorang yang terpaksa menjawab selagi menekankan kepalanya ke lantai yang kotor, merupakan Elena-san yang tidak beruntung.

 

“Kein-san memberikan laporan kalau dia menemukan evil dragon” (Elena)

“Itu salah besar, Kein mengalahkannya menggunakan kekuatannya sendiri.” (Anastrea)

“Tolong maafkan saya yang hanya resepsionis ini untuk mengatakan sesuatu kepada Yang Mulia.” (Elena)

“Apa? Katakan!” (Anastrea)

“Anastrea-sama, Anda sengaja menyeret evil dragon ke tempat tersebut untuk membuat Kein-san mengalahkannya, bukan?” (Elena)
“Ugh……” (Anastrea)

 

Sudah pasti ketahuan.

Elena yang bersujud mengangkat kepalanya.

 

“Pedang mithril tersebut milik Anda, bukan? Jika seperti itu, maka akan mustahil untuk naik peringkat.” (Elena)

“Tidak, bukan. Memang benar aku yang mempersiapkannya, tetapi itu hanya karena betapa luar  biasanya teknik pedang Kein.” (Anastrea)

“Sistem guild tidaklah salah. Itu dibuat untuk menentukan kekuatan individual, itu dibuat untuk melindungi yang lemah.” (Elena)

“Kein tidak lemah!” (Anastrea)

“Jika Kein ikut campur dengan pertarungan peringkat S, dia sudah pasti akan mati.” (Elena)

“Aku akan melindunginya sampai dia menjadi kuat.” (Anastrea)

“Aku tidak tahu betapa sulitnya pertarungan “The Rose Maiden Blooming In The Heights”. Namun, aku sangat dihormati sebagai staf adventurer guild.” (Elena)

“Terus?” (Anastrea)

“Bahkan, Saint Sefilia-sama kehilangan nyawanya dalam pertempuran sebelumnya, bukan? Sword Princess Anastrea-sama, Anda tidak dapat melindunginya.” (Elena)

“Itu……” (Anastrea)

“Aku ingin melindungi adventurer yang ada di bawah naunganku. Jadi tolong, jangan berurusan dengan Kein.” (Elena)

 

Apa yang Elena katakan bertujuan untuk melindungi Kein.

Jadi itu mustahil untuk Sword Princess, keegoisan Anastrea dapat menerobosnya.

 


SebelumnyaSelanjutnya

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻