Dungeon Defense Vol 1 – Bab 3 Part 1

Oleh Alone of Nyx on October 1, 2017

Pecahan memori dari masa lalu.

 

Sekitar masa aku mulai sekolah dasar.

 

“Ayah. Kenapa kau tidak menikahi satu gadis saja? ”

 

Pada waktu itu aku belajar kalau monogami adalah pengetahuan dasar di hampir setiap negara. Negara kami juga sama. Dengan kata lain, berarti kalau lingkungan aku tumbuh itu aneh sudah dikonfirmasi dalam skala nasional.

 

“Nak. Kau mungkin tidak akan mengerti, tetapi ada wanita yang baik di seluruh dunia, meskipun jarang. Dan yang lebih langka dari pria yang baik. Jika seorang wanita yang baik dan pria yang baik bertemu, kalau begitu mereka akan berhubungan sek* tidak akan terelakkan. ”

 

Ayahku menyatakannya tanpa malu-malu.

Seperti yang selalu dia lakukan.

 

“Oh? Jadi untuk ayah, kau bisa bertemu 5 orang yang disebut ‘perempuan baik yang langka’? ”

“Itu karena aku melakukan banyak hal yang baik dalam kehidupan masa laluku.”

“Mungkin aku harus mencoba percaya kepada Tuhan lain kali.”

 

Pada waktu itu, aku akan pergi ke gereja setiap minggu dan ingin terus berdoa agar petir mengenai atas kepala ayahku. Aku tidak yakin kenapa, tapi ayahku masih baik-baik saja. Mungkin karena Tuhan sedang menjalankan bisnis internasional. Dia tidak berpikir permohonan putus asa dari anak 8 tahun adalah sesuatu yang penting. Jadi aku memutuskan tidak akan terlibat dalam bisnis industri Tuhan.

 

Memberi dan menerima.

Selalu ada latar belakang dari alasan kenapa aku menjadi atheist.

 

“Anakku yang pintar. Ingatlah kata-kata ayahmu. ”

“Meskipun menurutku alasan mengapa kepribadianku menjadi begitu busuk adalah 80% salahmu, ayah. Apa?”

 

“Jika kau beruntung maka kau akan bertemu wanita yang baik. Kau akan tahu mereka baik hanya dengan melihatnya. Tidak peduli apa yang kau lakukan. Jangan pernah. Jangan biarkan wanita seperti itu pergi. ”

“Tidak bisakah kau setidaknya menggunakan kata tunggal bukannya jamak, ayah? Berkat itu semua yang aku dengar adalah pernyataan yang sangat seperti sampah. ”

 

“Sampah, ya …… oh juga. Nak. Bersiaplah terlebih dahulu. Tidak peduli apa yang kau pilih, kau akan hidup lebih keras daripada aku. ”

“Mengapa aku harus? Kepribadianku sudah lebih dewasa darimu, ayah. ”

 

“Karena kau lebih kompeten daripadaku.”

 

Dia mengangkat sudut mulutnya.

 

“Orang yang sangat kompeten tidak akan menikahi sembarang orang. Akhirnya, mereka akan mencari pendamping yang bisa memahami mereka. Satu-satunya orang yang mampu memahami seorang pria yang kompeten adalah wanita yang sama kompetennya. Lalu apa yang akan terjadi? ”

 

Ayahku mengangkat telunjuknya.

 

“Karena dua orang yang kompeten bertemu, mereka kemungkinan besar memperoleh hal-hal besar. Setelah kau mencapai posisi yang lebih tinggi, kau dipastikan bertemu wanita lain yang kompeten sepertimu. Kau akan dapat memahami satu sama lain kemudian akan menjadi 3 orang berkumpul. ”

 

Dia mengangkat jari tengahnya.

 

“Sekarang ada 3, kau akan mendapatkan posisi yang lebih tinggi. Setelah berada di puncak, kau akan melihat-lihat dan menemukan wanita lain yang kompeten. Sekarang ada 4. Dan sebelum kau sadari, jumlahnya bertambah menjadi 5. ”

 

Dia akhirnya mengangkat jari manisnya dan kelingkingnya.

Aku tercengang dan menjawabnya ketus.

 

“…… Dalam kehidupanku, aku belum pernah mendengar omong kosong yang tidak masuk akal seperti ini. Aku pikir mustahil kehamilan terjadi antara anjing dan manusia, tetapi ketika aku melihatmu, ayah, aku khawatir kalau aku mungkin menjadi orang yang telah berhasil melewati penghalang mustahil dengan sebuah keajaiban terlahir. ”

“Kau lebih busuk daripada aku. Ayahmu ini batasnya hanya 4 perempuan. Itu sejauh yang aku bisa. Namu, aku menantikan melihat seberapa jauh kau akan pergi. ”

 

“Sampah berbentuk seorang ayah~, aku tidak akan memacari siapa pun-”

 

Aku menatap langsung matanya.

 

“Dan jika aku berakhir melakukannya, aku hanya akan mengencani satu orang. Aku tidak akan pernah melakukan sesuatu seperti curang dan menyakiti orang yang penting bagiku. ”

“Tidak mengejutkan, kau bialng seperti itu.”

 

Dia menyeringai.

Mengganggu.

Bahkan sebagai anaknya, itu adalah senyum yang mengagumkan.

 

 

 

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian
Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 4, Hari 18
Kastil Demon Lord Dantalian

 

Hidup itu indah.

 

Sampai mereka yang merasa dirinya nihilistik harus mengakui juga kalau hidup itu begitu indah.

 

Mengikuti setelan di <Dungeon Attack>, Demon Lord adalah gumpalan <Magical Energy>. Semua fungsi tubuh ditangani oleh <Magic>. Dengan kata lain, jika kau tidak makan atau tidur, berkat <Magical Energy>, pikiranmu akan tetap aktif sepenuhnya.

 

Tidak ada masalah sekalipun aku berguling-guling di tempat tidur selama 4 hari berturut-turut.

Aku bahkan tidak harus bekerja untuk makan.

 

Bukankah ini hidup yang NEET di seluruh dunia impikan?

Aku ingin memakai posisi ini dan membuat deklarasi.

 

Demon Lord adalah yang terbaik.

Demon Lord, hore.

Ini untukmu, Demon Lord

 

“…… Yang Mulia, Dantalian.”

 

Ada saat aku benar-benar berpikir seperti itu.

Aku menoleh perlahan karena suara mendadak.

 

Aku sedang berbaring di tempat tidur, jadi jika aku ingin menoleh maka aku harus membalikan seluruh tubuhku juga. Jumlah energi yang akan terbuag sangat luar biasa. Seakan aku melihat Menteri Lingkungan Hidup yang baru saja selesai membaca laporan konsumsi listrik selama musim panas, aku melihatnya dengan tatapan terkutuk.

 

“Kenapa kau memanggilku?”

“Hari ini adalah batas waktunya. Kali ini, tidak peduli apa, aku harus membuat Yang Mulia membayar kembali utang dan bunganya. ”

 

Ada seorang wanita berdiri, mengenakan dua kepang pada rambutnya.

 

Dia terlihat kisaran usia seorang gadis yang baru saja lulus SMA. Tidak cocok dengan penampilan luarnya, wajahnya sangat hampa dari emosi. Seperti orang yang tersesat kembali dari peperangan, gadis itu tampak seolah-olah dia telah lama membakar semua bahan bakar yang ada dalam hal yang disebut emosi.

 

Haruskah aku menyebutnya orang yg membosankan?

 

Itu ekspresi yang normal dari gadis ini. Sudah setengah bulan sejak aku pertama kali bertemu dengannya, tapi aku belum pernah menyaksikan sesuatu yang bahkan sedikit dekat dengan senyum darinya. Aku mulai curiga kalau dia memiliki semacam penyakit. Mungkin sindrom selamanya hidupnya. Terdengar seperti penyakit itu ada.

 

Gadis tersebut berbicara.

 

“100 Libra Yang Mulia telah pinjam tiga bulan yang lalu. Jika Yang Mulia menghitunga dengan bunga bulan ini, maka bunganya saja 96 Libra. Saya di sini untuk menerima 196 Libra dari Yang Mulia. ”

“Aku katakan lagi, tapi aku tidak pernah meminjam uang darimu.”

 

Aku menggali bagian dalam hidungku menggunakan jari kelingkingku.

 

“Bagaimana aku bisa membayar uang yang aku tidak pernah pinjam? Menyerahlah.”

“Itu salah. Yang Mulia telah menerima pinjaman dari <Keuncuska Firm>. Silahkan lihat di surat obligasi utang ini. Sidik jari Yang Mulia sudah jelas berada di sini. ”

 

Gadis itu mengambil sebuah gulungan perkamen dari tasnya.

Dalam tulisan tangan bergaya vintage, kontrak ditulis pada perkamen.

 

———————————————————————————————
IOU

100 Koin Libra (40% bunga setiap bulan)

 

Peringkat ke-71, Demon Lord Dantalian, telah meminjam .

Bunga harus dibayar pada tanggal 10 setiap bulan, dan uang pokok pada Tahun 1505, Bulan 4, Hari ke-11. Dalam kasus pembayaran terlambat, kreditur dapat kapan saja menuntut semua uang pokok dan bunga. Debitur, Demon Lord Dantalian, selama masa itu tidak diperkenankan menentang.

 

Tahun 1505, Bulan 2, Hari 1

 

Peringkat ke-71, Demon Lord Tak’ Bernama, Dantalian

<Keuncuska Firm>, Konsultan Esklusif, Lapis Lazuli

 

Dengan ini bersumpah untuk Hermes dan Hades.
———————————————————————————————

 

“Seperti yang anda lihat.”

 

Gadis itu menunjukan padaku perkamen dan berbicara secara metodis.

 

“Tanggal batas waktu awalnya tanggal 11 bulan ini. Seminggu telah berlalu. Yang Mulia telah meminta kepada kami untuk menundanya selama seminggu. Yang mulia. Batas waktunya sudah habis.

“Apakah A- melakukan itu-. Aku tidak ingat-. ”

“Tidak ada gunanya berpura-pura tidak tahu.”

 

Aku akan berpura-pura menjadi cuek tapi gadis ini dengan tegas langsung memotongku.

 

“Aku tidak bisa menunda batas waktunya lebih jauh lagi.”

“Apakah kau tidak bisa menundanya 1 minggu lagi?”

“Itu tidak mungkin.”

 

Tanggapan langsung.

 

“Bukankah Yang Mulia mengatakan hal yang sama terakhir kali? Menunda batas waktu diperbolehkan sekali, tapi dua kali berturut-turut tidak akan diperbolehkan. ”

 

Seorang gadis pendendam.

Dia adalah tipe orang yang bisa membunuh seseorang tanpa berkedip.

 

 

Seminggu yang lalu.

 

Gadis ini tiba-tiba mengunjungi kastilku sambil memperkenalkan dirinya sebagai karyawan sebuah perusahaan. Jenis tamu seperti ini biasanya tidak disukai di duniaku sebelumnya, dan benar saja, dia tiba-tiba menyodorkan tagihan utang padaku dan mendesakku untuk membayarnya.

 

“Hutang……?”

“Benar, Yang Mulia.”

 

Gadis itu merendahkan kepalanya dan membungkuk. Rasanya seperti dia seorang pembantu veteran. Setiap gerakannya sempurna.

 

Kecuali fakta kalau aku bahkan tidak bisa merasakan sedikitpun rasa hormatnya terhadapku. Dia memberi kesan kalau dia membungkuk hanya karena menyapa adalah bagian inti dalam interaksi sosial.

 

Yah, aku hanya Demon Lord di KTP saja. Aku masih sesuatu yang akan dibandingkan dengan ikan teri, Dantalian. Aku bersyukur dia menampilkan sedikit etik terhadapku, sebaliknya, aku yang seharusnya membungkuk. Aku tidak akan mengeluh.

 

“Yang Mulia telah meminjam 100 Libra dari perusahaan kami, <Keuncuska>, sekitar tanggal ini dua bulan yang lalu. Sejak hari untuk membayar bunga telah tiba, orang rendahan ini telah datang sendiri untuk bertemu Yang Mulia. ”

“My god……”

 

Aku memejamkan mata erat-erat.

 

Aku tidak menyangka kalau posisi Demon Lord Dantalian bisa jadi lebiih buruk dari ini, tetapi rasanya aku terlalu optimis.

 

Aku telah menempatkan hidupku di garis depan dan mampu menghalau petualang tapi sekarang bisnis peminjaman uang pribadi telah berada di depan pintuku. Serangan ekonomi setelah protes bersenjata. Ini merupakan standar politik kolonial yang sebenarnya. Ini mengagumkan. Kalau perlu, aku ingin memuji metode diplomatik bersih ini. Jika orang yang terlibat langsung bukan aku. Ini akan menjadi, neraka sialan.

 

“Yang mulia?”

 

Sementara aku terisi keputusasaan hingga ke leher, gadis itu memiringkan kepalanya. Dia kemungkinan besar telah mengenal Dantlian. Dia mungkin melihat kalau aku tiba-tiba bertingkah aneh dibandingkan dengan sebelumnya.

 

Untuk sekarang, agar mengetahui namanya, gumamku di benakku.

 

‘Status.’

 

———————————————–
Nama: Lapis Lazuli

 

Stamina: E rank

Power: D rank

Defense: F rank

 

Afeksi: 0
————————————————-

 

Jadi namanya Lapis Lazuli.

 

Aku menenangkan diri untuk menunjukan ekspresi serius. Akan lebih pas untuk berbohong mulai saat ini. Karena afeksinya 0, hal yang tepat berbicara sedikit dingin padanya.

 

“Lazuli. Ada rahasia yang aku harus beritahu. ”

“……”

 

Eh?

 

Aku tidak tahu kenapa, tapi gadis itu sedikit mengangkat matanya. Sepertinya dia terkejut dengan apa yang aku katakan. Aku belum mengatakan hal yang aneh, namun reaksinya aneh.

 

“Ada apa?”

“Aku minta maaf. ‘Yang satu ini’ tidak pernah mengharapkan dalam mimpiku paling liar Yang Mulia akan ingat nama yang satu ini. Biasanya, Yang Mulia akan menunjuk ke satu ini seperti blasteran, makhluk rendah, larva, atau pelacur …… ”

 

Dantalian adalah sepotong sampah yang melampaui harapan.

Aku berdeham dan mengubah topik pembicaraan.

 

“Ehem. Ingat itu dalam pikiranmu, ini adalah masalah yang melibatkan itu juga. Kau mungkin tidak tahu ini, tapi persis satu minggu yang lalu sekelompok <Adventure> sudah menyerang ke sini. Ketika aku melawan <Adventure>, kepalaku telah menghantam tanah. Lalu kau tahu. Aku mengetahui adai bagian yang hilang dari ingatanku. ”

 

Aku kemudian menunjuk kakiku.

 

“Kakiku juga terluka serius dan baru saja sembuh beberapa hari yang lalu. Jika situasi memburuk aku akan mati. Jujur saja, selain mengetahui kalau namamu Lapis Lazuli, segala sesuatu yang lain agak kabur dan samar-samar. ”

 

“…… Seperti itu ya.”

 

Lapis Lazuli menatapku dengan mata yang mengandung kecurigaan.

 

Tentu saja, tidak mungkin dia dengan mudahnya percaya kata-kata dari seorang pria yang tiba-tiba mengaku kehilangan ingatannya. Meskipun begitu, aku bertahan tanpa malu. Untuk sesaat, suasana seakan kita mencoba untuk menganalisis satu sama lain mengalir.

 

Tampaknya Lapis Lazuli telah mlemahami dengan caranya sendiri dan menundukkan kepalanya sekali lagi.

 

“Untuk melayani Yang Mulia akan menjadi suatu kehormatan bagi ‘Yang satu ini’. Jika ada sesuatu ‘Yang satu ini’ dapat lakukan untuk membantu Yang Mulia, katakan saja dan ‘Yang satu ini’ akan melakukan yang terbaik untuk membantu.

“Bagus. Kalau begitu aku ingin meminta sesuatu segera. ”

 

“Ya.”

“…… Bisakah kau barangkali menunda batas waktunya sedikit.”

 

Lapis Lazuli mengedipkan matanya.

 

“Maaf?”

“Saat ini aku tidak punya uang. Aku pasti akan membayarnya sekitar minggu ini, jadi tolong berilah aku waktu sedikit lagi. Ok? Aku mohon padamu. ”

“……”

 

Tatapannya menjadi dingin.

 

Sepuluh banding satu, ia kemungkinan salah paham dan mengasumsikan kalau aku mengaku telah kehilangan kenanganku untuk menunda batas waktu. aku, saya tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki kesalahpahaman ……

 

Lapis Lazuli adalah seorang wanita berkepala dingin.

 

Jika aku diperbolehkan menjadi lebih subjektif, maka dia adalah seorang wanita jahat(devilish). Dia tidak menyetujui menunda batas waktu bahkan seminggu. Meskipun aku memohon, dia hanya memberiku 2 hari.

 

Sejak hari itu selama seminggu, aku memainkan permainan kucing dan tikus dengan lintah darat.

 

Pada hari pertama.

 

“Yang mulia. Bunga telah ditundah selama dua bulan. Pinjaman awalnya 100 Libra, tapi bunganya saja sudah di 96 Libra. Mohon lakukan pembayaranmu. ”

“Sejak awal, bukankah konyol bunga berganda 40% setiap bulan !? Itu terlalu mahal! ”

 

Aku berseru sambil berjalan menyusuri salah satu jalur gua.

 

Di salah satu sudut gua ada danau bawah tanah. Menariknya, danau itu hangat seperti spa. Pergi ke sana setiap hari dan menghabiskan waktuku dengan tenang menikmati panasnya air yang menyelimuti tubuhku adalah hobiku. Namun, rentenir  itu telah memecahkan masalah penginapannya di gua ini dan terus menggangguku. Berkatnya, aku tidak bisa menikmati hobiku yang sederhana.

 

“Perusahaan Keuncuska atau apa pun yang mereka sebut, aku akan membuat keluhan resmi! Tingkat bunga semacam ini baik secara ekonomi dan logis memberikan pengaruh jahat bagi masyarakat! ”

 

“Itu sebabnya ‘Yang satu ini’ telah memperingatkan Yang Mulia sejak awal. Itu, kecuali saat situasi putus asa, untuk tidak pernah meminjam uang dari Perusahaan Keuncuska kami. Tapi pihak yang terus mendesak meminjam dua bulan lalu itu tak lain adalah Yang Mulia, Dantalian. ”

 

“Tidak. Itu bukan aku yang meminjam uang itu ……! ”

 

Aku mengertakkan gigiku.

 

Kenapa aku harus mengembalikan uang yang orang lain pinjam?

 

Tidaklah rasional. Ah, tidak rasional melampaui batas. Hidup menjadi indah adalah, seperti yang diduga, khayalan. Hidup itu kotor dan murah. Aku mengutuk nasibku yang memiliki tubuh Demon Lord.

 

Demon Lord yang terburuk.

Demon Lord mati.

 

“Aku minta maaf, tapi ‘yang satu ini’ tidak mengerti apa Yang Mulia maksud.”

“Aku mengatakan kalau itu adalah setengah akal bernama Dantalian yang telah mengambil pinjamannya ……!”

 

Lapis Lazuli menatap ke sini seolah-olah dia sedang melihat sesuatu yang busuk.

 

Bukankah Yang Mulia adalah Dantalian, itulah pertanyaan dari matanya. Ya. Orang lain selain diriku mungkin tidak dapat memahami apa yang aku maksudkan. Sudah pasti ……

 

“Jika memang terlalu sulit, maka ada juga pilihan untuk menyatakan bangkrut.”

“Aku seharusnya khawatir tentang bangkrut dari awal, ya. Ahaha. ”

 

Hello, anak bangsa.

Warga teladan ini berubah menjadi Demon Lord.

 

Ketika berbicara tentang Demon Lords, kau akan berpikir mereka memerintahkan pasukan demon dan tanpa ampun membinasakan manusia, tapi untuk beberapa alasan aku tampaknya tidak memiliki apa-apa.

 

Aku pikir itu tidak adil, aku hampir mati karena petualang begitu aku membuka mataku, tapi sekarang aku juga harus membayar hutang? Kemana aku harus menangani ketidak adilan ini? Polisi? Pengadilan? Atau mungkin sebuah rumah sakit jiwa?

 

Aku hanya ingin hidup nyaman disisa hidupku sebagai NEET di sudut rumahku. Dengan damai. Tanpa membuat repot. Apakah kau menghalangiku bahkan dari keinginan kecil ini? Apakah dunia mengejekku?

Aku ingin bunuh diri ……

 

“Yang mulia. Bukanlah hal memalukan tidak memiliki kemampuan untuk mengembalikan pinjaman. Namun, hal yang memalukan adalah sikap berusaha untuk tidak membayar utang. Apa Yang Mulia maksud dengan kehilangan ingatan Yang Mulia? Bagaimana bisa <Great Demon Lord?, seperti Mulia, memberikan alasan yang kekanak-kanakan. ”

 

“Aku benar-benar kehilangan sebagian ingatanku!”

“…… Haaa. Tentu saja.”

“Kau benar-benar memiliki bakat membuat orang kesal, ya !?”

 

Sudut mulutku berdenyut.

 

“Lagi pula, beri aku seminggu. Hanya seminggu. Setelah seminggu berlalu aku akan melakukan apapun yang kau bilang. ”

“Saya akan menunggu satu hari lagi.”

“Sangat hemat ……!”

 

Hari kedua.

 

Pagi itu dan saat aku bangun dari tempat tidurku, seolah-olah dia telah menungguku, Lapis Lazuli masuk ke ruangan. Aku harus menambahkan kalau aku memiliki kebiasaan tidur telanjang.

 

Berdasarkan kesimpulan yang masuk akal, ketika Lapis Lazuli menyerang tempatku, aku yang mendukung gaya busana baru bahkan tidak mengenakan pakaian. Jadi, begitu aku melihatnya aku menjerit.

 

“Keluar! Aku bilang keluar! ”

“Yang mulia. bunga …… ”

“Aku tidak memakai apa pun di saat ini!”

“Tidak apa. ‘yang satu ini’ tidak peduli pada ‘tubuh Yang Mulia. ”

“Aku peduli!”

 

Dengan segenap kekuatanku, aku melemparkan bantal ke arahnya.

 

Lapis Lazuli bahkan tidak bergerak satu inci dan membiarkan dirinya kena. Tentu saja, serangan itu tidak bekerja. Wajahnya masih tenang dan tanpa emosi.

 

“Saya akan mengatakannya lagi, tapi menyatakan bangkrut juga merupakan ide yang bagus. Jika Yang Mulia tidak bisa melunasi utang maka masukkan pilihan ini jadi bahan pertimbangan. ”

 

“…… Aku akan mendengarkan.”

 

Aku berbicara sambil perlahan-lahan berpakaian.

Aku mulai sakit kepala berurusan dengan renternir ini.

 

“Apa yang akan terjadi jika aku menyatakan bangkrut?”

“Sebagai permulaan, perusahaan kami akan mengklaim semua hak kastil Demon Lord.”

 

Mereka akan merebut rumahku.

Sebuah neraka nan indah dari kehidupan sudah tersebar di dekatku.

 

“Setelah itu, perusahaan kami akan membuat beberapa permintaan ke Yang Mulia. Yang Mulia harus lakukan hanyalah menurut. ”

 

“Jadi aku akan turun pangkat menjad boneka perusahaanmu ……”

 

“Saya minta maaf, tapi memang begitu.”

 

Aku telah melakukan pekerjaan semacam ini sebelumnya, jadi aku tahu dengan baik tentang hal itu.

 

Seperti perusahaan besar mendukung politisi miskin dan menggunakan mereka sebagai bidak catur. Di dunia ini, sebuah perusahaan besar mengambil keuntungan dari Demon Lord dalam kemiskinan.

 

“Lihatlah ke sekeliling, Lazuli. Aku seorang Demon Lord dengan tidak mempunyai apa-apa. ”

 

Aku mengatakan kepadanya dengan sungguh-sungguh.

 

“Hal ini bahkan tidak akan menyenangkan jika menggunakanku sebagai boneka.”

“Benar. Ada jumlah tak terbatas kegunaan ekonomis hanya dengan menjadi Demon Lord. Perusahaan eksekutif kami meletakkan banyak harapan pada Yang Mulia, Dantalian. ”

 

“Kau sangat jujur!”

“Sayangnya, satu-satunya produk Yang Mulia dapat beli dari ‘satu ini’ adalah kejujuran.”

 

Tapi kau tidak memiliki apa pun jadi kau tidak dapat membeli apa-apa, toh.

Adalah maksud yang jelas dari kalimatnya.

 

Aku tidak menyukainya.

Aku benar-benar tidak menyukainya.

 

Aku tidak menyukainya sampai aku ingin menginjak kakinya.

 

“……Yang mulia?”

“Ada apa?”

 

“Yang Mulia saat ini anda menginjak kaki kiri ‘yang satu ini’.”

“Aku anggap itu membanggakan bahwa pikiran dan tindakanku sejalan.”

 

“Ini menyakitkan.”

“Kau tidak terlihat seperti kesakitan.”

 

“Maaf …… tapi aku benar-benar merasa lebih menikmati dari itu.”

“Apakah mungkin kau cabul !?”

 

“Meskipun penampilan ‘yang satu ini’, ada darah succubus bercampur dalam darah ‘yang satu ini’.”

“Bukankah kau sendiri yang bilang kalau semua succubus itu mesum hanyalah prasangka terakhir kita bertemu! Kau sendiri yang bilang! ”

 

“Tolong buang prasangka kalau semua prasangka bukanlah apa-apa namun prasangka.”

“Kenapa kau bertindak tinggi dan berkuasa ……!”

 

“Maafkan aku, tapi aku sebenarnya orang yang sangat kompeten.”

(TL note: Dia berhenti menggunakan ‘satu ini’ di sini.)

 

“Annoying! Kau benar-benar menjengkelkan! ”

 

“Aku setengah keturunan dari manusia dan succubus. Kelahiranku sangat rendah sehingga aku dikucilkan. Lahir yatim piatu, saya menjelajahi bagian bawah jalanan selama 20 tahun. Namun, aku bisa berhasil dalam kehidupan dengan kemampuanku sendiri. Sekarang aku seorang pekerja kerah putih untuk perusahaan terbesar di benua demon, Keuncuska. Ditambah, aku di sini sekarang dengan Yang Mulia Dantalian sebagai konsultan eksklusif Yang Mulia. ”

 

“Kau benar-benar kompeten …… !?”

 

“Betul. Hal ini sama sekali berbeda dengan Yang Mulia yang terlahir sebagai Demon Lord. Tapi juga, Yang Mulia adalah Demon Lord dan belum mencapai apapun, tapi ‘yang satu ini’ mampu mendaki sejauh ini dengan kekuatannya sendiri. ”

 

“Kau kompeten tapi seperti yang ku duga kau menyebalkan! Apa-apaan itu. ”

“Maafkan saya. Karena ‘yang satu ini’ selalu jujur ​​kepada Yang Mulia. ”

“Kalau itu kejujuran, kalau begitu dunia ini lebih baik jika semua orang pembohong.”

 

Kenapa ya.

 

Dia tidak menghinaku, tapi Dantalian, tapi untuk beberapa alasan aku merasa tersinggung. Gadis ini menembak pernyataan dengki padaku tanpa emosi menusukkan ke dadaku.

 

“Aku akan membuat diriku jelas sekarang. Aku tidak berencana untuk menjadi boneka seseorang. ”

“Dimengerti.”

 

Lapis Lazuli mengangguk.

 

“Kalau begitu silahkan membayar utang.”

“Maaf, tapi aku tidak punya uang juga. Tsk Tsk, itu cukup memalukan. Aky ingin memberimu uang tapi sepertinya kantongku kosong jadi aku tidak bisa! Ha ha! Ahahaha! ”

“……”

 

Sebenarnya, ada 80 Libra yang tersembunyi di bawah tempat tidurku.

 

Itu adalah uang yang aku telah pertaruhkan hidupku untuk mengambilnya kembali dari para petualang. Kaya aku senang memberikannya ke succubus yang pelit.

 

“Yang mulia. Apakah kau benar-benar memiliki keinginan untuk membayar utang? ”

 

“Memang. Aku seorang pria yang terus-menerus terbakar dengan keinginan. Aah, suatu tragedi. Aku serius ingin memberikan uang, tapi sayangnya, karena aku tak’ punya uang. Aku tidak dapat melakukan apa-apa. Batasan. Pembatas ini. ”

 

“Kalau begitu bekerjalah untuk melunasinya.”

“…… Eh?”

 

Tangan kanan Lapis Lazuli bersinar terang.

 

Cahaya lingkaran sihir merah muda terbentuk sesaat di hadapan Lapis Lazuli setelahnya memegang pickaxe di tangannya.

 

Sebuah pickaxe.

Ini adalah sesuatu yang kau akan lihat dari seorang pekerja kasar gunakan di tambang.

 

“…… Kenapa kau memberikan ini padaku?”

 

“Apakah Yang Mulia tidak tahu? Dibandingkan dengan daerah lain, kastil Demon Lord memiliki konsentrasi tinggi <Magical Energy>. Sempurnanya, Kastil Yang Mulia berbentuk gua, jadi jika Yang Mulia mengambil setiap uang tanggungan dan tambang dari itu, maka Yang Mulia harus secepatnya mendapatkan batu ajaib. Batu ajaib dengan jumlah besar energi magis di dalamnya dapat terjual dengan harga yang sangat tinggi. ”

 

“Apakah kau mungkin memberitahuku untuk menjadi penambang dan bekerja?”

“Ya.”

“Apakah kamu serius.”

 

Aku tidak sengaja berbicara dengan honorfik.

Sebuah kejutan aku lupa sesaat kalau aku adalah Demon Lord.

 

“Bukankah Yang Mulia mengatakan kalau Anda dipenuhi dengan keinginan?”

 

Lapis Lazuli menyerahkan pickaxe kepadaku.

Aku menatap kosong pada tongkat kayu dengan tongkat besi lainnya yang melekat padanya.

 

“Sekarang YangMulia harus lakukan adalah memancarkan kehendak itu.”

“……”

 

CLANG!

[Anda telah menggali Iron Ore 1x.]

 

CLANG!

[Anda telah menggali Iron Ore 1x.]

 

CLANG!

[Anda telah menggali Iron Ore 1x.]

 

CLANG!……

[Anda telah menggali Iron Ore 1x.]

 

CLAAANG ………

 

Dan dengan demikian, pada hari ketiga.

 

Aku melototi Lapis Lazuli dengan ganasnya.

 

“-aku menyatakan bangkrut.”

 

“Tapi baru satu hari berlalu.”

 

“Sebuah keajaiban kalau aku bisa bertahan 30 menit kerja manual!”

 

Aku melemparkan pickaxe sejauh yang aku bisa.

 

Tubuhku menjerit karena sakitnya ototku. Sebagai orang yang bertujuan menjadi NEET tak’ ada bandingannya yang tinggak di sudut rumah, pekerjaan jumlah besar terlalu berat bagiku. Tidak ada untungnya juga. Bahkan jika aku mengayunkan pickaxe sepanjang hari, uang paling banyak yang bisa aku dapatkan hanyalah koin perak tunggal.

 

“Bagaimana aku bisa terus melakukan sesuatu seperti ini!”

 

“Yang Mulia menyombongkan diri terlalu banyak jadi saya memiliki harapan yang tinggi.”

 

“Bukankah ini efisiensi yang terburuk !? Efisiensi! Jika aku membuat 1 perak setiap hari, bahkan jika aku bekerja selama satu bulan penuh, semua yang  akan ku hasilkan hanya 6 emas! Bunganya saja menjadi 80 Libra bulan ini dan itu 10 kali jumlah yang aku akan hasilkan. Bagaimana kau mengharapkan aku untuk aku buang waktu dengan menambang “! (Catatan TL: 5 perak = 1 emas, Sebuah koin emas disebut sebagai Libra. Perak tetap perak.)

 

“……”

 

Lapis Lazuli dengan tiba-tiba berhenti bicara.

 

Pupil matanya yang biru berkembang sedikit lebih besar. Untuk alasan tertentu, aku pikir dia terkejut melihatku. Sangat langka bagi Lapis Lazuli menunjukkan emosinya.

 

Aneh.

 

Bukan hanya yang aneh yang katakan tadi. Dari apa yang aku tahu, alasan untuk terkejut tidak ada. Aku heran kenapa Lapis Lazuli, yang bawaannya hampa dari emosi, terkejut.

 

“Kenapa kau menatapku seperti itu?”

 

“…… Maafkan saya. ‘Yang satu’ ini tidak ;menyangka kalau Yang Mulia dapat melakukan matematika sederhana. Sangat tak terduga ‘yang satu ini’ telah menjadi terkejut. ”

 

Merupakan respon menyakitkan hati yang melampaui bayanganku!

 

“Kesimpulan Yang Mulia benar. Akan sulit untuk membayar utang hanya dengan menambang. ”

 

“Ya. Jika itu kau maka aku tidak ragu kalau kau akan setu …… tunggu. Jika kau tahu akan sulit untuk membayar utang dengan itu kenapa kau tetap membuatku menambang? ”

 

“’Yang satu ini’ tidak mengerti apa Yang Mulia bicarakan. Bagaimana mungkin seseorang yang rendah seperti diriku sendiri dapat membuat Demon Lord melakukan sesuatu. Semua ini dilakukan karena hadiah pickaxe untuk Yang Mulia.

 

“Oi, jalang ini ……?”

 

Aku menatap Lapis Lazuli dengan mata sipit.

 

“Lazuli. Ini pertama kalinya aku bertemu dengan seorang wanita sepertim. ”

 

“Aku tidak layak pujian yang tinggi seperti itu.”

 

“Aku tidak bercanda.”

 

Sebuah kehidupan lebih dari 20 tahun.

 

Satu-satunya wanita yang mengacaukanku tidak termasuk ibuku, adik tiriku yang kedua. Kesampingkan blasteran dan orang yang dikucilkan, menakjubkan Lapis Lapuzi belum kena juga.

 

Sebagai contoh.

 

Aku sengaja memperlakukan Lapis Lazuli dengan kasih sayang. Tujuanku adalah poin afeksi. Demon Lord sepertiku memperlakukan status orang rendah sejajar dengannya. Aku telah menilai ini dengan sendirinya akan menaikan afeksinya secara signifikan.

 

Namun, hasilnya gagal.

 

Jika aku berbicara dengannya malu-malu, maka dia akan menyesuaikannya dan menjawab dengan malu-malu. Jika aku melemparkan lelucon padanya, maka dia, dengan wajah tanpa emosinya, akan merespon dengan lelucon.

 

Itu saja.

 

Dia memberi kesan ‘Karena Demon Lord sepertiku ingin obrolan semacam ini, maka hal yang tepat untuk menanggapinya’. Akibatnya, ia tidak membuka dirinya terhadapku.

 

Seperti kebutuhan untuk menyapa dalam interaksi sosial.

Lapis Lazuli memperlakukanku hanya dengan sikap membosankan dan praktis.

 

…… Dan seterusnya, waktu berlalu dengan pasrah.

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻