Adventurer Kein Chapter 6

Oleh Alone of Nyx on April 13, 2018

― Middle-aged Adventurer Kein’s Good Deed Chapter 6 Bahasa Indonesia ―


Chapter 6: Kein Menyelamatkan Panti Asuhan

 

 

Yah, kemarin sangat mengherankan.

Bertemu dengan evil dragon, Kein mencoba untuk lari.

Jika evil dragon ditinggalkan pada kaki pegunungan begitu saja, desa terdekat akan dalam bahaya.

Pada saat itu.

Sesuatu yang misterius menembus seluruh tubuhnya.

Kein menusuk naga tersebut di dahi dan mengalahkannya dengan Pedang Mithril yang dia pungut murni secara kebetulan.

Tidak, semuanya yang telah terjadi sampai sekarang seperti sebuah keajaiban.

Setelah diselidiki, Evil Dragon telah terluka sejak awal dan hampir mati, membuat dia agak kecewa.

Meskipun begitu, mengalahkan Evil Dragon secara kebetulan pasti karena perlindungan dari Dewa Gunung. Setelahnya, Kein mengunjungi kuil.

Tentunya, tidak akan bisa mengalahkan Evil Dragon hanya dengan kekuatan Kein saja.

Tubuh mati Evil Dragon yang ditemui oleh Kein tidak menjadi masalah. Ditambah adventurer guild mengatakan kalau Pedang Mithril Kein sangatlah luar biasa.

 

“Tapi aku yakin Pedang Mithril ini merupakan barang hilang seseorang.”

 

Pikir Kein, harta karun pedang dari dasar dungeon muncul ke permukaan gunung sangatlah mustahil.

 

“Tapi, Kein-san. Meskipun itu merupakan barang hilang, tidak memakai pedang sebagus itu sangatlah sia-sia. Tetaplah menggunakannya.”

“Tapi barang yang sangat berharga seperti ini sampai hilang, pemiliknya pasti sangat panik.”

“Tidak apa. Jika pemiliknya muncul, guild akan memberikan uang kompensasi kepada mereka.”

“Dermawan sekali bagi guild seperti ini.”

 

Kein menjadi bungung.

 

“Tapi itu merupakan hadiah dari Putri Pedang.”

Elena bergumam secara pelan.

“Elena-san, apakah kamu mengatakan sesuatu?”

“Tidak, hanya berbicara dengan diriku sendiri. Kalau begitu, penaksiran nilai dari tubuh mati Evil Dragon seharusnya cukup tinggi, tetapi ini hanya 6000 koin emas. Aree… responnya lemah.”

 

6000 koin emas bukanlah jumlah yang dapat dengan mudahnya kau bawa.

Satu koin emas setara dengan 10 koin perak dan Kein dapat hidup untuk 3 hari hanya dengan 1 koin perak. Jumlah ini terlalu banyak untuk dihitung dalam hari.

 

“……Kau terlihat parah.”

“Ini akan menjadi upah kali ini.”

 

Dengan itu, Elena-san memberikanku 6 koin putih berkilau.

 

“Apa ini?”

“Satu koin platinum setara dengan 1000 koin emas.”

“Ohh. Ini kali pertama aku melihatnya.”

“Ini merupakan pemandangan yang langka bagiku juga. Alasan kenapa nilainya sangat tinggi karena jumlah magical energy besar yang dihasilkan oleh koin platinum itu sendiri. Berharga tidak hanya sebagai harta, tetapi juga digunakan sebagai bahan langka untuk alkimia.”

“Jadi begitu, indahnya.”

 

Dengan tangan yang bergemetaran, akhirnya dia bisa meletakkannya ke dalam tas kulit.

 

“Apakah kamu ingin menukarkan 1 koin platinum untuk 1000 koin emas? Bagi mereka yang mendapatkan upahnya dari guild, mereka bisa menukarkannya ke dalam koin emas atau perak.”

“Tidak, aku akan memikirkannya terlebih dahulu.”

 

6000 koin emas.

Kein senang dengan uang tapi, situasinya terasa sangat tidak nyata.

Ini bukan saatnya untuk memikirkan harus membeli apa.

Entah bagaimana, langkah kakinya terasa ringan dan itu terasa sangat tidak menyenangkan.

 

***

 

Sambil menenangkan pikirannya, kakinya bergerak secara alami menuju gereja.

Lebih baik berdoa ketika di saat seperti ini.

Karena Kein kebetulan ada di sini, dia pikir dia seharusnya sekalian mengunjungi panti asuhan yang berada di belakang.

Selagi di jalan, Kein mendengar suara pria dan perempuan sedang bertengkar.

 

“Jika kau tidak membayarnya, setidaknya bunga bulan ini maka kami juga akan berada dalam masalah!”

“Maafkan aku. Tolong, tunggu seminggu lagi. Jika aku mengelola semua uang pendapatan dari menjual ramuan obat……”

 

Para bajingan tersebut mengelilingi suster gereja.

Dua di antara mereka merupakan adventurer peringkat C.

Orang tua gendut dengan muka licik bernama Kazu (AoN: gak kuzu sekalian?) dan preman muda pirang dengan tindikan di hidung dan telingan bernama Jinx. (AoN: gak Jing sekalian?)

Mereka berdua merupakan anggota dari keluarga dengan banyak rumor buruk, “Two-Headed Snake Group”.

Dan untuk orang yang terakhir.

Seorang yang menarik perhatian dengan gaya rambut botak dan tato ular di wajahnya, bos dari “Two-Headed Snake”.

Snakehead, merupakan adventurer peringkat A dengan dual katanan, orang ternama di wilayah gelap Kota Erun.

Meskipun dia biasanya tidak bergerak secara terbuka dan sangat tenang, sebagai Adventurer peringkat A, kemampuannya sangat mengejutkan dan kejam.

Rumor mengatakan, mereka yang membuat Snakehead marah akan dilenyapkan.

 

“Hei Jinx. Dia merupakan suster gereja, jangan kelewatan.”

“Tapi Kazu-san, tidak akan bagus jika melanggar kontrak!”

“Fuhehe, benar juga. Tapi, kita bukan demon. Suster Shiruvia sangat menggiurkan, dia adalah High-Elf yang langka. Aku tidak akan mengatakanmu untuk menjadi budak, tapi bagaimana kalau kau membayarnya sedikit dengan tubuhmu?”

“Aku suster gereja. Hal seperti itu, Dewa tidak akan memaafkannya.”

 

Suster Shiruvia memang sangat cantik dengan mata perak misterius dan rambut perak panjang. Dia memiliki kuping panjang dan hidup abadi, ras yang dipanggil High-Elf.

Ditambah lagi, menyandang gelar Suster Gereja Odea, nilanya sangat meroket.

Jika dijual, semua orang akan bergegas untuk membelinya, bahkan jutawan.

 

“Hei, jangan bilang seperti itu. Jangan membuatnya menjadi susah. Cantik miskin sepertimu pasti menderita karena hukuman dewa. Bahkan panti asuhan bisa hidup lebih baik dari ini.”

“Tolong berhenti.”

 

Ilustrasi

[collapse]

 

Kazu melihat ke arah Suster Shiruvia dengan mata senonoh dan menjulurkan tangannya. Akhirnya, Kein tidak bisa tinggal diam lebih lama lagi dan ikut campur.

 

“Oi sialan, cukup. Apa yang kau lakukan di gereja, anak-anak pada ketakutan.”

 

Karena Suster Shiruvia di kelilingi oleh pria jahat, anak-anak panti asuhan mulai berkumpul, daripada keluarga adventurer, mereka lebih ke mafia yang ditakuti. Bahkan Kein ketakutan.

Dibandingkan dengan Jinx atau Kazu si tua, orang yang berdiri dengan tenang di belakang mereka memberikan aura yang mengerikan setara dengan peringkat Evil Dragon yang dia temui sebelumnya.

Mata bosan Snakehead terlihat seperti mengatakan, kau dan yang lainnya dapat dibunuh kapan saja.

Meskipun membunuh tidak diperbolehkan di dalam kota. Snakehead yang telah membantai belasan orang sebelumnya membuat suasana dingin.

Meskipun begitu, Kein tidak bisa tinggal diam saja. Suster Shiruvia sedang terpojok.

Preman muda, Jinx berteriak dengan sikap bosa terhadap Kein.

 

“Sekarang apa, siapa sangka “Kein pengumpul tumbuhan obat” ada di sini. Pergi! Ini bukan urusanmu.”

“Tunggu dulu, Jinx. ……Apa mungkin, kau bisa membayar 200 koin emas untuk bunga hutang dari gereja?”

 

Kazu si tua menghentikan Jinx dan bertanya pada Kein.

 

“Kazu-san, dia yang dirumorkan memungut tubuh mati Evil Dragon.”

“Yah, kalau begitu kau memiliki banyak uang dong. Jika kau bersedia membayar untuk gereja miskin ini, biarkan saja.”

“Berapa banyak hutang gereja?”

“Seperti yang aku katakan, bunga 200 koin emas.”

 

Sambil menyeringai, Kazu si tua memandang Kein.

 

“Bukan itu, aku menanyakan jumlah hutangnya!”

 

Kein berteriak dengan tajam.

 

“Apa, mustahil bagimu untuk melunasi semua hutangnya.”

 

Dan kemudian, orang yang dari tadi berdiri diam di belakang mereka, mulai membuka mulutnya.

 

“Gereja memiliki hutang 6.000 koin emas, sudah termasuk bunga. Hari ini jatuh tempo pembayarannya, bisakah kau membayarnya?”

 

Mendengar Snakehead berbicara, preman Jinx mulai tertawa.

 

“Pupupu, mungkin membutuhkan 6.000 tanaman obat, Ma… Maafkan aku!”

 

Hanya dengan pandangan singkat dari Snakehead, Jinx menjadi pucat dan menundukkan kepalanya.

 

“Lalu, bagaimana denganmu?”

“……Aku bisa membayarnya. Sekarang, aku memiliki persis 6.000 koin emas.”

 

Kein mengeluarkan 6 koin platinum dari tas kulitnya.

Kelihatannya, Snakehead seperti bosan dan mengatakan,

 

“Keluarkan, sesuai perjanjian.”

 

Kazu terkejut dan bola matanya gerak ke mana-mana.

 

“Nggak, membayar 6.000 koin emas hanya lelucon. Selain itu, koin emas putih itu, aku tidak pernah melihat sebelumnya. Boss, apakah itu palsu?”

 

Snakehead mulai berbicara dengan nada marah.

 

“Koin itu tidak palsu. Kazu, jika kau tidak pernah melihatnya, ingatlah permukaannya yang halus dan segel yang terukir, karena koin platinum dihasilkan menggunakan magic alkimia tinggi, memalsukannya sangatlah susah. Dia merupakan orang yang membawa tubuh mati Evil Dragon ke guild dan dibayar 6.000 koin emas, sangat cocok.”

“Tapi bos!”

“Kazu, jangan sampai aku mengatakan untuk yang kedua kalinya. Kita, “Twin-Headed Snake” adalah pemberi pinjaman. Jika mereka membayar hutangnya, tidak akan ada keluhan tentang hal itu.”

 

Menjadi takut karena Snakegead, Kazu gemetaran, menjadi pucat dan dengan cepat mengambil kontrak hutangnya.

Kein menukarkan koin platinum dengan kontrak hutang.

 

“Hm, kita telah mengganggumu, suster. Ketika kau kekurangan uang, kita selalu siap untuk meminjamkanmu beberapa.”

 

Setelahnya, Snakehead membawa pergi anak buahnya dari gereja.——


SebelumnyaSelanjutnya

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻