Dungeon Defense Vol 1 – Bab 5 Part 2

Oleh Alone of Nyx on October 1, 2017

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 8, Hari 20

Niflheim, Istana Gubernur

 

Di tengah suasana gempar di ruang dansa.

 

 

“…… Salah satu dengan peringkat tertinggi di antara kita, adalah diriku sendiri. Hal yang pantas bagi Demon Lord untuk menjadi hakim diantara konflik kedua Demon Lord. ”

 

Aku heran apakah ia berpikir kalau ia tidak bisa tinggal diam sebagai penonton lagi, tapi Demon Lord peringkat 5 Marbas telah melangkah maju.

 

“Ivar Lodbrok. Aku akan mengambil peran sebagai tuan rumah sementara. Maaf, tapi beratnya sidang ini terlalu banyak bagiku untuk menyerahkannya kepadamu. ”

“Seperti yang Anda inginkan, Yang Mulia.”

 

Vampir tua dengan patuhnya mundur.

 

“Hm.”

 

Marbas berdiri di tengah aula.

Cara kakinya berdiri kokoh membuatnya terasa seperti dia adalah pohon raksasa. Kestabilannya luar biasa. Pria botak dengan perawakan kekar mengerutkan alisnya, seolah-olah ia tidak begitu merasakan situasi ini menyenangkan sama sekali.

 

“Saya peringkat 5. Sebagai Demon Lord yang bertanggung jawab atas keluhuran, saya akan secara resmi menerima permintaan Paimon. Terdakwa adalah peringkat ke-71. 「Nameless」, Demon Lord Dantalian.” (T/L : ‘Nameless’ atau Tidak bernama, mengacu pada gelar Demon Lord.)

 

Pengumuman Marbas sangat membebani sekitarnya.

Suara bermartabatnya tidak akan membiarkan sebuah keberatan. Demon Lord menurunkan tatapan mereka, dan para 「Fairy」 melayang membuat barisan dan perlahan membungkuk.

 

“Orang-orang yang Tidak termasuk terlibat langsung, intervensi dari pihak ketiga sangat dilarang. Dantalian. Yang dituduh pada 「Walpurgis Night」 ini. Maju dan menghadapi penuntut Anda. ”

 

Hanya akan menjadi tindakan tepat untuk mematuhi tuan rumah.

Mengambil beberapa langkah ke depan, aku berdiri tepat di pusat ruang dansa.

 

“……”

“……”

 

Paimon dan diriku, kami saling bertatapan sambil meninggalkan celah sedikit di antara kami.

Seperti bagaimana duel akan dimulai antara gladiator di Colosseum Roma.

 

“Setelah kedua belah pihak telah menyelesaikan bantahannya, kita akan memutuskan pendapatnya siapa yang benar dengan suara mayoritas. Pertama, aku akan mempersilahkan hak untuk mempertanyakan Dantalian ke penuntut, Paimon. ”

“Ya.”

 

Paimon meraih kedua ujung roknya dan membungkuk.

Rasanya seperti waktu terhenti saat dia mengangkat lipatan roknya dengan sopan.

 

“Terima kasih telah menerima sidang ini.”

 

Paimon perlahan menatap ke arah sini.

 

“Haruskah kita mengkonfirmasi semua faktanya terlebih dahulu? Dantalian. ”

“Terserah Anda, Yang Mulia.”

 

Aku mengangguk-angguk sebagai salam.

Sebenarnya, ini adalah pertama kalinya kami saling berhadapan, dan tidak perlu adanya kesopanan diantara perilaku kami berdua. Permusuhan akan lebih jelas dibandingkan itikad baik.

 

“Anda, pada bulan 8 hari ke-16, pukul 4 dini hari, membunuh Demon Lord Andromalius di alun-alun Hermes Niflheim. Apakah nona ini benar? ”

“Itu betul. Aku mengakuinya. ”

 

“Dan, Dantalian. Anda, sangat tahu pihak lain adalah Demon Lord, dan tetap membunuhnya. Apakah nona ini salah? ”

“Itu juga benar. Ah, tapi jika aku harus meresponnya lebih akurat. ”

 

Aku mengangkat bahu.

 

“Saya tidak tahu dia adalah seorang Demon Lord pada awalnya. Selagi aku minum bir di alun-alun, beberapa pemula muda memukuli orang tua. Aku bertanya-tanya bajingan macam apa dia. Dan ternyata itu adalah Demon Lord. Saya sedikit terkejut. ”

“…… Dengan kata lain, Anda tidak membunuh Demon Lord secara kebetulan, tetapi Anda telah membunuhnya dengan niat untuk melakukannya.”

 

Aku menggeleng.

 

“Saya minta maaf, Yang Mulia Paimon. Tapi ada sedikit kesalahpahaman. ”

“Kesalahpahaman?”

 

Paimon mengerutkan alisnya.

 

“Kesalahpahaman seperti apa yang bisa berada dalam kebenaran yang sudah pasti ini?”

“Saya merujuk ke Andromalius. Bersumpah pada Dewi, Yang Mulia Paimon, saya akan membunuh anjing kampungan itu terlepas dari fakta dia menjadi Demon Lord atau tidak. ”

 

Orang-orang mulai berisik.

Paimon mengerutkan keningnya dan memperingatkanku.

 

“…… Dantalian. Hari ini adalah 「Walpurgis Night」, dan Anda saat ini sedang dituduh melakukan pembunuhan. Bagaimana kalau Anda berbicara sedikit lebih sopan? ”

“Ooh. Maaf, tapi saya tidak bisa melakukannya. Yang Mulia, dengan pikiran gembira, saya akan terus memanggil Andromalius anjing kampungan. Percayalah padaku. Bajingan seperti dia pantas untuk mati. ”

 

“Kau……”

“Jujur, itu agak disesalkan. Seharusnya aku mengkaruniai si bodoh itu dengan kematian yang lebih menyakitkan. Saya hanya berakhir dengan menusuknya di tenggorokan dengan pisau sekali. Dia benar-benar sampah, berkeliling melalui gang seperti gelandangan. Sudah jelas betapa lemahnya dia. ”

 

Berisiknya semakin menjadi-jadi.

Aku sengaja melebih-lebihkan kalimatku dan membuat mereka lebih ofensif.

 

Marbas telah mengatakan kalau kita akan memutuskan siapa yang benar dengan suara mayoritas. Paimon adalah Demon Lord peringkat 9, dia memiliki banyak pengikut juga. Jadi jika pertempuran normal pemilihan itu terjadi seperti ini? Sebagai orang yang bahkan tidak memiliki pengikut satupun, nasibku sudah pasti kekalahan.

 

Jadi, aku harus membuat sekutu.

 

Demon Lord yang membenci Paimon.

Demon Lord yang lebih suka kalimat kasar dibandingkan kalimat yang lembut.

Dan yang terpenting, Demon Lord peringkat tinggi yang memiliki pengikut sebanyak Paimon.

 

‘Barbatos.’

 

Itulah.

Aku tidak menanggapi Paimon, tapi aku menarik Barbatos sebagai gantinya. Sekarang, lihatlah aku dengan seksama. Ada pemula di sini yang cocok dengan tipemu.

 

Kau ingin membalas Paimon, kan? Kau seharusnya masih memiliki beberapa tumpukkan kemarahan dari kekalahan dalam argumen sebelumnya. Aku akan memenuhi keinginan itu menggantikanmu. Barbatos. Yang harus kau lakukan hanaya memilihku selama suara mayoritas berlangsung. Meskipun sementara, ini akan menjadi sebuah aliansi yang menakjubkan ……

 

“Pertimbangkan ucapanmu, Dantalian!”

 

Paimon berteriak.

 

“Andromalius adalah kerabat kita!”

“Saya hanya bisa setuju dengan setengah dari pendapat Yang Mulia. Andromalius tidak hanya salah satu anggota dari ras kita. Dia adalah anggota memalukan sebagai kerabat kita. Ah, semuanya! Silahkan! Mari kita lebih jujur. ”

 

Aku segera berbalik untuk melihat sekeliling.

 

“Hanya karena anjing kampungan tidak ingin membayar alkohol, ia menyerang pemilik bar. Pemiliknya adalah seorang 「Old Dwarf」 yang sangat tua sampai punggungnya bengkok. Tapi, bukan itu saja. Saya telah melakukan beberapa penelitian di kemudian hari dan menemukan kalau jumlah warga yang telah dibunuhnya di Niflheim saja sudah 54 orang! ”

“Itu ……”

 

“Bahkan ada 12 anak kecil yang termasuk dalam daftar tersebut. Apakah Anda semua tahu ini? Orang itu yang telah mencambuk anak-anak sampai mati hanya karena mereka tidak merendahkan kepala mereka kepadanya. Tetapi jika Anda menambahkan tidak hanya korban meninggal tetapi yang cedera juga, maka totalnya 327 korban. Ingatlah, ini hanya jumlah korban yang diketahui publik. Kalian semua. Jika ada seseorang memberitahuku kalau anjing kampungan tersebut telah memperkosa seorang gadis muda dan melemparkan mayatnya ke dalam gorong-gorong, saya tidak akan terkejut! Oh, Dewi! Tolong perintahkan iblis dari neraka untuk menghukum Andromalius selamanya! ”

“Kau, benar-benar……”

 

Paimon membuka mulutnya.

 

“Betapa beraninya, dihadapan nona ini …… Dantalian. Nona ini bisa menuduh Anda lagi untuk menghina pengadilan. Perbaiki nada Anda segera. ”

 

Sudut mulutku berubah bentuk.

Mari kita mengambil langkah mundur untuk saat ini.

 

“…… Saya minta maaf, Yang Mulia Paimon. Saya juga ingin meminta maaf kepada semua bangsawan di sini hari ini juga. Saya tidak punya niat untuk mempermalukan kalian di sini. ”

 

Aku menempatkan telapak tanganku di dahiku seolah-olah aku sangat menyesali pernyataan keras yang baru saja aku buat.

 

Kemarahan dan kejujuran adalah dua hal yang berbeda. Kemarahan adalah tindakan mendorong dirimu sendiri ke orang lain dan menjadi menjengkelkan. Di sisi lain, kejujuran adalah tindakan memasak diri sendiri untuk terlihat menarik dan kemudian menyajikan diri sendiri kepada orang lain. Seperti jika kau memberitahu mereka untuk ‘nikmatilah aku’.

 

Orang menyukai individu yang jujur ​​dan rendah diri. Jika aku harus berperilaku baik setiap sekali dalam beberapa saat, maka pihak lain tidak akan menganggap ku sangat menjengkelkan. Dengan mata anak anjing yang sedih, aku sekali lagi menatap ke sekeliling penonton.

 

“Semuanya. Seperti yang Anda lihat, saya tidak lebih dari orang bodoh yang tidak mampu menjaga bahkan satu hal yang berharga bagiku di sisiku. peringkat 71. Saya tidak bernama makhluk lemah yang tidak memiliki pencapaian berharga ataupun gelar…… Itulah esensi sejati saya. ”

“……”

 

“Namun, meskipun seperti itu, saya tidak memukuli seorang pria tua untuk menghindari membayar tagihan saya. Saya tidak menyerang 327 warga sipil tak’ berdosa, dan saya tidak membunuh 54 orang di antara mereka. ”

 

Aku menurunkan suaraku setingkat.

Sebelum aku mengetahuinya, ruang dansa menjadi hening.

 

“…… Itu terjadi pada bulan ke-8 dan hari ke-16. Tepatnya, empat hari lalu. Saya telah mendengar suara seorang pria tua menangis di kejauhan. Dan pada saat itu, saya membuat kontak mata dengan Andromalius. Yang Mulia Paimon. Apakah Anda, mungkin, tahu apa yang orang tersebut katakan saat ia menatapku? ”

“…… Untuk merendahkan pandangan Anda, adalah apa yang saya dengar dari seorang saksi.”

 

“Lebih akuratnya, itu,” Siapa kau sebenarnya hah? Kau tidak akan menurunkan pandanganmu? ‘. ”

 

Beberapa orang di sekitarku membuat suara dengan lidah mereka.

Aku membuat senyuman pahit.

 

“Apa yang terjadi berikutnya lebih dari pemandangan. Andromalius datang ke tempat saya dan menyerang pengawalku. Saya telah dengan sopan memperingatkan dia untuk berhenti. Namun, Andromalius tidak mendengarkannya. Dia kemudian melanjutkan memukul kekasihku, yang juga termasuk bawahanku, dan menjatuhkannya ke tanah. ”

 

Aku kemudian memohon.

 

“Yang Mulia Paimon. Apa yang seharusnya saya lakukan dalam situasi seperti itu? Haruskah saya memberhentikan pengawal saya dan membiarkan diriku berada di bawah jalan yang terhina seperti itu? Atau akan lebih baik untuk tetap diam dan tetap melihat kekasihku, sementara dia sedang dipukul dan menjadi kotor? ”

“……”

 

Paimon tidak menjawab.

Kebijaksanaan dan berbudaya Paimon tidak bisa bersikap berani di sini. Itu karena dia tertangkap dalam pengertian keadilannya sendiri yang membuat mulutnya terhenti. Dia telah mematikan langkahkan dirinya.

 

Sekarang.

Waktu pelayanan menunjukkan kerendahan hati dan bertindak lucu selesai.

Aku perlahan-lahan mulai meningkatkan suaraku.

 

“Aku akan mengatakannya sekali lagi, semuanya. Andromalius. Dia adalah anjing kampungan yang tidak berhak mendapatkan hak untuk bahkan disebut sebagai Demon Lord. Bukankah warga sipil tak berdosa yang menjadi korbanlah yang pantas untuk dihibur? Bukankah merekalah korban sebenarnya yang layak untuk dikompensasikan? ”

 

Memicu simpati.

 

“Karena parasit seperti Andromalius, kesan semua Demon Lord menjadi lebih buruk. Andromalius tidaklah seperti kerabat kita! Jika itu benar-benar untuk ras kita, kalau begitu, semuanya! Kami tidak seharusnya mengikuti pola mengorbankan 71 orang untuk 1 pria. Kita seharusnya mengikuti pola menyingkirkan 1 pria untuk 71 orang! ”

 

Membuatnya menjadi musuh publik.

 

“Jadi, saya ingin bertanya. Yang Mulia Paimon. Apakah Anda masih menganggap Andromalius sebagai kerabat kita? Apakah Anda akan melindungi Andromalius yang seperti larva sampai akhir, sementara membuang sisanya dari ras Anda? ”

 

Menyebabkan ancaman.

Dengan memanfaatkan semua jenis teknik retoris1.

Aku memandang lansung Paimon.

 

“Yang mulia. Tolong jawab.”

“Nona ini ……”

 

Paimon menutup bibirnya dengan erat.

Sebuah keheningan menakutkan menimpa ruang dansa.

Ketika itu.

 

Clap.

 

Tepuk tangan terdengar dari suatu tempat.

Barbatos bertepuk tangan. Orang-orang melihat Barbatos dengan ekspresi kosong. Melihatnya, Barbatos memiringkan kepalanya dan tersenyum.

 

“Apa? Ucapannya memang benar. ”

“……”

 

“Aku juga, sejujurnya ​​ingin membunuh Andromalius sejak beberapa waktu yang lalu. Tapi bocah seperti cacing itu cukup baik hidup di luar pandanganku. Good job, rookie. Terima kasih untuk menyulitkan dirimu membasmi parasit menggantikan kita. ”

 

Barbatos terus bertepuk tangan.

Dan, diikuti, satu atau dua orang mulai bergabung dan bertepuk tangan juga. Sampai akhirnya, mayoritas Demon Lord memberikan tepuk tangan meriah. Jumlah Demon Lord yang tidak bertepuk tangan dan hanya menatapku sampai akhir adalah 10 orang. Mereka kemungkinan besar pengikut Paimon.

 

 

[Penampilan licik Anda telah memikat orang-orang!]

[Afeksi Demon Lord Marbas naik sebesar 1.]

[Afeksi Demon Lord Barbatos naik sebesar 2.]

[Afeksi Demon Lord Zepar naik sebesar 2.]

 

 

Aku minta maaf untuk mengatakan ini, tapi kalian hanya diturunkan ke minoritas.

 

Penghakiman untuk mendengar pendapat itu murni dilakukan berdasarkan logika mayoritas, dan sayangnya, strategi kelembagaan yang menunjukkan perhatian untuk minoritas tidaklah ada. Itu adalah batas untuk sistem politik primitif. Jika kau berpikir kallau itu tidaklah adil lalu pergilah mengembangkan demokrasi. Juga, mulailah Revolusi Perancis saat kau di sana. Meskipun seperti ada kemungkinan besar kalau guillotine2 akan memotong kepala Demon Lord, oh baik. Ada aturan kalau perkembangan diikuti oleh pengorbanan minoritas. Kau hanya bisa menerima nasibmu.

 

“Diam. Saya mengatakan intervensi pihak ketiga dilarang. ”

 

Marbas memperingatkan semua orang secara tegas untuk menjadi tenang.

 

“Terutama kau, Barbatos. Bertepuk tangan sekarang adalah tindakan yang dilakukan untuk mengganggu persidangan dengan sengaja. Jangan lakukan itu lagi.”

“Maaf tentang itu, kakek. Aku murni terpesona. Sudah lama sejak orang yang berguna muncul merangkak keluar dari peringkat terendah Demon Lord, biasanya mereka semua sampah. Saya tidak mempunyai niat apapun untuk melecehkan persidangan. ”

 

“Saya tidak peduli tentang niatmu. Aku hanya peduli tentang hasil dari tindakannya. Barbatos. Selama kita tidak dalam suatu hubungan, bukankah kau berpikir kalau itu hanya akan membuang-buang waktu untuk mempertimbangkan niat orang lain? ”

“Hm? Apakah kau baru saja secara tidak langsung menembakku, kakek? ”

 

“Jika kau langsung menutup mulutmu, maka aku merasa seperti cinta mungkin meloncat maju.”

 

“Apa ini? Aku tidak bisa kehilangan kesempatanku mendapatkan pacar untuk pertama kalinya dalam 500 tahun. ”

 

Barbatos bercanda mengangkat bahunya.

 

Aku bisa mendapatkan pemahaman dasar tentang hubungan yang mereka berdua miliki. Barbatos adalah adik nakal yang tidak dapat disembuhkan, dan Marbas adalah kakak yang harus berurusan dengan stres terus-menerus menyelesaikan setiap ketidakdewasaan dari adiknya. Yang menerima kerugian terbesar dalam hubungan kakak beradik ini adalah kesehatan sang kakak. Aku tahu begitu karena aku punya pengalaman berurusan dengan 6 adik. Kau memilikki rasa prihatinku, Marbas.

 

Marbas, seakan ia gemetar, menggelengkan kepalanya ke kiri dan kanan.

 

“Saya akan mengakhiri sidang ini di sekitar sini. Seperti yang saya katakan kepada kalian sebelumnya, kita akan memutuskannya dengan suara mayoritas pada siapa pendapatnya yang benar. Sekarang, dengan mengacungkan tangan …… ”

“Tunggu sebentar.”

 

Pada saat itu, Paimon berbicara dengan cepat.

Marbas mengangkat alisnya.

 

“Ada apa? Apakah ada sesuatu yang Anda ingin katakan? ”

“Ya, masih ada beberapa pertanyaan yang nona ini belum tanyakan ke Dantalian.”

 

“Paimon ……”

 

Marbas melepas monokelnya3 dan mengusapnya dengan sapu tangan.

Suara Marbas menjadi lebih lembut, seolah-olah sedang berbicara dengan seorang kawan lama.

 

“Kau dan aku telah menghabiskan 500 tahun terakhir mengetahui satu sama lain. 500 tahun jangka waktu yang cukup panjang, bukan begitu? ”

“…… Memang, itu adalah periode yang cukup panjang. Marbas. ”

 

“Seperti kau tahu tentang aku, aku juga, tahu tentangmu. Aku akan jujur ​​mengaku mengapa aku tidak menyembunyikan mood gak enak ku sepanjang persidangan ini. Paimon. Aku tahu betul kalau tidak ada kemungkinan kau akan sungguh-sungguh ingin melindungi Andromalius. Jika ada, itu akan menjadi sebaliknya. Ini hanya akan pas jika kau membenci orang seperti Andromalius. ”

 

Paimon menjadi diam.

Marbas, setelah benar-benar membersihkan monokelnya, meletakkannya lagi. Bingkai emas monokelnya diam-diam mencerminkan cahaya lilin.

 

“Malam ini adalah 「Walpurgis Night」, Paimon. Ini adalah Walpurgis Night. Dalam satu waktu, ini mengumpulkan semua Demon Lord dan diwajibkan untuk hadir, tapi sekarang telah kehilangan keutamaan masa lalu dan kita hampir tidak bisa memiliki mayoritas anggota di sini. Baal, Agares, Vassago, dan Gamigin …… Pada saat ini, di mana seluruh benua sedang berjuang dengan wabah yang belum pernah terjadi sebelumnya, di mana Demon Lord dari peringkat yang lebih tinggi daripada diriku sendiri, dan apa yang mereka lakukan? ”

 

Paimon menunduk.

 

“Marbas. Lebih dari orang lain, Anda adalah orang yang paling berkomitmen untuk ras demon. Nona ini dengan tulus mengungkapkan rasa hormatnya untuk Anda. ”

“Kami menghormati satu sama lain. Oleh karena itu, Demon Lord yang tidak menghadiri rapat ini— mereka yang berada di seluruh dunia demom, sementara acuh tak acuh dan hanya peduli untuk kesenangan pribadi mereka sendiri, mari kita menghindari situasi di mana kita ditertawai bersama oleh Demon Lord seperti mereka. ”

 

Marbas berbicara.

 

“Hanya untuk menyatakan seseorang telah mencoba melindungi Andromalius selama 「Walpurgis Night」alasan yang lebih dari cukup bagi seseorang untuk mengolok-olok kita. Oh sayang, aku sudah bisa mendengar tawa mengejek yang datang dari Agares. Aku akan memintamu terus terang. Jangan memperburuk keadaan ini lebih jauh. ”

 

Paimon menggigit bibirnya.

 

“…… Biarkan nona ini mendapatkan satu kesempatan lagi.”

 

Dia menempatkan tangan kanannya di dada dan membungkuk dalam-dalam.

 

“Mohon, izinkan saya mendapatkan kesempatan terakhir.”

 

Marbas mengelus jenggotnya.

 

Demon Lord yang menjadi peringkat 9 di antara Demon Lord sampai menurunkan kepalanya bahkan setelah mendengar pidato Marbas . Mungkin akan sulit bagi Marbas untuk memaksakan pikirannya lebih jauh di keadaan seperti ini. Ini adalah masalah menjaga image dan menjaga formalitas. Akhirnya, Marbas mengangguk sekali.

 

“Hm.”

 

Kecuali, kau tidak akan mengatakan apa-apa lagi selain itu. Lakukan apa yang kau inginkan, tapi jangan berharap bantuanku setelahnya. Terisi makna semacam itu.

Paimon kembali mengangguk dan menatap langsung ke arahku.

 

“Dantalian.”

 

Babak pertama usai.

Dia memiliki tampang seolah-olah dia mengatakan kalau putaran kedua yang sesungguhnya segera dimulai.

Aku berbicara dengan tenang.

 

“Yang Mulia Paimon. Ada sesuatu yang ingin saya beritahu Anda terlebih dahulu. ”

“Silahkan.”

 

“Saya tidak mempunyai emosi apapun terhadap Yang Mulia Paimon.”

 

Paimon mengerutkan alisnya.

 

“Apa maksudnya?”

“Bahkan jika Yang Mulia menemukan kesalahan dalam insiden Andromalius, saya mengerti Yang Mulia. Pada akhirnya, saya tidak akan mempunyai niat buruk. ”

 

Biar bagaimanapun, dia masih individu yang bijaksana dan berbudaya.

Selain itu, ia dilengkapi sepasang payudara indah di dadanya. Aku menyembah alam semesta, memuja hukum alam, dan memuji payudara yang indah. Paimon, tidak terlalu terlambat untuk mundur sekarang.

Aku membuat senyum lembut.

 

“Kita dapat langsung bersulang dan berdamai.”

 

Mundur dari sini.

Jika kau tidak ingin terkoyak oleh taring dan keluar darah, ini adalah kesempatan terakhir mu.

Namun.

 

“Nona ini telah meminta sidang untuk membedakan apa yang benar atau salah. Saya tidak datang ke sini untuk minum anggur dengan Anda. ”

 

Menanggapi saranku, Paimon telah menunjukkan wajah yang sangat jelas tidak senang. Seolah-olah ia terganggu oleh kenyataan seseorang yang hanya peringkat ke-71 bahkan memunculkan hal seperti itu.

 

Aku mengangguk beberapa kali untuk menunjukkan kalau aku telah mengerti.

 

Terkadang, aku memiliki kecurigaan kalau aku berbicara dalam bahasa asing. Karena, aku memiliki sistem bahasa yang benar-benar berbeda dari orang lain. Aku tidak tahu kenapa, tapi kami akan bisa memahami satu sama lain, tapi itu hanya keberuntungan pada kesempatan astronomi, dan sebenarnya kita berbicara dalam dua bahasa yang sama sekali berbeda. Misalnya, ketika aku mengatakan kepada mereka kalimat dengan makna ‘jika kau tidak ingin melihat darah maka mundurlah sekarang’, dalam bahasa mereka, mereka akan mendengarnya sebagai ‘silahkan pukul saya di wajah’.

 

Aku pikir ini adalah hipotesis yang cukup kuat.

 

Selama aku hidup, aku telah memberikan peringatan seperti ini ratusan kali, tapi bagaimana seseorang akan menjelaskan kenapa tidak ada satu orang pun yang pernah mengormati peringatanku? Selalu ada alasan yang kuat di balik kenapa aku menjadi seorang NEET.

 

Aku adalah bentuk kehidupan cerdas yang telah lahir sebagai mukjizat berdasarkan peluang astronomi dan hukum sebab akibat.

 

“Jangan bicara omong kosong, kakak.”

‘Kakak tidak lebih dari seorang pengecut berkualitas buruk.’

 

Tentu saja, ada orang lain yang mengemukakan hipotesis mereka sendiri.

Seperti seorang profesor tua keras kepala dari sebuah akademi yang telah menggunakan kekuasaannya untuk menekan suatu teori yang asli, begitu juga aku mendengarkan tanpa mengucapkan sepatah kata pun apa yang Paimon teriakkan.

 

“…… Nona ini telah mempekerjakan seorang eksekutif dari Perusahaan Keuncuska sebagai konsultan eksklusif ku selama beberapa waktu sekarang. Eksekutif itu, belum beberapa lama yang lalu, telah mengatakan ke nona ini beberapa berita yang agak mengkhawatirkan. ”

 

Aha

 

Jadi ada perantara antara Ivar Lodbrok dan Paimon. Betapa pintarnya. Sejak zaman dahulu, menipu yang sangat luar biasa untuk tidak pergi ke mana pun secara pribadi, tapi memanfaatkan bawahannya. Itulah kenapa aku menyewa 「Succubus」yang mempesona dan kompeten baru-baru ini. Tentu saja, aku adalah penipu terbaik.

 

“Wanita ini percaya kalau saya tidak harus memberitahu kalian semua tentang bencana baru-baru ini yang melanda benua in. 「Black Death」, kutukan menakutkan ini mengambil nyawa manusia dan demon tanpa pandang bulu …… ”

 

Selain itu, ia juga mengisi lemari besiku secara berlimpah.

 

Hello, orang dari benua. Aku ingin memberikan beberapa kata-kata hiburan kepada orang-orang yang berjuang menghadapi 「Black Death」. Jangan khawatir. Dengan membayar hanya 10 koin emas, kau bisa mendapatkan obat untuk penyakitnya, 「Black Herb」. Selamatkan hidup mu dengan uang.

 

Aku tidak menganggap kalau ini adalah hal yang jahat untuk dilakukan. Jika ini berjalan sesuai dengan sejarah asli dalam <Dungeon Attack>, penemuan obat itu seharusnya terjadi pada 1507 pada kalender benua, 2 tahun dari sekarang. Orang-orang akan mati tak berdaya selama dua tahun.

 

Sekarang, orang sudah tahu tentang efek dari 「Black Herb」, berkat usahaku. Kecuali, karena aku mempunyai hak penuh atasnya, satu-satunya orang yang mampu membelinya adalah orang-orang minoritas; bangsawan, keluarga kaya, dan masyarakat menengah. Aku berencana untuk mempertahankan harga pasar saat ini setidaknya selama satu tahun.

 

Mayoritas rakyat miskin yang tidak mampu mendapatkan uang untuk membeli obat tersebut akan mati. Dalam musibah global yang parah ini, hanya para bangsawan dan orang kaya yang akan bertahan hidup.

 

Tentu saja, orang akan mencemoohku.

Seperti bagaimana Paimon membenciku sekarang.

Tidak masalah untuk mengutukku dan memanggilku iblis bersifat mata duitan.

Rencana u lebih dalam dari yang mereka mungkin bisa bayangkan.

 

Meskipun aku seperti ini, aku masih berencana untuk menjaga tugas sipilku sebagai manusia. Menjauh dari semua orang di dunia, itu adalah tugas yang hanya aku bisa lakukan.

 

“…… Bersyukur untuk belas kasihan kecil, ada obat untuk penyakit ini. Semuanya. Apakah Anda semua, mungkin, tahu siapa orang pertama yang menemukan 「Black Herb」 bisa mengobati penyakit ini? Itu Dantalian. Itulah yang eksekutif dari Perusahaan Keuncuska beritahu ke nona ini. ”

 

Orang-orang mulai membuat keributan.

Paimon memacu suaranya.

 

“Itu belum semuanya. Dantalian telah membeli 30.000 「Black Herb」 sebelum wabah terjadi. Nona ini tidak dapat memahami bagian ini. ”

“……”

 

“Dantalian. Anda tidak hanya tahu ketika 「Black Death」 akan menyebar, tetapi Anda juga sudah lebih jauh dari itu dan tahu apa obat untuk penyakit tersebut. Obat untuk penyakit yang menyebar untuk pertama kalinya dalam sejarah. ”

 

Paimon mengangkat kipas bulunya dan menunjuk ke arah ku.

 

“Bagaimana anda dapat menjelaskan ini? jawabannya sederhana. Dantalian, Anda adalah pelaku sesungguhnya yang telah menyebarkan 「Black Death」!

 

 

 

 

Suara gemuruh Paimon yang tajam mengguncang langit-langit.

 

Orang-orang membuat keributan besar. Ruang dansa, dalam arti yang buruk, mulai berisik. Apakah Paimon mengatakan yang sesungguhnya? Apakah seseorang membuat 「Black Death」 secara sengaja ……? Rasanya seperti mereka sedang melihat ke sini seolah-olah mereka menegur ku.

 

“Paimon. Memfitnah tidak diperbolehkan dalam sidang ini. ”

 

Marbas berbicara dengan suara keras.

 

“Tuduhan kalau Dantalian adalah pelaku yang telah menyebarkan wabah. Apakah Anda membuat pernyataan seperti itu karena memiliki bukti tak terbantahkan? ”

“Dantalian, mirip dengan nona ini, memiliki konsultan eksklusif dari Perusahaan Keuncuska. Prosedur membeli herbal dilakukan melalui konsultan tersebut. Rincian tentang bagaimana Dantalian membeli obatnya, semuanya bisa dikonfirmasi di sini! ”

 

Keributan di ruang dansa menjadi lebih hebat karena jawaban pasti dari Paimon.

Marbas membuat wajah masam dan mengalihkan pandangannya, dan di tempat tersebut adalah wakil dari Perusahaan Keuncuska. 「Vampir」 Ivar Lodbrok berdiri dengan tongkat di tangannya.

 

“「Vampir」. Apakah pernyataan yang dinyatakan Paimon ini benar adanya? ”

“Ooh, yang terhormat Marbas.”

 

「Old Vampire」 tersebut menundukkan kepalanya.

 

“Saya, karena merasa takut, sudah pasti ragu untuk menilai apakah itu benar adanya atau tidak. Namun, jika Yang Mulia memerintahkannya, saya dapat membawa bukti yang dibutuhkan untuk diskusi ini setiap kali diinginkan. ”

“Apakah Anda mengatakan kalau Anda bisa menyajikan bukti-bukti yang benar secara langsung?”

 

“Tolong beri saya perintah, dan saya akan menyajikannya dengan segera.”

 

Gemuruh dari orang-orang bertambah lebih berisik.

‘Apakah semua itu benar adanya?’, kecurigaan tersebut mulai menyebar.

 

Mereka di sini mungkin berpikir di sekitar situ. Paimon dan Ivar berdua adalah individu dengan kekuasaan yang luar biasa. Tentunya, mereka berdua tidak akan keras kepala bersikeras kalau wabah tersebut menyebar secara sengaja tanpa alasan. Mereka memiliki beberapa bukti …… Dan dengan demikian, alhasilnya orang-orang berbalik menatapku. Tatapan mereka penuh dengan keraguan.

 

Pada saat itu, terdengar suara tertawaan.

 

Pada awalnya, aku tidak tahu siapa yang tertawa. Itu aneh. Aku masih memisahkan konsentrasiku untuk fokus pada semua 65 anggota yang berada di ruang dansa ini. Aku tidak bisa melihat bahkan satu orang pun yang tertawa, namun tertawanya menjadi lebih kencang, dan entah kenapa mata yang menatapku itu menjadi lebih luas.

 

Saat itulah aku menyadari kalau suara tawa itu keluar dari mulutku sendiri. Aku bisa menjaminnya, tapi ini bukanlah merupakan tindakan. Aku tidak bisa berhenti tertawa.

Aku berbicara dengan suara yang masih dipenuhi dengan tawa.

 

“Setidaknya, aku telah menahan kemalasanku dan melakukan yang terbaik. Aku bisa tidak peduli untuk sesuatu seperti wabah dan meninggalkannya saja. Itu sebabnya aku lelah. Tentu saja hadiah untuk niat baik selalu dengki. Serius, baik dunia itu atau dunia ini, cara dunia bekerja selalu sama …… ”

 

“…… Apa yang kau bicarakan, Dantalian?”

 

“Saya minta maaf, Yang Mulia Paimon. Dan juga kerabatku tersayang. Saya telah menyaksikan bagian dari alam semesta, jadi saya sangat terharu sejenak. Tidak peduli di mana pun, orang tidak pernah berubah. Keputusan saya untuk menutup diri di sebuah gua pilihan yang cukup tepat. ”

 

Plato salah.

Orang-orang yang mampu menggali lebih jauh ke dalam gua.

Itu berarti bukanlah jalan satu arah untuk menghindari seseorang. (TL note: Alegori Gua)

Memasang senyum di bibirku, aku berbalik ke arah Marbas.

 

“Oh, yang terhormat Marbas. Aku, tentu saja, ingin menyatakan aku tidak bersalah. Itu sebabnya, bisakah aku melakukan percakapan pribadi singkat dengan Pemimpin Perusahaan Keuncuska sebentar? ”

“Sebuah percakapan pribadi?”

 

“Tidak perlu untuk khawatir. Aku mungkin menyebutnya percakapan pribadi, tetapi akan menjadi tidak lebih dari bertukar beberapa kalimat. Mengapa pemimpin eksekutif Perusahaan Keuncuska mencurigaiku, aku memiliki asumsi umum untuk alasannya. Aku hanya ingin melihat apakah aku bisa memecahkan kesalahpahaman ini. Ini tidak akan memakan banyak waktu. ”

 

Marbas mengangguk.

 

“Jika hanya itu, maka tidak ada masalah. Aku akan mengizinkannya. ”

“Aku sangat berterima kasih.”

 

Aku memberi isyarat untuk Ivar Lodbrok mendekatiku.

Ivar Lodbrok, dengan kepalanya menunduk, membuat langkah cepat menuju ke arah ku. 「Vampir」 dengan kemampuan akting yang luar biasa dan menyamar dengan hebatnya langsung meminta maaf setelah ia sudah dekat.

 

“Saya minta maaf, Yang Mulia. Ini adalah aturan perusahaan kami untuk membuat jelas beberapa informasi publik, jika salah satu klien kami yang memintanya. Tidak peduli kesimpulan seperti apa yang berasal dari 「Walpurgis Night」 ini, hamba bersumpah Perusahaan Keuncuska akan membantu Yang Mulia Dantalian sampai akhir. ”

“Itu memang kalimat yang menenangkan.”

 

Aku tertawa.

Sebaliknya, ekspresi Ivar Lodbrok sangat serius. Tertawalah sedikit. Seorang Demon Lord sepertiku tertawa. Jika kau berbagi kesenangan mu maka akan menjadi dua kali lipat. Ini akan menjadi hal yang tepat untuk mengikuti keunikannya.

 

Nah, dari awal, bukankah 「Vampir」 tersebut yang sudah kehilangan semua konsep akan sopan santun? Tidak masalah. Aku tidak terlalu membenci mengajari orang lain. Aku akan dengan sabar dan sungguh-sungguh mengajari mu secara pribadi.

 

“Betapa memalukan pertemuan pertama kita di situasi seperti ini.”

“Hamba juga berpikir demikian, Yang Mulia. Jika itu berarti untuk mendapatkan kembali kehormatan Yang Mulia, maka hamba, Ivar Lodbrok, akan menyeret tubuh tua ini dan melakukan apa pun untuk membantu Yang Mulia. ”

 

“Tubuh tua. Hm, tubuh tua, benar? ”

 

Aku menyeringai.

 

“Maafkan aku, pemimpin. Tapi aku tidak menganggap kau tua. ”

“Maaf?”

 

“Kau masih tampak seperti masih muda.”

“Itu …… hamba menghargai pujian Yang Mulia.”

 

Ivar Lodbrok membuat ekspresi bingung. Seakan bertanya kenapa aku tiba-tiba memujinya dalam situasi semacam ini. Tampaknya vampir asli kita di sini sedikit lamban. Setidaknya, itu adalah jenis siswa yang sang tutor tidak akan suka mengajarinya. Jenis siswa yang memakan waktu 1 jam hanya untuk memahami sebuah persamaan matematika. Kalau aku akan menerima tidak kurang dari 100.000 won dalam satu jam untuk mengajari siswa semacam ini. Tapi kali ini, aku pikir aku akan membuatnya gratis.

 

“Tidak tidak. Aku sangat iri dengan kemudaanmu. ”

“……?”

 

Apakah dia masih tidak mengerti?

Aku adalah seorang guru dengan kesabaran tinggi. Jika aku harus menjelaskan dengan tenang setiap bagian, maka aku yakin kalau aku akan mampu membuat bahkan seorang siswa gagal memperoleh penemuan moral yang besar dan menjadi mahir dalam satu subjek. Aku tidak dengan mudahnya membuang harapan ku untuk seseorang.

 

Jadi, aku membungkuk.

Aku memindahkan mulutku ke telinga Ivar Lodbrok.

Mengisi setiap bagian dari ucapanku dengan niat baik dari hatiku—

Aku berbisik pelan.

 

 

“Aku ingin tahu seberapa baik tubuh aslimu saat ini.”

“…………”

 

 

 

 

 

Diam.

Terkejut membisu.

Itu dengan jelas ditransmisikan kalau lawan bicara telah jatuh ke dalam kesulitan berkata-kata.

 

Aku sangat menikmati keheningan semacam ini. Akhirnya, siswa menyedihkanku telah memahami hukum alam berkatku. Sebagai guru yang melakukan terbaik untuk mengajarkan muridnya, aku hanya bisa bangga.

 

Bahkan nama hukum ini sangat sederhana.

Hukum rimba.

Menyadari mana pemburu dan mana mangsa.

 

Membuat mereka menyesal betapa tidak bertanggung jawab mereka karena telah menarik bulu singa.

 

Setiap kali aku dianggap bodoh, orang-orang yang percaya mereka adalah orang-orang yang berkuasa, menyadari kalau mereka tidak lebih dari babat daging babi di atas panggangan, rasanya seperti aku berkontribusi terhadap hakikat semua hal dalam setitik debu ini di alam semesta dan dengan demikian membuat ku merasa senang. Akan lebih bagus untuk menyebutnya salah satu dari sedikit kesenangan dalam hidupku.

 

“Bagaimana, itu……”

 

Suara Ivar Lodbrok gemetaran.

 

“Bagaimana, Anda tahu……?”

“Rambut pirang mu sangat indah.”

 

Keheningan mempesona menimpa kami.

Ivar Lodbrok.

Tidak mungkin aku tidak akan tahu tentang identitas pria tua ini.

 

「Dungeon Attack」 adalah permainan yang dimainkan dalam perspektif pahlawan manusia. Itulah sebabnya pahlawan tidak dapat memiliki hubungan yang dekat dengan demon. Kau berkeliling membunuh semua jenis demon lagian, jadi siapa yang mau hal seperti itu?

 

Namun, ada 「Vampir」 pahlawan wanita yang unik akan menyerah kepada pahlawan. Dia akan mengatasi kesenjangan minoritas antara satu sama lain dan jatuh cinta dengan pahlawan. Bahkan ada rute khusus yang dibuat khusus untuknya dalam permainan.

 

Nama tokoh ini, Ivar Lodbrok.

Begitulah.

 

Identitas asli dari pria tua ini dengan penampilan yang jahat adalah pahlawan wanita yang pertumbuhannya telah selamanya terhenti, membuatnya berpenampilan seorang gadis muda.

 

Itulah sebabnya aku terkejut ketika aku pertama kali melihat orang tua ini, karena penampilannya dari kepala sampai kaki benar-benar berbeda dengan karakternya dalam game.

 

-Itu Ivar Lodbrok? ”

-Ya. Orang itu adalah orang terkaya di dunia demon, pemilik Perusahaan Keuncuska, dan vampir asli, Ivar Lodbrok.

 

Aku dapat memahami sebagian kondisi tersembunyinya.

 

Menurut skenario yang terungkap dalam 「Dungeon Attack」, cerita Ivar Lodbrok itu seperti: Di ​​masa lalu dia sangat setia kepada Demon Lord tertentu, tapi dia tiba-tiba dikhianati oleh Demon Lord yang dia layani dan menghadapi situasi hampir mati. Setelah itu, Ivar Lodbrok bersumpah kalau dia tidak akan pernah digunakan oleh Demon Lord lagi dan untuk memenuhi tujuannya itu, dia mulai menjalani hidupnya sementara memindahkan kesadarannya ke sekitar bonekanya, selagi mengutuk dan mencemooh setiap Demon Lord.

 

Ivar Lodbrok mengkhianati Pasukan Sekutu Demon Lord pada saat yang menentukan, dan itu salah satu alasan utama kenapa pasukan pahlawan mampu memperoleh kemenangan. Itu adalah kasus patut dicontoh yang menunjukkan tidaklah terlalu terlambat untuk seseorang meraih balas dendam bahkan jika butuh 100 tahun.

 

Sebagai orang yang telah memainkan semua skenario Ivar Lodbrok dan rute khususmya— aku, tentu saja, tahu penampilan aslinya, dan juga tahu betul kalau tubuh aslinya tersembunyi di bawah medan bersalju Kerajaan Moskow .

 

Itu adalah rahasia yang Ivar bisikan hanya kepada pahlawan.

Karena pahlawan tersebut tidak akan muncul sampai tahun 1515 pada kalender benua, dan saat ini, itu adalah tragedi yang tidak dapat diketahui siapapun.

 

Kecuali aku.

 

“Aku tidak peduli sesuatu seperti tentang tubuh tua mu. Aku hanya khawatir gadis yang tubuhnya terkubur di bawah bidang dingin bersalju yang sedang dilanda badai salju …… ”

“……”

 

“Aah, aku benar-benar khawatir. Aku takut serigala mungkin muncul tiba-tiba dan merobek anggota badan menyedihkannya. Dan siapa yang tahu kapan pencuri kejam gunung akan muncul dan menggunakan tubuhnya sesuka mereka. Seperti itu. Sebagai contoh, jika aku memberikan sinyal kecil. ”

 

Aku menjentikkan jariku.

 

“Ada kemungkinan kalau sinyal magic tertentu akan terkirim dan bencana akan menimpa pada tubuh rapuh gadis tersebut. Seperti jeritan kecil yang akan menyebabkan longsoran besar. Ketua, jangan khawatir terlalu banyak. Tak’ apa untuk tidak melihat dengan mata ketakutan seperti itu! Aku hanya menunjukkan kemungkinan. ”

 

Tubuh Ivar Lodbrok sangat gemetaran.

Tidak menjadi masalah untuk berhenti memperlakukannya dengan cara tidak menyenangkan setengah sopan.

Aku mengubah nada menyindirku menjadi nada yang sangat jelas mengancam.

 

“Oh vampir yang menyedihkan. Apakah kau marah saat berpikir kalau Lapis Lazuli telah mengkhianatimu? ‘Mari kita menginjak-injak anak ini yang telah berani menunjukkan taringnya kepadaku’. Apakah kau membuat keputusan semacam itu? Aah, Lodbrok. Kau teman yang malang. ”

 

Aku tertawa.

 

“Kau sangat salah menebak. Kau keliru. Lapis Lazuli tidak memburuku. Tentu saja, dia adalah anak yang sangat mengagumkan, tapi apakah dia mampu merencanakan lelucon luar biasa semacam ini……? ”

 

Aku memburunya.

Aku dengan baik hati berbisik di telinga Ivar Lodbrok.

 

“Dari awal sampai akhir, itu semua kesalahpahaman bodohmu. Lapis Lazuli sudah bersumpah kesetiaannya kepadamu. Tapi karena dia adalah anak yang pintar, dia sangat tahu jika dia harus kembali ke perusahaan, kemudian di bawah tuduhan yang salah ia akan disingkirkan. Apabila orang yang menyedihkan bukanlah dia, maka aku tidak tahu siapa itu. Karena satu kelelawar bajingan, yang hidupnya berpikir kalau ia jenius, dia menjadi dibuang. ”

 

Gemetar Ivar Lodbrok menjadi semakin parah.

Aku dengan lembut meletakkan tanganku di bahunya.

 

“Terima kasih karena kau membuat asumsi yang salah, aku mendapatkan sedikit kesulitan. Lapis Lazuli adalah anak yang hebat. Aku memberikan rasa terima kasih ku. ”

“Apa …… apa Yang Mulia inginkan dari hamba ……?”

 

“Oh. Aku hanya ingin sedikit sedikit kebaikan. ”

 

Aku mencengkeram bahu Ivar Lodbrok erat-erat.

 

“Aku benar-benar tidak melepaskan sesuatu seperti 「Black Death」 ini. Yang harus kau lakukan adalah memberi kesaksian yang sebenarnya. Itu saja.”

 

Jangan menyajikan bukti yang akan membantu membuat pernyataan Paimon lebih meyakinkan.

Ini adalah ancaman yang mengandung makna seperti itu.

 

“Yah …… tentu saja, kau akan juga bergerak sesekali sebagai bonekaku. Harga dari kekalahan, lagipula. Ketua. Aku orang yang jujur. Aku tidak akan menempatkan kata-kata munafik di antara kita, bagaikan mengatakan hal-hal baik seperti meyakinkanmu kalau tidak akan ada kesialan mulai sekarang, dan tak’ apa-apa untuk bersantai. Apakah kau tidak berpikir kalau kemunafikan adalah ketidak sopanan terhadap orang lain? ”

“……”

 

“Banyak hal yang akan berubah.”

 

Dari bagian dalam tulangmu.

 

“Aku akan memberikan banyak tawaran yang kau tidak bisa tolak, dan kau, dalam kenyataannya, tidak akan mampu mengubah salah satu darinya dan menaklukkannya. Kau mungkin sesekali memiliki rasa malu yang kau tidak merasa seperti seseorang, tapi seperti binatang terperangkap dalam kandang babi. ”

 

Mendaki ke tulang belakangmu.

 

“Terkadang kau akan menampilkan semangat memberontak dan melawan terhadapku. Haruskah aku memberitahu kau bagaimana aku akan meresponnya terlebih dahulu? Ah, aku tidak akan membunuhmu. Sungguh. Aku bahkan tidak akan memukulmu. Kau dapat memegang kata-kata ku. Apa yang akan aku lakukan …… ”

 

Ke tengkorakmu.

 

“Adalah memetik rambut dari tubuhmu yang sesungguhnya.”

 

Semuanya akan menjadi sasaranku.

 

“Aku tidak akan mengambil terlalu banyak. Setiap kali kau menolak, aku hanya akan mencabut sehelai rambut. Mencabuti, seperti itu. Hanya main-main. Itu saja. Bagaimana? Apakah kau dapat merasakan betapa dermawannya diriku? ”

“……”

 

“Selagi mengapresiasi wajah cantikmu. Mencabuti, mencabuti, mencabuti, mencabuti…… mencabuti. ”

 

Dengan ‘hoo’ Aku meniup ke telinganya.

Ivar Lodbrok bergidik seperti daun aspen.

Inilah kenapa aku tidak bisa berhenti menikmati mengancam orang lain.

 

“Hmm. Aku sudah tak’ sabar datangnya hari dimana kau akan memberontak terhadapku. Aku tidak sabar. Tapi, aku akan menanggungnya. Aku akan dengan senang hati menahannya. Aku memiliki tingkat kesabaran yang cukup tinggi, lagipula. Kau dapat merasa lega akan hal itu. ”

 

Ivar Lodbrok mengertakkan giginya.

 

“Hamba …… akan bersumpah setia tidak pada siapa pun.”

“Bahkan lebih baik.”

 

Aku menepuk bahu Ivar Lodbrok dengan ringan.

 

“Gunakan kesempatan ini untuk belajar.”

“……”

 

“Seseorang harus terus belajar bahkan jika mereka sudah tua, kau tahu. Jika seseorang menjadi malas dengan pendidikan mereka kemudian sebelum mereka menyadarinya mereka akan berubah menjadi sebuah kegagalan. Seseorang harus peduli dan menghargai tubuh mereka sendiri. Apakah kau tidak berpikir begitu juga? ”

 

Ivar Lodbrok tidak dapat merespon.

 

Jika sebanyak ini, maka aku percaya kalau ketulusanku mampu mengatasi kendala bahasa yang berada di antara kita. Komunikasi adalah hal yang sulit. Bagiku yang terpaksa mengancam untuk membuat orang lain menghormatiku, bukankah itu menyedihkan? Ketika Oedipus menusuk matanya sendiri, dia mungkin tidak sesedih aku sekarang.

 

Aku menegakkan punggungku.

Kemudian, aku berpaling untuk melihat hakim, Marbas.

 

“Oh, yang terhormat Marbas. Percakapan kami berakhir. Tidak akan ada keberatan dari diriku sendiri jika Anda melanjutkan prosedur sidang. ”

“Baik. Paimon, Anda sekarang dapat membuktikan keaslian tuduhan Anda. ”

 

Sidang dilanjutkan.

Paimon, dengan suara percaya diri, menyerukan Ivar Lodbrok.

 

“Saya mengerti. Lodbrok, tolong tunjukkan bukti-buktinya. ”

“……”

 

“Lodbrok?”

 

Keheningan yang menakutkan terus berlanjut.

 

Ivar Lodbrok tidak mengangkat kepalanya sejak tadi. Paimon telah memanggil namanya beberapa kali, tapi dia tetap tidak bereaksi. Karena keheningan tak terduga, ekspresi panik muncul di wajah Paimon. Selagi keheningan berlanjut, kondisi kebingungnya perlahan-lahan menyebar ke orang-orang di sekelilingnya, sampai akhirnya, seluruh ruang dansa diselimuti oleh keheningan yang aneh.

 

Akhirnya, Ivar Lodbrok membuka mulutnya.

 

“…… pernyataan Yang Mulia Paimon, adalah sebuah kebohongan.”

 

Cukup tenang.

Sangat tenang.

 

Aula tidak tenang karena semua orang telah mengerti komentar dari Ivar Lodbrok. Ini adalah sepenuhnya sebaliknya. Itu karena tidak satu orang pun memahami apa yang dikatakan Ivar Lodbrok, sehingga tidak ada yang merespon.

 

Keheningan yang menimpa ruang dansa cepat hancur. Seperti pasang naik tiba-tiba berubah menjadi tsunami di pantai yang tenang, kemarahan yang tak terbatas dari Paimon datang keluar mebanjiri. Keangkuhan di wajahnya sudah lama tersapu oleh gelombang.

 

“Kau telah memberitahu nona ini! Kalau Dantalian adalah pelakunya yang menghasut wabah, dan kalau gadis bernama Lapis Lazuli adalah orang yang telah menyebarkan 「Black Death」! Apakah kau mencoba untuk mengejek nona ini dengan lidah picik !? ”

“……Maafkan saya. Hamba tidak dapat memahami apa Yang Mulia Paimon bicarakan. Bukankah belum 10 tahun sejak kita terakhir bertemu satu sama lain secara pribadi seperti ini? ”

 

Betapa indahnya.

Dengan senyum halus, aku menyaksikan pertengkaran mereka.

 

Ada sesuatu dalam menyaksikan seseorang terus mengalihkan tanggung jawabnya ke satu sama lain yang membuatku sangat terpesona. Ah, aku benar-benar tidak harus hidup bersama orang lain. Ah, menutup diriku menjauh dan menghabiskan sisa hari ku di sudut kamar ku benar-benar cara yang tepat untuk hidup. Ini mengingatkan ku semacam pelajaran hidup.

 

Kau menonton ini juga, ya kan, Lapis Lazuli. Aku telah berjanji kalau aku akan menunjukkan pertunjukkan sirkus terbesar di dunia. Di satu sisi adalah Demon Lord peringkat 9 bangsawan tertinggi, dan di sisi lain adalah orang terkaya di dunia demon. Namun, hal yang mereka berdua telah capai sedang kekanak-kanakan melemparkan tanggung jawabnya satu sama lain.

 

Bagimu, yang hidupmu diperlakukan tidak adil karena kau 「Outcast」, aku menganggapnya sebagai panggung terbesar hanya untukmu. Nikmati waktu luangmu. Karena aku secara khusus menunjukkan dan mengelola penampilan ini secara gratis. Meskipun bagaimana aku memandangnya, jika aku royal kepada bawahanku, maka aku unggul dalam melakukannya dengan berlebihan. Tak’ apa-apa untuk terpesona.

 

“Ya iyalah karena kau menghubungiku menggunakan bawahanmu!”

“Hamba tidak mampu mengetahui apa yang dikatakan Torukel ke Yang Mulia Paimon. Namun, ada satu hal yang hamba tahu. Bukti kalau Yang Mulia Dantalian memiliki keterlibatan khusus dengan penyebaran penyakitnya saat ini hamba tidak memilikinya. ”

 

“Si, lebih rendah dan pengecut kelelawar……!”

 

Wajah cantik Paimon telah berubah bentuk. Seperti dia adalah keindahan yang tampak seolah-olah dia adalah sebuah karya seni, penggambaran marahnya lebih menakutkan.

 

“Kalau begitu. Kau harus membayar darah dengan darah! Itulah pepatah Perusahan Keuncuska mu, kan! Nona ini akan sangat menjaga sumpah itu ……! ”

 

Darah seperti aura mulai merembes keluar dari tubuh Paimon

Konsentrasi 「Magical Energy」 begitu tebal sampai memungkinkan untuk melihat bentuk dan warna auranya. Gejolak energi tampak seolah-olah puluhan lidah merah melambai dengan hebat.

 

Paimon bukan hanyalah Demon Lord semata, dia adalah seseorang yang juga telah memperoleh gelar 「Archmage」.

Di antara Demon Lord yang terdiri dari 71 anggota, itu adalah suatu prestasi yang hanya dicapai oleh 4 anggota, dan ia adalah bagian dari 4 anggota tersebut.

 

“Aku akan bertindak atas nama balas dendam!”

 

Paimon telah meneriakkan diktumnya.

Diktum, di dunia ini, adalah sesuatu yang diwariskan sepanjang sejarah di masing-masing wilayah kekuasaan yang berpengaruh. Ini adalah sumpah suci yang menentukan seseorang akan menggunakan segala sesuatunya, bahkan hidupnya sendiri, untuk menjaga janji seseorang. Paimon serius berniat untuk membunuh Ivar Lodbrok.

 

Saat itulah Marbas menginjak kaki kanannya ke bawah.

 

Gedebuk

 

Seluruh ruang dansa terguncang.

Orang-orang tersandung seolah-olah mereka terjebak dalam gempa kecil.

Marbas, dengan udara dingin mengancam di sekelilingnya, melotot ke arah Paimon.

 

“-Hentikan Tindakan ofensifmu segera.”

 

Paimon membuat ekspresi sedih.

 

“Tapi, Marbas!”

“Aku katakan untuk menghentikannya langsung. Kau sebaiknya waspada untuk memaksaku membacakan diktumku juga, Paimon. Kau adalah orang yang meminta untuk kesempatan terakhir. Hanya untuk membuat diriku jelas, bagiku, kesempatan terakhir seseorang berarti ultimatum mereka. ”

 

“Euh ……!”

 

Paimon menggertakkan giginya dengan kuat.

「Magical Energy」 ‘nya tidak mereda, tetapi malah mulai naik lebih intensif.

 

“Baru saja, kepala eksekutif dari Keuncuska telah mempermainkan nona ini! Meskipun kenyataannya dia lah yang telah memerintahkan bawahannya, Torukel, untuk menunjukkan bukti kepada nona ini, ia sekarang berusaha untuk mengalah! Nona ini harus segera mengeksekusi pengkhianat tersebut! ”

 

“Tidak peduli siapa itu!”

 

Marbas berteriak.

 

“Bahkan jika Baal datang ke sini, kau tidak bisa menumpahkan darah selama 「Walpurgis Night」! Kau akan mempertahankan netralitas mutlak saat kau berada di sini! Kecuali kau ingin mengubah diriku dan semua Demon Lord dari 「Fraksi Netral」, termasuk 30.000 tentara elit, menjadi musuhmu, maka lakukanlah dan cobalah menumpahkan darah di sini, Paimon! Aku akan bersumpah pada hari tersebut, 「Fraksi Gunung」, yang kau pimpin akan dimusnahkan, dan tanah Demon Lord yang merupakan bagian dari fraksi mu akan dikutuk selama 300 tahun, mencegah bahkan tumbuhnya sehelai rumput! ”

 

Suara marah seperti badai menyapu ruang dansa.

Lilin-lilin yang mengapung di udara berguncang keras. Terang dan gelap menimpa pada orang dan bercampur kerusuhan, pilar-pilar bangunan melepaskan debu seperti bergetar.

 

Orang kembali bersembunyi. Mereka sedang kewalahan karena kekuatan Marbas.

Di antara lebih dari 30 Demon Lord yang hadir di sini, jumlah orang yang mampu menjaga punggung mereka tetap lurus sangatlah sedikit. Paling-paling, Barbatos adalah satu-satunya yang akan acuh tak acuh menghirup anggur.

 

“Orang tua—. Bila perlu, kami 「Fraksi Dataran」 akan memberikan bantuan setiap kali kau memerlukannya. Jujur, bukankah kau merasa sedikit khawatir pergi berperang dengan hanya 「Fraksi Netral」 di sisimu? Kau dan aku bisa membuat aliansi bagus. ”

“Tutup mulutmu, Barbatos. Aku sedang tidak mood untuk bersenda gurau. ”

 

“Aku hanya menyampaikan niat baikku.”

 

Barbatos tertawa.

Berbeda dengannya, ekspresi Paimon hanya bisa dijelaskan sebagai mengerikan. Dari bibirnya, napas panasnya keluar seperti cocktail kemarahan dan pengendalian diri.

 

“Torukel ……!”

 

Paimon mengunyah kata-katanya sendiri.

 

“Dia utusan yang diperintah oleh Ivar Lodbrok! Dia berdiri di luar sekarang. Aku akan memanggilnya langsung dan membuktikan kalau Ivar Lodbrok telah mempermainkan nona ini! ”

 

Sebuah keheningan mengerikan sesaat hanyut melalui tempat tersebut.

Marbas melepas monokelnya dan menatap serius Paimon.

 

“Apakah kau yakin?”

“Nona ini membuat tuduhan hanya mengikuti kebenaran.”

 

“…… Kau mengambil kepercayaan terakhirku.”

 

Marbas mengangkat dagu ke atas.

 

“Kirim ini ke saksi yang bernama Torukel!”

 

Para 「Fairy」, setelah menerima perintah, dengan sibuknya pergi keluar dari ruang dansa.

 

Aah.

 

Aku tenggelam dalam kesedihan.

Berpikir lebih tenang, Paimon. Siapa pun Torukel ini, ia masih tidak lebih dari seorang utusan. Kau tidak bisa berharap mendapatkan kesaksian yang sesuai dari orang semacam itu.

 

Aku mengerti kalau kau menghormati setiap ras termasuk manusia. Bagimu, 「Black Death」akan menjadi mimpi buruk di antara mimpi buruk. Kau kemungkinan besar mengambil bagian dalam pertemuan ini berniat untuk menemukan pelakunya yang menyebabkan tragedi tersebut. Tapi orang yang kau anggap sebagai kawanmu, Ivar Lodbrok, tidak terduga mengkhianatimu. Itulah kenapa hal itu wajar bagimu untuk marah sampai ke puncaknya. Meskipun begitu, kau harus melihat ke depan. Kemarahan selalu menjadi jalan pintas menuju kehancuran.

 

Tak lama setelah itu, 「Goblin」 tua memasuki ruang dansa.

Paimon menunjuk 「Goblin」 tersebut.

 

“Ya. Orang tersebut adalah Torukel! ”

 

Ia mulai bertanya dengan suara yang masih membawa kemarahan.

 

“Torukel. Kau akan menjadi saksi kami. Kau, di bawah perintah Ivar Lodbrok, telah bertindak sebagai kurir. Apakah itu benar?”

“……”

 

Torukel perlahan melihat ke sekeliling ruangan.

 

Sang 「Goblin」 itu mendukung tubuhnya dengan tongkat. Mungkin ada banyak kerutan di dahinya, tapi matanya bersinar dengan kecerdasan. Aku mendapat kesan kuat kalau dia tidaklah tua, tapi ia hanya hidup untuk jangka waktu yang panjang.

Sang 「Goblin」 melihat Ivar Lodbrok hanya sesaat dan mengangguk. Tidak ada kata-kata yang dipertukarkan di antara mereka.

 

Torukel dengan hati-hati membuka bibirnya.

 

“…… Ini adalah sebuah kehormatan untuk diizinkan hadir di hadapan semua penguasa demon. Keruk. Hamba, tanpa diragukan lagi, adalah seorang eksekutif dari Perusahaan Keuncuska, dan saya juga berhubungan dekat dengan Ivar Lodbrok. ”

 

Begitu Torukel dengan mudahnya mengungkapkan identitasnya sendiri, wajah Paimon bersinar kegirangan. Dia kemungkinan besar berpikir kalau ia telah merebut kemenangan. Seperti senapan mesin, ia memulai bertanya dengan cepat.

 

“Nona ini akan langsung ke intinya, Torukel. Kau telah mengatakan kepada nona ini kalau Dantalian telah membantu penyebaran wabah dan menggunakan beberapa cara yang tidak diketahui, ia ikut campur dalam penciptaan 「Black Death」. Apakah nona ini benar? ”

“Ya. Tentu saja, Yang Mulia. ”

 

Para penonton mulai membuat keributan sekali lagi.

Ivar Lodbrok menutup matanya erat-erat seakan tertekan. Di sisi lain, Paimon, dengan udara kemenangan, tersenyum lebar. Itu adalah sosok seorang individu yang telah mengatasi ejekan dan susah payah mewujudkan keadilan.

 

Namun.

 

“Apa Yang Mulia katakan memang benar. Aku memang menyatakan kalau Dantalian adalah penjahat di balik 「Black Death」. Namun, itu sebenarnya sebuah kebohongan. Itu adalah fitnah tanpa bukti. ”

“Apa……?”

 

Bahkan tidak sampai 10 detik untuk kejutan membuat senyuman Paimon mengeras.

Torukel berbicara dengan nada datar.

 

“Hamba menginginkan 「Black Herb」 yang berada di kepemilikan Yang Mulia Dantalian. Tentu saja, mustahil bagi hamba, sendirian, untuk memeras secara pribadi dari Yang Mulia Dantalian. Namun, hamba memiliki dua sponsor besar. Yang Mulia Paimon dan kepala eksekutif, Ivar Lodbrok. Mungkin jika hamba menggunakan dua nama individu tersebut, maka akan memungkinkan untuk melewati kebuntuan. Itulah yang saya pikirkan. ”

 

“Torukel …… barusan, apa yang kau katakan ……”

 

Paimon membuka mulutnya.

Itu adalah wajah yang tidak percaya.

Torukel, menggunakan tongkatnya untuk mendukung dirinya, membungkuk dalam-dalam.

 

“Maafkan saya. Hamba sangat mengerti kepedulian Yang Mulia untuk semua orang di benua. Hamba telah menggunakan kemurahan hati Yang Mulia untuk menghasut kebencian terhadap Yang Mulia Dantalian. Yang Mulia Dantalian hanyalah peringkat 71 lagipula. Hamba telah menilai kalau setelah sidang terbuka itu akan berakhir pada suara mayoritas. ”

“……”

 

“Karena inilah yang terjadi, Yang Mulia Dantalian telah membunuh Yang Mulia Andromalius dan hamba melihatnya sebagai kesempatan emas. Mengancam Yang Mulia Dantalian dengan kejahatan mengerikan membunuh Demon Lord. Menggunakan kesempatan tersebut, hamba telah merencanakan untuk merebut semua 「Black Herb」. Tapi Yang Mulia Dantalian telah melampaui harapan hamba dan mampu membuktikan dirinya tidak bersalah. Betapa menjengkelkannya …… ”

 

Torukel melirik ku sedikit.

Aku menatap ke arahnya dengan benar-benar tidak ada emosi di wajahku.

 

Tidak sengaja, dengan ‘cih’, aku akhirnya mengklik lidahku. Aku bisa memahami apa yang pedagang tua tersebut pada dasarnya ingin lakukan. Dia berniat untuk menggagalkan pertunjukan sirkus besar ini.

Hakim, Marbas, secara tajam bertanya Torukel.

 

“「Goblin Kecil」. Anda telah mengakui sendiri bahwa Anda telah menertawakan Paimon untuk memenuhi keinginan egois Anda sendiri. Apakah Anda memahami kejahatan yang Anda perbuat? ”

“Ya, Yang Mulia. hamba tahu kapan harus mengakui kekalahan. Hamba telah mencoba untuk mendapatkan keuntungan yang besar dengan menggunakan Yang Mulia Paimon dan kepala eksekutif dari Perusahaan Keuncuska. Dan aku telah gagal. Itu saja.”

 

Sang 「Goblin」 menggeleng.

 

“Jika ada sesuatu yang salah Yang Mulia Paimon telah lakukan, maka itu adalah mempercayai 「Goblin」 tua yang licik ini. Dengan demikian, karena semua kesalahan sepenuhnya terletak pada hamba— meskipun lahir dengan kesederhanaan. ”

 

Dengan cepat.

Sebelum ada yang bisa melakukan apa saja.

Torukel mengambil pisau kecil keluar dari sarungnya—

 

“Hamba akan meminta maaf dengan kehidupan tak’ berarti ini.”

—dan menikam lehernya sendiri.

 

▯Eksekutif Keuncuska, Miser Goblin, Torukel

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 8, Hari 20

Niflheim, Istana Gubernur

 

Kami telah gagal.

Aku tahu ini langsung setelah aku memasuki ruang dansa.

 

Bahkan jika aku tidak ingin, ketika Yang Mulia Paimon, yang seharusnya mengekspresikan kebaikan terhadapku, menatapku dengan wajah yang sangat berkerut, aku tidak punya pilihan selain mencapai kesepaktan karenanya.

 

…… Aku sudah siap.

Pedagang harus selalu menghormati pertukaran yang setara.

 

Bahkan jika Demon Lord Dantalian hanyalah peringkat ke-71, dan bahkan jika Lapis Lazuli hanyalah 「Outcast」 berdarah campuran, mereka juga hidup dengan melakukan apa saja untuk tetap hidup.

 

Sebuah kehidupan untuk hidup.

Kau harus menempatkan kehidupan mu sendiri pada baris terdepan jika kau mengincar kehidupan orang lain.

 

Keruk.

 

Itu persamaan yang sederhana.

…… Aku bermimpi untuk dunia yang tidak dikendalikan oleh hirarki.

 

Karena hanya dilahirkan sebagai Demon Lord, kau dapat berdiri di puncak masyarakat. Untuk yang lahir diantara demon dan manusia, kau diperlakukan seperti sampah. Itu adalah keadaan dunia demon saat ini. Aku ingin mengubahnya ……

 

Meskipun beberapa rincian menit yang berbeda, Ivar Lodbrok melakukan keinginan yang sama seperti diriku. Di dunia busuk ini, Ivar dan aku diikatkan oleh persahabatan.

 

Jika seseorang ingin mengubah dunia, maka orang tersbut membutuhkan uang. Itulah sebabnya kami telah mengembangkan Perusahaan Keuncuska sejauh ini. Selama ratusan tahun terakhir, kami telah mengatasi jumlah tak terhitung penderitaan dan kesengsaraan, dan telah hampir mencapai posisi perusahaan terbesar di dunia demon ……

 

Aaah.

 

Aku benar-benar ingin melihatnya.

Sedikit persamaan dalam masyarakat.

 

Aku hanya ingin tinggal di tempat dengan kurangnya prasangka.

…… Aku ingin melihat dunia yang lebih indah.

 

“Kuruk!”

 

Aku bisa merasakan logam dingin menusuk tenggorokan ku.

Sebagai yang bisa diduga, aku dengan jelas bisa merasakan darah hangat yang menetes ke bawah pisau.

 

Kekuatan meninggalkan lututku dengan cepat. Tubuhku terjatuh perlahan, dan sedikit demi sedikit mendekati kematian. Aku bisa merasakan semua ini dengan jelas.

 

Ivar. Uruslah sisanya.

 

Aku tidak bisa melihat dunia berubah, tetapi jika itu kau, maka kau harus dapat hidup sampai akhir. Kau menakutkan licik dan cerdas lagipula. (T/L : shit, pas banget dramanya. Lagi dengerin 「Guilty Crown OST – Release My Soul」 pas bagian ini.)

 

Kecuali, aku khawatir kemungkinan tidak ada orang yang bisa memahami kegilaanmu. Jangan tinggal dalam kesendirian. Suatu hari kau akan menemukan seseorang yang akan berada di sisimu sekali lagi ……

 

Dan akhirnya, aku berpaling untuk melihat Dantalian.

 

Tidak ada alasan khusus untuk ini. Pandanganku hanya pindah ke Dantalian secara kebetulan ketika aku terjatuh. Namun, setelah melihat wajah Demon Lord peringkat 71, aku membuka mata lebar-lebar.

 

“……!”

 

Dia tidak berekspresi.

Tidak ada batasan bagaimana tak berekspresinya.

 

Meski telah memperoleh kemenangan mengejutkan malam ini, tidak ada satupun tanda dari Dantalian menjadi senang ataupun gembira. Itu bahkan tidak tampak seperti dia terkejut dengan bunuh diriku. Seolah-olah itu sudah pasti— ia menatapku dengan mata yang terlihat seolah-olah ia sangat mengerti kenapa aku memilih untuk bunuh diri.

 

Apa itu …… apa-apaan itu ……!

 

Melihat ekspresiku, aku langsung mengerti. Demon Lord Dantalian bukanlah mangsa biasa. Lapis Lazuli mengkhianati perusahaan kami, dan pembunuhan Andromalius, itu semua yang direncanakan olehnya. Tidak mungkin untuk tahu persis skema seperti apa, tapi matanya. Mata pembunuh, melebihi logika, lebih dari cukup untuk meyakinkan ku. Dantalian adalah sang dalang!

 

Aah, Ivar Lodbrok.

Dari awal sampai akhir kita sudah keliru.

 

Kita telah menyelam di atas papan catur dengan tanpa mengetahui siapa lawan kita sesungguhnya. Karena ini, tidaklah mengherankan kita kalah dengan mengerikan. Apakah kau menyadarinya, Ivar? Apakah kau menyadari kalau dia lah bahaya sesungguhnya ……

 

Aku ingin membuka mulut dan memperingatkan Ivar. Untuk berhati-hati terhadap Dantalian.

Tapi untuk kecemasanku, aku tidak punya bahkan sedikit energi tersisa untuk menggerakan bibirku. Dengan cepat. Kehidupan dari tubuhku tersebar dengan perlahan. Pandangan di depanku memudar menjadi hitam.

 

Aku mungkin telah bermimpi mimpi yang indah, tapi aku tidak mampu untuk menjalani kehidupan yang indah. Aku telah melakukan cukup banyak perbuatan jahat. Tidak diragukan lagi para Dewa akan menjatuhkanku ke neraka ……

 

Ooh, Proserpina penyayang.

Tolong tunjukkan belas kasihan ke orang malang ini.

Dan kemudian, aku diselimuti oleh keheningan abadi ……

 

 

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 8, Hari 20

Niflheim, Istana Gubernur

 

Pisau dengan mudahnya menembus leher sang 「Goblin」 tua.

Pisau itu tertusuk melalui leher tipisnya dan menjulur keluar dari sisi lain.

 

Tubuh kecil sang 「Goblin」 runtuh ke lantai dengan bunyi gedebuk.

Sebuah keheningan menimpa ruangan.

 

Darah merah mengalir di ruang dansa.

 

“Ah……?”

 

Paimon.

 

“Ah …… aah ……?”

 

 

 

 

Paimon hanya menunduk memandangi mayat sang 「Goblin」.

 

「Goblin」 tersebut adalah seorang pedagang yang Paimon telah percayai tanpa perlu diragukan. Sangat jelas kalau sudah waktu yang cukup lama, waktu yang cukup sangat lama, mereka berdua sudah saling kenal.

 

Aku ingin tahu apakah lututnya lemas, tapi Paimon telah tertunduk ke lantai. Darah yang mengalir keluar dari leher sang 「Goblin」 membentuk genangan dan diujung rok Paimon menjadi basah dengan darah tersebut.

 

“Aah …… ah, aaah ……”

 

Seperti kaset rusak, dia mengeluarkan rintihan pendek berulang-ulang.

Itu menyimpulkan kalau dia tidak mungkin bisa memprediksi apa yang terjadi 30 menit yang lalu. Paimon mungkin hanya merintih, tapi aku sangat memahami emosi yang menggenggam ke hatinya.

 

Itulah sebabnya aku sudah memperingatkannya.

Untuk tidak menyeberangi Sungai Rubicon dan berdamai dengan segelas anggur sebagai gantinya. Tapi, tanpa bisa menyadarinya, Paimon telah mengangkat piala beracun. Ini mungkin yang disebut dengan tragedi.

 

Gumamku dengan suara yang hanya aku bisa dengar.

 

“Merusak mood ……”

 

Kau telah benar-benar menyebabkan cukup kekacauan, kau 「Goblin」 bajingan.

 

Awalnya, aku berencana untuk mengarahkan komedi. Ivar Lodbrok dan Paimon untuk saling menyalahkan. Mereka akan berperilaku memalukan dan tetap melemparkan tanggung jawab kepada orang lain sampai konferensi usai.

 

Pada akhirnya, satu sisi nantinya akan membuat harga diri mereka rusak dan jatuh. Itu adalah skenario yang aku tulis. Orang-orang akan bertepuk tangan tanpa disuruh untuk pertunjukan sirkus singa dan harimau berkelahi satu sama lain. Namun, 「Goblin」 tua tersebut adalah variabel yang tidak mungkin bisa aku perkirakan……

 

Torukel telah menanggung semua kesalahan dari Ivar Lodbrok dan Paimon sendirian, dan membawanya pergi dengan dia. Kesalahpahaman Paimon karena tipu daya Torukel, dan alasan Ivar Lodbrok karena bujukan Torukel.

 

Keduanya sebagai korban. Salah satu sebagai penyerang. Kecuali, tidak ada kata-kata yang bisa datang dari mayat. Hari dimana kebenaran akhirnya terungkap tidak akan pernah terjadi.

Aku sungguh-sungguh memberikan rasa hormat ku untuk keputusanmu, 「Goblin」.

 

Ivar Lodbrok dan Paimon telah melawan ku dengan pola pikir canggung. Mereka tidak mempertaruhkan nyawa mereka. Tapi kau berbeda. Kau menghadapiku dengan semua yang kau punya. Tidak seperti mereka, kau tidak melupakan caranya etika bekerja.

 

Betapa hebatnya.

 

Aku harus mengakuinya. Orang-orang seperti kau lebih dari memenuhi syarat untuk mengganggu kehidupan nyamanku.

 

“—Kita akan melanjutkan dengan menunjukkan tangan untuk persidangan.”

 

Marbas berbicara.

Satu-satunya saksi telah membunuh dirinya sendiri dan Paimon telah kehilangan semangatnya. Dia pasti menilai kalau tidak ada gunanya melanjutkan persidangan lebih lanjut.

 

“Masalah pertama adalah kasus pembunuhan. Kasus di mana peringkat 72, 「Nameless」 Demon Lord Andromalius dibunuh oleh peringkat ke-71, 「Nameless」 Demon Lord Dantalian. Penuduh telah menuntut 100.000 libra sebagai kompensasi atas pembunuhan Andromalius dari Dantalian, dan untuk Dantalian dirinya sendiri akan terkunci di Penjara beku selama 15 tahun. ”

 

Marbas melihat sekeliling tempat tersebut.

 

“Mereka yang berpikir Dantalian bersalah angkat tangan kanan kalian, mereka yang berpikir dia tidak bersalah angkat tangan kiri kalian, dan mereka yang tidak memberi suara jangan menggerakkan tangan kalian. Dua orang yang terlibat langsung, dan saya sendiri yang telah mengambil peran sebagai mediator, tidak akan memiliki hak untuk memilih. ”

 

Mereka langsung menggerakkan tangan mereka setelah Marbas selesai menjelaskan.

Di antara 29 Demon Lord, yang memilih bersalah adalah 9 orang.

Mereka yang memilih tidak bersalah adalah 19.

 

Marbas mengangguk.

 

“Saya menyatakan bahwa Dantalian tidak bersalah dalam masalah pertama.”

 

Tidak termasuk pengikut Paimon, hampir setiap Demon Lord memilih tidak bersalah. Sebenarnya, itu adalah kemenangan besar. Namun, sisa rasanya masih pahit. Itu karena pengorbanan mulia sang 「Goblin」 tua. Aku tidak merasa bersemangat seperti sebelumnya ……

 

“Isu kedua adalah tentang 「Black Death」. Penuduh telah menyatakan bahwa Dantalian adalah pelaku sesungguhnya yang telah menyebarkan wabah. Bagi Anda yang berpikir ini adalah benar, angkat tangan kiri Anda, orang-orang yang berpikir itu salah, tangan kanan Anda. ”

 

Orang-orang yang memilih bersalah adalah 9 individu yang sama.

Orang-orang yang memilih tidak bersalah adalah 15 orang.

 

“Karena telah melampaui mayoritas, saya menyatakan bahwa Dantalian tidak bersalah dalam hal materi kedua. Dengan demikian, atas nama peringkat 5, Demon Lord yang bertanggung jawab atas keluhuran, saya, Marbas, menjamin anda, Dantalian, bebas dari segala tuntutan. Bagi Anda yang memiliki keberatan terhadap putusan ini harus diingat bahwa Anda akan menantang kehormatan saya. ”

 

Tepuk tangan meledak dari salah satu Demon Lord. Itu Barbatos juga kali ini. Dia bahkan bersiul saat ia merayakan keputusan tersebut.

 

“Ha ha ha! Rasakan kau, pelacur! Sejak kau mulai menaikkan hidungmu berpikir tinggi dan berkuasa, aku sudah tidak sabar untuk melihat hidung mu hancur! Melihatnya sekarang, kenapa tidak menghabiskan ‘waktu’ dengan goblin itu! Kalian berdua mungkin akan menjadi pasangan yang sempurna di tempat tidur.”

 

…… Meskipun arah perayaan sangat menghebohkan kasarnya.

 

Sekarang Paimon, dengan mata yang tidak fokus, menatap ke bawah secara kosong pada mayat Torukel. Bisa secara terbuka menertawakan seorang wanita dalam keadaan seperti itu, itu bukanlah saraf normal, tapi itu sangat brutal. Itu mengesankan dalam arti lain. Aku memperoleh kepastian jika aku ingin mempertahankan kehidupan yang damai, maka akan menjadi ide yang bagus untuk tidak terlibat dengan Barbatos.

 

Dadanya juga datar.

Dadanya datar seperti dataran Siberian—

Itu sangat penting sehingga aku menekankannya dua kali.

 

Jika kau adalah orang yang logis maka sangat jelas lebih suka kedewasaan daripada ketidak dewasaan, kelimpahan melebihi kekurangan. Lolita kompleks adalah penyakit mental, kalian. Aku harap kau dapat pergi ke rumah sakit jiwa terdekat darimu dan mendaftarkan diri untuk bunuh diri.

 

“Sekarang, kita akan membahas hukuman Paimon. Dantalian. Meskipun tidak bersalah, Paimon telah mencoba untuk menuduh Anda. Salah satunya harus membayar harga untuk kegagalan. Sarankan apa yang Anda pikirkan akan menjadi tingkat yang paling pas untuk hukumannya. ”

 

“Hukuman, ya ……”

 

Aku menatap lantai.

 

Di masa lalu, pengadilan kontroversi memiliki arti yang sama dengan duel. Menempatkan kehormatan mereka di garis depan, kedua belah pihak berjuang atas apa yang bersalah dan tidak bersalah. Jika penuduh yang kalah, maka mereka akan menerima hukuman yang mereka telah nyatakan untuk pihak lain. Ini berarti jika kau ingin mengutuk pihak lain, maka kau harus menggali kuburan mu sendiri terlebih dahulu. Itu adalah peninggalan yang sulit dari periode abad pertengahan.

 

Dalam situasi ini, Paimon harus membayar denda 100.000 emas dan dikurung selama 15 tahun penjara. Sekali lagi, aku memahami tekad yang keras Paimon bawa selagi melangkah maju dalam persidangan. Seperti itu ya. Ini mungkin belum sebanyak sang 「Goblin」, tapi Paimon memilikinya juga, dengan caranya sendiri, siap untuk mengambil tanggung jawab ……

 

Lalu, tiba-tiba kotak pilihan muncul di hadapanku.

 

Ο

 

[1. Maafkan Paimon.]

[2. Menegur Paimon.]

 

Ο

 

Melihat kotak pilihan ini muncul, itu berarti ini adalah keputusan yang penting.

Mirip dengan memilih untuk membunuh Andromalius, ini adalah sesuatu yang akan sangat mengubah arah dunia.

 

Marbas mendesakku dengan suara rendah.

 

“Dantalian.”

“……”

 

Aku melirik mayat sang 「Goblin」.

 

Torukel. Kau tidak meninggalkan wasiat. Tapi apa yang kau ingin katakan tersampaikan dengan jelas. Tidak peduli apa pun, untuk tidak membiarkan Ivar Lodbrok atau Paimon mendapatkan masalah. Itu yang paling mungkin kata-kata sekarat mu yang tidak bisa mengalir keluar dari mulut mu sendiri. Bagian dari kehidupan yang disebut kesedihan.

 

Sebagai cara untuk mengungkapkan belasungkawa ku kepadamu, kata-kata sekarat darimu, aku harus menghormati itu.

 

“Tidak apa-apa.”

“Maaf?”

 

“Aku mengatakan itu tidak apa-apa, yang terhormat Marbas.”

 

Aku mengangkat kepalaku dan memandang Marbas.

Aku tersenyum lemah di bibirku. Itu untuk menampilkan ekspresi lelah. Nah, itu juga sudah lama sejak aku terakhir kali menggunakan otakku terlalu banyak, jadi aku sebenarnya sedikit lelah.

 

“Bahkan jika aku berada di bawah tuduhan palsu dan difitnah, Yang Mulia Paimon juga dalam posisi bersalah karena telah terhanyut dalam persekongkolan, ya kan? Seperti yang telah dibuktikan ke semua orang di sini, penyebab sebenarnya di balik semua kejadian ini adalah 「Goblin」 yang berada di lantai sana. Dia adalah seorang penjahat yang tidak ada bandingannya. Namun, karena ia sudah mati, tidak ada alasan untuk membuat orang lain bertanggung jawab. ”

 

“Dengan kata lain …… Anda mengatakan bahwa Anda tidak akan menuntut hukuman?”

 

“Ya, Yang Mulia. Sebagai orang yang terlibat langsung dalam persidangan, dan sebagai orang yang telah selamat dari pengadilan dengan mendapatkan kemenangan, dengan hak adil saya, saya akan meminta ini. Peringkat ke-71, 「Nameless」 Demon Lord Dantalian dengan ini meminta, untuk Yang Mulia Paimon tidak dihukum dengan cara apapun karena kejadian ini. ”

 

Aku menyeringai.

 

“Dari awal, ini adalah 「Walpurgis Night」 yang suci. Ini bukan lokasi untuk kata-kata kasar seperti hukuman atau denda yang akan menghempas keluar. ”

 

Orang-orang di sekitar ku membuat keributan. Mereka mungkin tidak membayangkan kalau orang yang sangat dituduh akan sangat begitu ramah. Mereka semua memiliki ekspresi yang sama dari terkejut. Sebaliknya, setelah aku menyaksikan 「Goblin」 membunuh dirinya sendiri, aku tidak mungkin lebih tenang.

 

Aku tidak ingin menjadi orang yang berkeliling berbicara tentang ‘pengakuan’ dan ‘kehormatan’ sepanjang waktu. Aku berpikir untuk mengakui 「Goblin」 Torukel. Aku telah memutuskan untuk menghormati keinginannya. Lalu aku harus menunjukkannya dengan tindakan.

 

Memaafkan Paimon di sini, tanpa diragukan lagi, keputusan berbahaya dalam politik. Dalam dunia politik, hanya dengan fakta kalau kau adalah musuh yang bisa terus mengambil tindakan bermusuhan. Hari ini, mengabaikan kebenarannya, hubungan antara Paimon dan aku telah jelas menjadi ‘musuh’. Untuk mengubah hubungan ini menjadi bentuk yang berbeda mungkin akan memakan jumlah besar pekerjaan yang melelahkan. Bahkan bisa mustahil.

 

Itulah kehormatan.

Untuk melindungi kalimat pihak lain bahkan jika itu berarti kau harus menahan kerugian.

 

Aku yakin kalau saya tidak akan merasa menderita bahkan jika aku harus susah payah untuk menghormati pihak yang lain.

 

Jika aku menggunakan penilaian adik tiriku sebagai landasan, maka aku dalam kepemilikan otak jahat.

Jika aku menggunakan penilaianku sendiri sebagai landasan, maka aku adalah murid teladan yang tahu etika.

 

“Marbas yang terhormat. Satu-satunya hal yang aku inginkan malam ini adalah satu gelas hangat madu anggur. ”

 

Ο

 

[1. Maafkan Paimon.]

[2. Menegur Paimon.]

 

Ο

 

Begitu aku selesai berbicara, kotak pilihan mencair.

Segera, kotak pilihan digantikan oleh baris baru.

 

Setiap huruf masing-masing dibongkar dan disatukan untuk membentuk kalimat baru. Ini memberi kesenangan seperti menonton lego yang dirakit sendiri.

 

Ο

 

[Sebuah keputusan baik dan berbelas kasihan!]

[Benua ini terkesan dengan kebesaran hati Anda.]

[Ketenaran meningkat cukup tinggi.]

 

Ο

 

Kalimatnya bersinar terang di udara.

Kata-katanya pecah menjadi partikel berkilau. Kemudian tak lama setelahnya, setelah hanyut melalui udara seperti sekelompok kelopak, perlahan menghilang pergi ke suatu tempat.

 

“……”

 

Marbas menatapku. Mata birunya akan membuat seseorang berpikir seperti laut yang tenang. Aku tidak menghindari Marbas dan dengan tenang membalas tatapannya.

 

“Untuk memikirkan kewajiban melebihi kebencian. Dengan kata, kedengarannya mudah, tetapi kata-kata memiliki kecenderungan menjadi sulit untuk mengikuti jika kalimatnya lebih pendek, dan menjadi lebih mudah untuk menjaganya jika panjang. Hal ini bukan sesuatu yang semuanya bisa lakukan. Selain itu, jumlah orang yang menolak kesempatan untuk secara sah melampiaskan dengki seseorang hanya beberapa. ”

 

Marbas menepuk bahuku. Kepercayaannya ditularkan melalui tangannya.

 

“Kau luar biasa, Dantalian. Sebagai tuan rumah 「Walpurgis Night」 ini, aku ingin menyampaikan rasa terima kasih ku. Aku tidak sabar hari dimana kau mampu menyingkirkan status 「Nameless」 Demon Lord mu dan menjadi seorang penguasa yang memiliki gelar hebat. ”

 

Ο

 

[Afeksi Demon Lord Marbas naik sebesar 9.]

 

Ο

 

Bukannya menanggapi dengan kata-kata, aku menundukkan kepala.

 

Marbas telah mengatakan kalau ia tidak percaya pembicaraan panjang sebelumnya. Jadi untuk melampaui kalimat singkat dan menanggapinya dengan diam adalah tindakan tepat untuk mengikuti keyakinan Marbas. Marbas tampaknya mengerti maksudku. Dia mengangguk dan menepuk bahuku sekali lagi.

 

“…… Namun, meskipun jika tidak ada hukuman resmi, itu akan menjadi tidak masuk akal untuk tidak perlu mengatakan satu kata permintaan maaf. Paimon. ”

 

Marbas berbalik untuk melihat Paimon. Dia masih duduk linglung di sisi tubuh 「Goblin」. Dia seperti boneka yang semua benangnya dipotong. Marbas berbicara kepadanya dengan wajah sedih.

 

“Minta maaflah ke Dantalian di sini.”

 

Paimon tersentak.

 

“…… Minta, maaf ……?”

“Ya. Itu adalah tanggung jawab yang harus Anda bawa. ”

 

“Berbohong …… Torukel …… berbohong, b”

 

Paimon menggerakan tubuhnya untuk bangun, tapi gagal. Tidak ada kekuatan di lututnya, sehingga ia hanya terpleset kembali ke bawah. Paimon mengangkat kepalanya hampir menatapku.

 

“Apakah Torukel …… mengkhianati, nona ini?”

 

Aku mengangguk.

 

“Ya. Yang mulia.”

“Tidak bersalah ……?”

 

“Ya. Aku tidak menciptakan 「Black Death」. Aku tidak dengan sengaja menyebarkannya juga. Itu semua cerita bohong yang dibuat oleh pedagang tersebut, Torukel. ”

 

Paimon perlahan menunduk. Ada mengheningkan cipta. Aku tidak punya cara untuk mengetahui apa yang sedang dipikirkannya. Tak lama setelah itu, dengan bahu gemetar, dia bergumam dengan suara yang sangat rendah.

 

“…… Aku …… ma ……”

 

Pada awalnya, kita tidak bisa mengerti apa yang dikatakannya. Seperti radio rusak, kata-katanya akan keluar kemudian terhenti dan kemudian diulang untuk memulanyai lagi. Berulang kali. Suara tangisannya tercampur seperti statis. Namun, Paimon mengulangi kata-kata yang sama berulang-ulang, sampai akhirnya kita bisa mendengarnya dengan keras dan jelas.

 

“Maafkan …….. a, ku……”

 

Itu adalah kalimat permintaan maaf.

Sebuah kolam darah telah terbentuk di tanah tempat Paimon jatuh. Sesuatu jatuh di sana. Itu adalah air mata Paimon. Setiap kali air mata bertabrakan dengan genangan merah, seperti kerikil jatuh ke danau, gelombang lembut dalam bentuk cincin akan menyebar.

 

“Maafkan aku……”

“……”

 

“Maaf …… Maafkan aku ……”

 

Keheningan aneh melanda ruang dansa.

Suara Paimon sudah pasti rendah, tapi rasanya seperti kata-katanya bisa didengar oleh semua orang di sini.

 

Pasti sulit untuk tetap menonton. Seorang Demon Lord perempuan, yang aku asumsikan adalah salah satu pengikut Paimon, bergegas mendekat dan mulai mendukung wanita rapuh. Paimon dengan lemahnya dibawa keluar oleh Demon Lord perempuan. Sekelompok sekitar 15 orang mengikuti Demon Lord perempuan keluar dari ruang dansa. Tidak ada yang mencoba untuk menghentikan mereka.

 

“Ada banyak komplikasi, tapi.”

 

Ingin mengubah topik, Marbas berbicara.

 

“Itu tidak mengubah fakta kalau saat ini masih 「Walpurgis Night」. Meskipun masih ada beberapa agenda yang tersisa, kita bisa menundanya untuk besok. Saya akan mengambil saran Barbatos dan menawarkan tempat untuk minum untuk semua orang di sini. ”

 

Dengan ‘tepuk tangan’, Marbas membawa tangannya.

 

Sekaligus, 「Fairy」 masuk dan mulai menyajikan semua jenis makanan dan minuman. 「Elf」 mengenakan seragam pelayan dan tailcoats masuk sambil membawa kursi dan meja. Ruang dansa langsung berubah menjadi ruang perjamuan. Aku juga mendapatkan kehormatan dituangkan segelas madu anggur dari Marbas langsung.

 

Orang berkuasa sangat langka. Orang berkuasa dengan akal sehat bahkan lebih langka, sampai mereka harus mengumumkan sebagai spesies yang mendekati kepunahan dan dinilai dilindungi pada grafik. Aku, dengan keinginan untuk melestarikan spesies langka alami, menerima gelasnya dengan sopan.

 

 

 

Selama sisa hari itu, tidak ada kejadian Paimon menunjukkan wajahnya lagi.

 

 

 

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 8, Hari 21

Niflheim, Istana Gubernur

 

Perjamuan belum berakhir bahkan melewati tengah malam.

Aku tidak pernah membayangkan kalau Demon Lord akan menjadi peminum berat seperti ini. Barbatos terutama yang luar biasa. Dia mengambil seluruh kendi alkohol dan meminumnya sekali tenggak.

 

Orang-orang bersorak dan bertepuk tangan. Itu gila. Juga, Barbatos tampaknya telah tertarik dengan ku karena dia terus memaksa ku untuk minum. Jika aku mencoba untuk menolaknya sedikit lalu dia akan mengatakan, “Aaang? Apakah kau mencoba untuk menolak minum alkohol yang aku berikan kepadamu? “Dan memanas. Bukankah ini orang yang barbar, atau apa?

 

Tidak mampu bersosialisasi dengannya lagi, aku diam-diam menarik diri ke lorong. Sejujurnya, aku ingin melarikan diri keluar dari gerbang depan, tapi ada kemungkinan kalau aku akan tertangkap oleh Barbatos.

 

Penampilan luarnya adalah seorang gadis kecil tapi ke mana perginya sejumlah besar alkohol yang dikonsumsinya? Aku tidak bisa mengerti. Menurut pendapatku, aku berpikir kalau ilmuwan harus membelah perutnya sesegera mungkin. Aku yakin kalau lubang hitam mini ada di sana …… Masalahnya adalah ilmu pengetahuan di dunia ini belumlah maju. Akibatnya, itu tidak mungkin untuk mengetahuinya. Itu adalah misteri yang tak’ akan terpecahkan ……

 

Pikiranku terasa kosong. Aku pasti mabuk. Aku sedang berjalan melalui lorong kosong, namun, segala sesuatu di depan ku terasa seperti bergetar. Sial. Itu karena bocah tersebut, lahir di dataran Siberia, mengatakan “Aku akan menunjukkan harta karunku.” Dan memaksaku untuk minum racikan 6 alkohol yang berbeda. Apa yang dia maksud dengan “Pikirkan ini sebagai suatu kehormatan. Tidak sembarang orang bisa merasakan ini. “? Pergilah minum sendiri sampai mati ……

 

Aku bisa mendengar langkah kaki santai di belakang saya. Berbalik, aku melihat Lapis Lazuli berdiri di sana. Aku dengan sopan membuka lenganku.

 

“Ooh, Lala! Lala ku! Matamu seperti biru langit dan suaramu seperti sebuah nyanyian rohani yang dinyanyikan dalam harmoni! ”

 

Ehem.

Sebenarnya, aku telah menyebarkan lengan ku sedikit berlebihan.

Apa? Aku mabuk. Itu di luar kendali ku.

 

“…… Yang Mulia bergerak terlalu gegabah.”

“Apa? Aku begitu hebat sampai kau jatuh cinta padaku? ”

 

“Hamba mengatakan bahwa Yang Mulia telah bergerak terlalu gegabah.”

“Sampai kau ingin berciuman denganku? Itu hebat! Jika kau tahu seberapa keras aku bekerja untuk mendapatkan kasih sayangmu, maka kau akan merasa sangat menyesal padaku sampai kau akan rela menawarkan bibirmu kepadaku. ”

 

“Yang mulia.”

 

Aku menutup mulutku.

Tatapan Lapis Lazuli menusuk dan menembusku.

 

“Yang Mulia nekat, tidak bertanggung jawab, dan gegabah.”

“…… Apakah kau tidak tersentuh oleh kemenanganku?”

 

“Ya.”

“Itu membuatku sedikit terkejut.”

 

Itu sama seperti terkejut ketika aku menerima sebuah pengakuan dari anak laki-laki di kelas yang sama sepertiku saat sekolah dasar.

 

“Paimon bukan hanya Demon Lord peringkat 9, tapi dia juga pemimpin 「Fraksi Gunung」 yang dikenal sebagai fraksi terbesar dalam Pasukan Sekutu Demon Lord. Dia adalah komandan dengan banyak pengikut setia dan memiliki hubungan dekat dengan orang yang berkuasa di sisi manusia. Lebih sederhananya, Yang Mulia telah merubah salah satu tokoh yang paling penting dari Dunia demon menjadi musuh. ”

“Tunggu. Tunggu sebentar, Lala. ”

 

Aku melambaikan tangan dengan cepat.

 

“…… Aku tidak nekat, aku bukan tidak bertanggung jawab, dan aku tidaklah ceroboh. Ini adalah kata-kata yang aku dengar untuk pertama kalinya dalam hidupku. Itu sangat menghina. ”

“Apakah begitu? Apa rencana Yang Mulia sampai mengubah orang terkaya dan pemimpin Fraksi terbesar di dunia demon, menjadi musuh? ”

 

“Itu …… itu ……”

 

Tidak ada gunanya.

Pikiranku masih mabuk oleh alkohol sehingga aku tidak bisa berpikir jernih. Itu bukanlah skenario sederhana yang aku bisa bicarakan ketika sedang mambuk. Ini seperti mesin paling rumit di dunia.

 

“Artinya, itu sangat ……”

“Sangat?”

 

“Menakjubkan …… dan sangat menakutkan …… rencana semacam itu!”

“Yang Mulia memiliki cukup kemampuan membujuk yang mengesankan. Hamba begitu terharu sampai-sampai hamba tidak tau harus berkata apa. ”

 

“Mata dan telingaku bisa membohongiku pada saat yang sama, tapi lidahmu bergerak banyak disaat kondisi tidak tahu harus berkata apa.”

 

“Ini melegakan Yang Mulia memiliki cukup rasionalitasnya untuk menyadari itu.”

“Ooh!”

 

Seperti aktor mengerikan, aku berteriak ke langit-langit.

 

“Maafkan aku, Lala! Betul! Aku telah benar-benar gila! Setelah dituduh oleh Paimon dan melihat kalau kelelawar tua menertawakan ku dari samping, semua kendali diriku akhirnya meledak! Itu sebabnya aku memberikan mereka pelajaran! Aku bahkan tidak bisa memulai memahami bagaimana aku mungkin bisa bertobat karena kesalahan besarku untuk wanita succubus kita! ”

 

Aku membalikkan badanku dan membungkuk. Itu adalah lokasi yang sama sekali berlawanan dari Lapis Lazuli berada. Tentu saja, tidak ada seorang pun di sana. Berkat cahaya bulan datang dari jendela, aku hanya bisa melihat bentuk dari lantai.

 

Tidak, karena aku bisa melihat sedikit bukan berarti tidak ada apa-apa di sana. Seekor kucing abu-abu bertengger di bingkai jendela dan menjilati kakinya. Aku membungkuk lebih dalam ke arah kucing.

 

“Aku minta maaf, Paimon! Aku minta maaf, pengikut Paimon dan para pendukung Ivar Lodbrok! Aku telah membantah dan menghancurkan orang-orang yang kalian semua sangat begitu cintai! Mereka menuduhku untuk kejahatan yang tidak aku lakukan, mereka mengangkat hidung mereka tinggi-tinggi hanya karena mereka memiliki kekuasan sebesar kuku jari di alam semesta besar kita ini, dan mereka adalah individu yang tidak tahu bagaimana menghormati orang lain, tapi semua orang mencintai mereka berdua lagipula. Ooh, Dewi akan menghujani kemarahannya langsung padaku! Oh, Erbus, oh, Nemesis, Dewi paling menakutkan! Jika, mungkin, kalian semua di sana di langit— jika kalian tidak melakukan apa-apa dan menatapku dari tempat dudukmu— ”

 

Aku melihat ke atas seperti peramal yang menerima perintah langsung dari dewa. Tubuhku bergerak serius dan suara ku terdengar dengan bagus sekali. Aku melihat seolah-olah aku menerima penghargaan untuk aktor terkemuka terbaik tahun ini.

 

“Aku mungkin terlalu berpendidikan dan dipenuhi dengan keadaban yang percaya pada Dewi, jadi aku tidak bisa mengatakan dengan pasti kalau kalian semua memang ada di langit, tetapi, jika beberapa kesempatan astronomi, semua benar-benar di atas sana— Dewi! Janganlah memaafkan sampah Dantalian ini yang telah mengejek pemimpin fraksi terbesar dan orang terkaya di dunia demon dan hukum aku! ”

“……”

 

“Namun, jika aku harus berbicara secara subjektif— meskipun, aku berpikir kalau opini subjektif dariku adalah fakta objektif dan tidak diragukan lagi, dalam hal apapun, sebanyak yang aku perlukan untuk sedikit merendah saat berada di depan Dewi, aku akan berbicara subjektif mengabaikan kesopanan— Jika kau setuju dengan pendapat pribadiku kalau Paimon dan Ivar Lodbrok keduanya sangat beruntung dan keduanya merupakan daging babi busuk yang berada di perbatasan menjadikannya tidak dapat didaur ulang— maka kau Dewi terkutuk! Tolong jangan melakukan apa-apa, jangan melakukan apapun, dan biarkan aku menjalani hidupku sesukaku! Karena aku 1000 kali lebih kompeten daripada beberapa Dewi yang hanya duduk dan kencing sepanjang hari! ”

 

……

 

Hening.

 

Kucing abu-abu terkejut dan melihat ke sini dengan mata terbuka lebar. Si kucing pasti lupa sedamg merapikan bulunya sendiri sejak kaki depannya telah membeku di udara. Itu tidak aneh. Itu sebuah kehormatan menjadi saksi pengakuan kuat dan keagungan imanku, lagipula. Itu seperti seseorang sedang beristirahat di belakang gunung dan kemudian tiba-tiba Musa berjalan turun dari puncak gunung. Aku bisa memahami perasaan sang kucing. Sebanyak itulah aku memahaminya.

 

“Hoo, uhoo ……”

 

Aku menenangkan napasku.

Sekarang keadaan mabuknya telah menghilang.

 

Aku berbalik dan memandang Lapis Lazuli. Dia menatapku dengan tanpa ekspresi biasanya . Aku mengangkat jari telunjukku dan menunjuk ke arah langit-langit.

 

“Lihatlah. Tidak ada yang terjadi.”

“……”

 

“Berpikirlah secara logis, kita dapat memperoleh tiga kesimpulan dari ini. Pertama, Dewi telah bermurah hati mengampuni kenekatan, tidak bertanggung jawab, dan cerobohnya diriku. Oh, Lala, kau memang seorang gadis yang sangat menyimpang, dan ada kemungkinan kalau lebih menyimpang dariku- Tentu saja, itu adalah topik yang banyak dibedatkan— tapi jelas kau tidak lebih menyimpang dari Dewi. Kemudian, kedua, karena Dewi sudah memaafkanku, kau harus memaafkanku juga. Itulah arti dari memiliki sikap rendah diri. Dan akhirnya, ketiga, Dewi telah mengakui kalau Paimon dan Ivar Lodbrok mirip dengan daging babi busuk. Dengan demikian, tindakan mengancam mereka menurut ilmu ketuhanan, hukum, dan etis tidak akan menjadi masalah. Sekarang. Jika kau memiliki sesuatu yang ingin dikatakan melawan logika ku yang sempurna, maka katakanlah. ”

 

Sesaat keheningan kembali menyelimuuti lorong.

Kami menatap satu sama lain untuk beberapa saat.

 

Lapis Lazuli kemudian membuka mulutnya.

 

“Apakah Yang Mulia selesai berbicara?”

“Mhm.”

 

“Apakah hamba perlu menunjukkan kalau Yang Mulia telah menggunakan teknik retoris awal ‘dengan menggunakan dasar pemikirian palsu’?”

“Nggak.”

 

“Apakah ada alasan bagi hamba perlu untuk mengingatkan Yang Mulia betapa berbahayanya politik itu untuk secara terang-terangan menyatakan di tempat umum kalau seseorang adalah atheis?”

“Tidak ada satupun.”

 

“Bagaimana Yang Mulia berpikir hamba harus bereaksi terhadap Tuan yang logis, politik dan menyalahkan tuhan?”

“Aku tidak memikirkan apapun.”

 

“Hamba juga berpikir begitu.”

“Lala. Aku benar-benar tidak dapat menjelaskan dengan benar karena aku masih mabuk, tapi aku menjamin kalau aku telah merencanakan skema sempurna yang akan membuatmu tidak tau harus berkata apa. Aku akan menjelaskannya kepadamu setelah istirahat sebentar, dan bahkan kau akan mengaguminya. Jadi untuk saat ini, mari kita kembali ke kamar, berbaring di tempat tidur, dan mendiskusikan sisanya …… ”

 

“Hamba tahu.”

“Hah?”

 

“Hamba percaya kalau Yang Mulia merancang rencana secara menyeluruh.”

 

Aku berkedip.

 

“Artinya, eh, apa yang harus aku katakan …… agak tidak terduga.”

“Hamba tahu kalau sifat asli Yang Mulia seperti predator, laba-laba tepatnya. Sebelum mengambil satu langkah, Yang Mulia melihat 10 langkah kedepan, dan jika tidak ada kepastian berburu yang cocok, maka Yang Mulia menunggunya dengan sabar. Orang mungkin berpikir Yang Mulia adalah pecundang yang tidak berguna ketika mereka melihat Yang Mulia tidak bergerak dan mereka akan tertawa mengejek itu, tetapi sebenarnya, Yang Mulia hanya menunggu mangsamu terjebak di jaringmu. ”

 

“……Terima kasih atas pujiannya?”

 

Kepalaku terasa kosong jadi aku tidak sangat yakin, tapi aku pikir ini adalah pertama kalinya Lapis Lazuli belum pernah memujiku seperti ini. Tidak tahu harus bereaksi seperti apa, aku mengerutkan alisku.

 

“Lalu kenapa kau memperlakukanku dengan buruk?”

“Sejak mental Yang Mulia begitu menyimpang, hamba telah menilai kalau Yang Mulia memerlukan pengikut yang akan terus berada di sisimu dan memarahi Yang Mulia.”

 

“Lala. Aku seorang yang sudah sangat dewasa. Aku tidak memiliki alasan apapun untuk mendapatkan sosok ibu baru sekarang dan mendengar omelan …… ”

 

Ketika itu.

Perlahan.

 

Lapis Lazuli dengan santai meraih dasiku.

Saat aku kebingungan, Lapis Lazuli menariknya.

 

Aku tidak tahu persis jenis prinsip fisik apa yang tersembunyi dalam aksi ini, tapi hasilnya sederhana dan jelas.

Lapis Lazuli telah mencuri bibirku.

 

 

 

“……”

 

“……”

 

Aku bisa merasakan sesuatu yang lembut di bibirku.

Aku ingin tahu apakah sekitar 10 detik berlalu. Kami bergerak menjauh.

 

Ketika dua orang terpisah, rasanya tidak wajar bahkan jika mereka berbagi ratusan omong kosong, tapi saat keheningan ini, terasa sangat wajar beranjak pergi. Setelah ciuman itu berakhir dan kami telah mengembalikan jarak kita, aku merasa jaraknya sangat terasa alami.

 

Lapis Lazuli berbisik.

 

“Aku juga tidak berniat untuk berperan sebagai ibu Yang Mulia ‘.”

“……Lala.”

 

Aku berbicara dengan hati-hati.

 

“Aku mengakui kalau berulang kali aku telah banyak mengatakan kalimat senonoh seperti mencium. Namun, itu murni untuk menikmati menonton reaksi malumu, dan karenanya tidak memiliki arti lebih. Jika, secara kebetulan, aku menanam kesalahpahaman karena itu, maka aku akan dengan tulus meminta maaf di sini dan …… ”

“Saya tahu itu juga. Yang mulia.”

 

Lapis Lazuli memotongku.

Dan sekali lagi, ia menarik dasiku ke bawah.

 

“Itu sebabnya, tolong diamlah.”

 

Kita menguburkan diri di bawah lorong gelap.

Setelah ciuman kedua, yang bergerak pertama, yang pertama menggenggam tubuh pihak lain, dan yang pertama mendorong pihak lain ke sudut tergelap dari lorong, kami tidak tahu. Itu menjadi tidak berarti untuk membahasnya.

 

Satu-satunya hal yang aku bisa ingat dengan jelas yang dia diam-diam bersinar mata biru.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Meoow.

 

Seekor kucing abu-abu mengeong.

 

Kucing bermandikan cahaya bulan dan membentangkan dengan letihnya.

 

 

 

 

 

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻