Dungeon Defense Vol 2 – Bab 2

Oleh Alone of Nyx on October 2, 2017

Bab 2 – Etika Berburu Monyet

 

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 9, Hari 10

Kerajaan Sardinia, Pasar Budak Pavia

 

 

“Apakah dua orang saja?”

“Ya. Saya dan istri saya. ”

 

“Hm. Kami akan menerima 2 keping emas untuk biaya pengawalan. ”

 

Aku menyerahkan 5 emas untuk prajurit yang disewa dan ia tersenyum lebar.

Ada pesona yang tak terduga meluap dari senyum tentara bayaran ini yang kurang dua gigi depannya.

 

“Terima kasih banyak, Yang Mulia. Kami tentara bayaran akan melindungi Anda dengan hidup kami selama Anda berada di sini. Semoga menjadi hari yang menyenangkan dengan istri Anda. Ooi, kawal pasangan ini ke tempat mereka! Pastikan itu dari kelas tertinggi! ”

“Roger.”

 

Pinggir kota Pavia.

 

Para pedagang budak telah mendirikan kios-kios di seluruh dataran terbuka di daerah ini.

Untuk mencegah pencuri dari mencuri, prajurit itu dengan ketat menjaga keseluruhan pasar. Ada 5 platform dari berbagai ukuran, sekitar 70 penjaga, dan kios di pasar begitu besar sampa kau akan salah mengira tempat ini sebagai sebuah kamp militer jika kau melihatnya dari jauh. Kebanyakan bandit tidak akan berani mengacau di pasar ini.

 

“Lewat sini, Yang Mulia.”

“Mm.”

 

Mengikuti arahan orang tersebut, kami pergi ke pusat pasar.

Lapis Lazuli dan aku berpura-pura menjadi seorang pasangan pedagang muda. Kami dengan indahnya memalsukan kartu pengenal(mean;KTP) dan nama. Dengan ini, kita tidak perlu khawatir tentang identitas kita yang sebenarnya ketahuan dalam waktu dekat.

 

Pasar budak dipenuhi dengan suasana yang teduh dan lembab.

 

“Cepat pindahkan! Kau sialan. ”

“「Snow Elf」 di sini! Ditangkap langsung dari pegunungan bersalju jauh di dalam kerajaan Moskow. Sebagai acara khusus, aku akan menampilkan mereka secara gratis hari ini. Silahkan datang dan lihatlah! ”

 

“Aku bilang untuk berjalan lebih cepat!”

 

Di satu sisi, seorang penjaga mengayunkan cambuk dan memaksa sekelompok budak untuk bergerak. Barisan dari 6 budak laki-laki dirantai bersama-sama dan berjalan ke depan sedikit demi sedikit. Rasanya seperti aku sedang menonton ulat.

 

“Silakan melihat sebanyak yang Anda inginkan. Melihatnya gratis! ”

 

Di sisi lain, 「Elf」 tanpa busana terkunci di balik jeruji besi. Seorang penyelenggara penjualan terus terjadi tentang betapa menakjubkan ‘produk’ nya sambil menunjuk payudara sang 「Elf」 dan tulang rusuknya. Ada banyak orang berkumpul di sekitar kurungan besi, dan bahkan ada anak-anak di antara mereka. Gadis kecil yang menempelkan kepala mereka pada penghalang dan menatap 「Elf」 yang tanpa busana.

 

Aku bisa mendengar percakapan mereka.

 

“Kak, apakah benar 「Elf」 selama hidupnya hanya meminum air embun?”

“……”

 

“Uhm, aku pikir dia tidak mengerti apa yang kita katakan. Aku tidak tahu bagaimana berbicara dalam bahasa yang digunakan di Moskow, juga …… ”

“Mereka mengatakan 「Elf」 meminum darah mentah dari anak-anak setiap tahun. Itulah sebabnya mereka tetap cantik walaupun seratus dua ratus tahun. ”

 

“Kau bodoh! Jangan berbohong! ”

 

Kelompok gadis-gadis kecil cekikikan. Sang 「Elf」tersenyum lembut saat dia melihat anak-anak. Ketika anak-anak mengulurkan tangan mereka, sang 「Elf」 lebih dari senang hati menempatkan lengan untuk membiarkan mereka menyentuh kulitnya. Meskipun lengan elf tersebut tipis dan sebagian besar tulang belulang, gadis-gadis kecil membuat keributan seolah-olah mereka menyentuh sesuatu seperti emas.

 

“Anak-anak nakal!”

 

Sang penjual mengangkat anak-anak sambil tertawa terbahak-bahak.

 

“Kau tidak bisa menyentuh produk dengan semberono seperti itu!”

 

Aku menyaksikan sampai saat itu dan berbalik.

 

-Kuaaaaaaah ……

 

Suara dari ccambukan dan teriakan budak terdengar di kejauhan, dan bahkan tidak ada yang mengkhawatirkannya. Satu-satunya yang memperhatikan jeritan tersebut adalah anak-anak. Setiap kali mereka mendengar rintihan, anak-anak akan menjadi heboh dan bertanya “Kau dengar itu? Apakah kau mendengarnya? “. Setiap kali mereka mendengar jeritan, akan menggemakan bunyi dengan suara teriakan mereka sendiri “Kaah!” “Kueeak!”.

 

Apakah karena mereka polos, mungkin?

Gumamku.

 

“Ini cukup tempat yang hebat. Apakah semua pasar budak seperti ini? ”

“Ya. Tidak terdapat banyak perbedaan. ”

 

Lapis Lazuli menanggapi.

 

“Pasar budak yang hamba berhutang budi untuk waktu singkat, saat hamba masih kecil, memiliki perasaan yang sama seperti ini.”

“Apa? Kau bekerja di sebuah pasar budak sebelumnya? ”

 

“Tepatnya, hamba bukannya bekerja di sebuah pasar budak, tetapi ingin menjadi budak. Pada saat itu, hamba sangat lapar. Hamba berpikir selama hamba bisa mendapatkan makanan, makanya tidak masalah menjadi budak. Karena budak setidaknya diberikan makan. ”

 

Lapis Lazuli berbicara dengan tenang.

 

“Namun, setelah pedagang budak mengetahui kalau hamba setengah perberkembang biakan, ia mengusir hamba. Rupanya, 「Outcast」 tidak memiliki ‘hak’ untuk menjadi produk yang akan dijual. Namun, sebelum identitas hamba diketahui, hamba bisa makan setengah dari roti basi. Itu merupakan kenangan yang bagus. ”

“……”

 

Masa lalu Lapis Lazuli begitu gelap itu menakutkan ……

Melakukan apa pun yang aku bisa untuk mengubah topik, aku berdeham.

 

“「Succubus」 yang pernah berkeliaran dataran pasar ini sekarang adalah kekasih dari Demon Lord. Bukankah itu menakjubkan, Lala? Nilai seseorang tidak ditentukan oleh kelahiran mereka. Kau, yang mampu melewati segala macam kondisi yang tidak menguntungkan, memiliki nilai yang paling indah dari mereka semua. ”

 

Lapis Lazuli memberikan pandangan menyamping.

 

“…… Yang Mulia benar-benar membuat pernyataan yang mengejutkan sesekali.”

“Hm?”

 

“Tidak apa-apa. Yang Mulia telah memuji hamba telah berhasil, tapi itu sangat tidak mencukupi. Sampai Yang Mulia menjadi penguasa demon yang sebenarnya sampai saat itulah ketika keberhasilan hamba dapat diperdebatkan. ”

“Kau wanita yang cukup serakah.”

 

Aku tersenyum.

 

“Itu sebabnya aku menyukaimu.”

“Tidak perlu bagi Yang Mulia menyanjung untuk apa yang hamba lakukan.”

 

“Aku tidak berharap banyak. Aku hanya ingin kalau ada pesona bercampur dalam hubungan malam ini. Dari awal, ketika kita melakukan ‘itu’ wajahmu begitu kaku itu agak menyenangkan untuk …… ”

 

Lapis Lazuli menginjak kaki kananku. Tumit sepatu nya menusuk ke dalam jembatan kakiku jadi lumayan sakit, tapi sebaliknya, aku merasa senang.

 

Ya. Ini adalah Lapis Lazuli yang sama seperti biasanya. Lapis Lazuli yang sama berkepala dingin, tenang, dan akan bereaksi cukup dengan godaanku. Merasa rasa langka kelegaan dari itu, aku membongkar hal-hal favoritku pada prajurit sewaan yang menuntun kami.

 

Malam itu, kami menerima undangan untuk perjamuan dengan para pedagang budak.

Itu layak memberikan prajurit 5 emas. Orang-orang di pihak pasar mengenali kami sebagai VIP dan memberi kami undangan.

 

Aku ingin tahu apakah itu karena pesta tersebut untuk pedagang budak, tapi pertemuan tersebut agak berlebihan. Ada beberapa penjaga berdiri sebagai keamanan dan budak cantik yang melayani makanan sambil telanjang. Aku langsung berbaur dengan sekelompok pedagang dan bercakap-cakap dengan mereka.

 

Alkohol berkumpul sewajarnya. Itu jumlah yang pas bagi orang untuk menjadi mabuk. Selama malam yang ambisius semcam ini, ini adalah waktu yang paling tepat untuk mendorong orang agar mengeluarkan unek-unek mereka. Sekarang, haruskah kita memasuki masalah utamanya ……?

 

“Ini adalah pertama kalinya dalam hidupku melihat pasar budak sedemikian megahnya. Aku telah ke beberapa pasar budak sebelumnya yang skalanya lebih besar, tetapi jika kau membandingkan kualitas produk antara di sini dan di sana, mereka tidak mungkin sebanding dengan keunggulan di sini. Ini sangat indah, semuanya. Aku benar-benar terpesona. ”

“Haha. Kau terlalu tinggi menilai kami. ”

 

Para pedagang budak tertawa dengan wajah merah cerah.

Suasana hati menyemarakkan menyebar ke seluruh ruangan. Mereka semua memberi kesan positif. Bagi orang-orang yang berurusan dengan budak, sulit untuk percaya betapa tak’ berbahayanya orang-orang ini kelihatannya. Apakah mereka bahkan tidak memiliki sedikitpun rasa bersalah karena menjual budak?

 

Nah, itu mungkin bagaimana orang-orang seusia ini bertingkah laku. Ini bukan masalah yang aku harus terlibat. Revolusi harus diserahkan di tangan kaum revolusioner, dan politik harus diserahkan di tangan politisi. Itu keyakinanku. Walaupun, ada banyak orang yang punya dua pekerjaan ini sekaligus.

 

“Ada sesuatu yang aku sedikit penasaran, meskipun.”

“Apa itu? Beritahu kami.”

 

“Seperti bagaimana bunga tunggal bisa menguasai seluruh aula penuh orang, bukankah ada budak memiliki nilai tertinggi di pasar ini juga? Apa semua orang di sini dianggap sebagai bunga dari pasar ini? ”

 

Para pedagang saling memandang setelah mendengar pertanyaanku.

Tak lama setelah itu, mereka mulai membuat keributan.

 

“Tentu saja, bukankah 「Snow Elf」 yang aku tangkap dari Moskow? Aku harus menyewa tidak kurang dari 20 pemburu hanya untuk menangkapnya. Tidak perlu diragukan lagi kalau produkku adalah yang terbaik. ”

“Pfft. Jujur, tren 「Elf」 sudah berakhir. Saat ini, 「Sirens」 dan 「Mermaids」 adalah hal yang menakjubkan. Dalam hal ini, 「Sirens」 yang aku dapatkan dengan susah payah …… ”

 

“Ha! Bagaimana bisa beberapa binatang dengan sayap menyebabkan kehebohan? Ini akan menjadi meragukan jika kau bisa mendapatkan 20 emas karena mereka. Mereka mungkin menjadi spesies langka dan hal yang cocok untuk hidup di atsmofer, tetapi kau tidak bisa menyebut mereka bintang terkemuka di pasar. Itu pasti. ”

“Tidak, tentu saja kau harus menilai mereka lebih tinggi berdasarkan kelangkaan mereka. Aku benar-benar berpikir untuk meletakkan andalanku di dalam lubang dan menampilkan 「Centaur」. Jika itu seekor kuda maka wanita bangsawan akan …… ”

 

Mereka berteriak-teriak.

Argumen tentang budak yang terbaik terus berlanjut.

Setelah beberapa saat, seorang pedagang budak menunjuk ke arah seorang pemuda dan berbicara.

 

“Bagaimana denganmu, Giacomo? Aku mendengar kau benar-benar bertekad untuk mempersiapkan produk untuk kali ini.”

“…… Ini tidak sehebat seperti daftar kalian semua.”

 

Pemuda mengerutkan alisnya saat ia menjawab.

Dia adalah pemuda yang dengan tenang meminum anggur selama perjamuan. Meskipun pedagang lainnya berusaha untuk membawa perhatian kepada budaknya, dia menolak. Melihat ekspresinya yang menjadi gelap, tampak seolah-olah dia tidak senang akan sesuatu.

 

“Mengatakan itu tidak hebat! Kau cukup rendah hati! ”

“Itu benar, Giacomo. Kami tidaklah tuli, kami mendengar rumor. Kami mendengar kalau kau berhasil mendapatkan anak haram dari keluarga seorang 「Adipati」. ”

 

Pemuda tersebut membuat ekspresi pahit.

Tampaknya dia tidak nyaman akan perhatian yang terfokus kepadanya.

 

“……Aku beruntung. Itu saja.”

 

Pria itu kemudian menaikkan gelas anggurnya.

Aku diam-diam melengkungkan tepi mulutku selagi aku menatapnya.

 

Menemukannya.

 

Aku yakin orang itu adalah pedagang budak yang memiliki Laura De Farnese.

Menahan kemalasanku untuk berpartisipasi dalam perjamuan ini sangat sepadan. Dapat menemukan targetku begitu cepat. Aku sangat beruntung.

Berakting terkejut, aku menaikkan suaraku.

 

“Tunggu, semuanya. Anak haram dari keluarga 「Adipati」? Apa itu? Aku ingin mendengarnya lebih detail. ”

“Aku tidak yakin, tapi orang tersebut, Giacomo, mendapatkan barang yang cukup menakjubkan pada usia muda. Ini pertama kalinya orang itu memulai debutnya di industri pasar budak, tapi ya Tuhan, dia memperoleh sebuah produk yang menakjubkan di antara yang menakjubkan! ”

 

“Mereka mengatakan itu adalah anak haram dari kediaman 「Adipati」 Farnese.”

 

Para pedagang menjadi bersemangat dan mulai membuat keributan besar.

 

“Keluarga dari 「Adipati」. Dan bukanlah keluarga kecil, tapi keluarga Farnese! Tentu, status mereka memang jatuh ke terendah setelah kalah dalam Perang Roses terakhir, tapi tetap saja …… ”

“Yah, itu merupakan rahasia umum. Mereka mungkin tidak ingin mengalihkan tanggung jawab atas kekalahan mereka ke salah satu ahli waris mereka yang sebenarnya. Jadi mereka menjual anak haram mereka sebagai kesepakatan. Meskipun, ini hanya spekulasi. ”

 

“Bukankah itu menjadi spekulasi yang tepat? Kemungkinan lain yang memungkinkan …… Nona itu terpilih sebagai kambing hitam untuk keluarganya. ”

 

Seseorang mendecakkan lidah mereka.

 

“Orang-orang yang keluar sebagai teratas setelah Perang Roses merasa senang mereka bisa mempermalukan keluarga Farnese, dan keluarga Farnese merasa senang mereka mampu menurunkan kerugian mereka se-minimum mungkin.”

“Jika kau perhatikan dengan teliti, para bangsawan lebih baik dalam hal bisnis daripada kita. Keke. Orang-orang yang berada di puncak benar-benar tahu selera mereka. ”

 

“Selain itu, mereka mengatakan kalau ‘itu’ bukan lahlelucon.”

 

Seorang pedagang mengagtakannya sambil mengunyah kaki ayam.

Aku meletakkan ekspresi terpesona pada wajahku.

 

“Apa yang kau maksud dengan ‘itu’?”

“Itu, aku membicarakan tentang itu. Wajah dan tubuhnya begitu …… kuuh! ”

 

Pedagang tersebut tertawa jahat. Saus cokelat lengket melumuri seluruh jari-jarinya. Para pedagang lain setuju secara antusias.

 

“Aku mendengar rumor juga. Kalau dia adalah putri terkurung dari Farnese! ”

“Ya. Itu karena dia adalah seorang wanita cantik yang tiada taranya, mereka takut hal itu akan menyebabkan gangguan dalam kerajaan. Itu sebabnya 「Adipati」 sengaja menyembunyikannya di bagian terdalam di rumah sehingga tidak ada yang bisa melihatnya. ”

 

“Yah, jujur, itu mungkin rumor palsu.”

 

Para pedagang mengangkat bahu.

 

“bagaimanapun kau melihatnya, mereka mungkin menyembunyikannya karena mereka malu …… Tapi apa itu penting? Hanya dengan fakta kalau berbagai rumor tentangnya lah yang membuat istimewa. Rumor menaikkan nilai produk, lagipula. ”

“Mm. Aku rasa itu benar. Sebagai permulaan, dia dari salah satu keluarga yang paling agung di kerajaan …… ”

 

“Sekali beredar rumor kalau dia adalah gadis yang paling tercantik di benua.”

“Dan dia di usia matang 16!”

 

Para pedagang pecah dalam tawa secara bersamaan.

Satu-satunya orang yang tidak dapat mengikuti suasana adalah sang pemuda. Dia mempertahankan wajah tegasnya.

 

“…… Maaf aku akan pergi lebih dulu. Selamat malam.”

 

Pria itu berdiri dari meja dan secara santai berjalan keluar.

Para pedagang lainnya menyalaminya balik, tapi pemuda tersebut menerimanya acuh tak acuh. Ini akan sulit untuk melihat hal itu sebagai tindakan yang positif. Setelah pemuda tersebut pergi, para pedagang lainnya langsung menyuarakan pendapat mereka.

 

“Bukankah dia bertindak sedikit angkuh? Kita mengundang semuanya dari perdagangan yang sama seperti ini sehingga kita bisa mengenal rekan-rekan kita lebih baik, tetapi jika ia berperilaku seperti itu …… ”

“Dia benar-benar tidak punya sopan santun. Dia hanya berjalan sembarangan dengan mengandalkan reputasi ayahnya. Semua pemuda seperti itu saat ini. ”

 

Tampaknya cara para pemuda berperilaku di dunia ini dan di dunia asliku sama.

Aku memasang senyuman dan berdiri.

 

“Aku ingin melihat-lihat pasar di pagi hari, jadi aku akan kembali ke tempatku untuk hari ini. Semuanya, semoga memliki malam yang menyenangkan. ”

“Ooh. Tidur nyenyak.”

 

Setelah menerima perpisahan dari para pedagang, aku berjalan keluar dari ruang perjamuan. Setelah memerintahkan Lala untuk pergi ke luar pasar dan mempersiapkan diri untuk situasi apa pun, aku mengejar pemuda sendirian. Belum pergi terlalu jauh, rupa sang pemuda berjalan melalui pasar sendirian mulai terlihat.

 

“Tuan Giacomo. Tuan Giacomo! ”

“Ya……?”

 

Anak muda tersebut berbalik untuk memandangku.

Dia memiliki mata yang terlihat seolah-olah ia melihat orang yang mencurigakan.

Aku meletakkan senyum lebar di wajahku.

 

“Apakah kau, mungkin, ingin berbagi percakapan dengan diriku sendiri?”

 

Mari kita melunakkan hati pemula ini.

 

 

 

 

 

 

▯Methoranum Peddler, Slaver Merchant, Giacomo Petrarch

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 9, Hari 10

Kerajaan Sardinia, Pasar Budak Pavia

 

Di salah satu sudut area pasar, aku minum bir dengan penjual yang aneh.

Itu aneh. Aku tidak bisa mengingat bagaimana aku berakhir minum seperti ini. Ini seperti aku dihipnotis. Nah, ada hari-hari dalam hidupmu di mana kau hanya merenung ……

 

“Aku hanya memberitahu hal ini kepadamu, Tuan Giacomo.”

 

Pria aneh di depanku membuat senyum pahit.

 

“Terus terang, tindakan menjual dan membeli budak tidak menyenangkan bagiku. Rasanya seperti aku melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. ”

“Apakah begitu? Aku kira begitu juga. ”

 

Aku dengan senang hati menanggapi permyatannya. Ini dia. Itu karena karakteristik pria ini, yang secara alami membuat kami mulai minum bersama-sama. Aku ingin tahu apakah itu kebetulan atau murni keberuntungan, tetapi kecocokkan antara pria di depanku dan diriku mengejutkannya cukup bagus.

 

“Awalnya, aku tidak ingin menjadi sesuatu seperti pedagang budak. Namun, ayahku mendesakku ke dalamnya. Dia mengatakan jika aku ingin menjadi seorang pedagang berpengalaman dengan cepat, maka tidak ada pekerjaan yang lebih baik daripada pedagang budak …… ”

“Kau memiliki ayah yang baik. Tapi, ada banyak hal di dunia ini yang lebih berharga dari menjadi seorang yang berpengalaman. Itu akan menyenangkan jika ayahmu menyadarinya. ”

 

“Itu yang aku katakan!”

 

Astaga, aku tidak sengaja meningkatkan suaraku.

Tapi itu tidaklah aneh. Ini adalah pertama kalinya aku bertemu seseorang yang berhubungan denganku begitu baik, dan di tengah pasar budak. Bukankah ini pertemuan yang cukup aneh?

 

“Ayahku terlalu terikat pada uang. Ya, pekerjaan pedagang untuk membuat uang dan transportasi barang. Aku tidak masalah dengan itu …… Tapi, bukannya budak juga manusia? Entah itu 「Manusia」, 「Elf」, atau 「Sirens」 …… memperlakukan mereka seperti pameran …… ”

“Aku mengerti. Ah, aku melihat gelasmu kosong. Ini, ambil gelas yang lain. ”

 

“Terima kasih……”

 

Aku meneguk anggur yang orang tersebut tuangkan. Aku merasa meningkatnya mabuk sangat menyenangkan. Sepertinya aku benar-benar membutuhkan orang yang aku bisa ajak bicara secara terbuka. Rasanya seperti aku sedang minum lebih berat dari biasanya, tapi itu tak’ apa. Ini dalam jangkauan yang dapat diterima olehku.

Dan dengan demikian, waktu mengalir. Sebelum aku mengetahuinya, aku mendapatkan diriku membimbing pria tersebut ke tempat tinggalku di atas panggung. …… Hah, kenapa aku membawanya ke sini?

 

“Betapa mengagumkannya. Menahan diri untuk menempatkan rantai pada sebagian besar budakmu, perhatian yang cukup manusiawi untuk mereka. ”

 

Pria itu memandang dengan kekaguman pada budak yang ada di kereta.

 

Aah, benar juga. Aku ingat sekarang. Dia bertanya apakah ia bisa melihat-lihat budakku dan aku dengan senang hati menerima permintaan tersebut. Meskipun kau tidak diizinkan untuk membawa tamu ke daerah ini …… Ini tidak terlalu menjadi masalah, kan? orang ini bukanlah tamu sederhana, ia adalah temanku.

Sekarang aku berpikir tentang hal tersebut, siapa namanya?

 

“Mayoritas orang hanya berbicara tentang hal tersebut tetapi tidak pernah mencobanya sendiri. Kau berbeda, Giacomo. Kau benar-benar memperlakukan budakmu dengan kehangatan. Aku dapat melihat dengan mataku sendiri. Ini baik sekali. ”

“Ahaha, kau melebih-lebihkan.”

 

Oh baiklah, sesuatu seperti nama tidaklah penting. Bagian yang paling penting ketika menilai seseorang adalah dengan kepribadian mereka. Orang ini dapat dipercaya. Dia memiliki kepribadian yang baik.

 

“Kecuali, aku tidak berpikir setiap budak akan puas.”

“Maaf?”

 

Apa yang dia bicarakan?

Mungkin tidak menyombongkan diri, tetapi menurutku, tidak ada pedagang lain yang menunjukkan kepedulian terhadap budak mereka sebanyak seperti yang aku lakukan. Aku secara teratur memberi makan mereka dua kali sehari, dan tentu saja, para budak menyukaiku juga. Tetapi untuk mengatakan kalau mereka tidak puas ……

 

“Astaga, betapa kasarnya diriku. Aku hanya berpikir ketika dalam perspektif budak ‘. ”

 

Pria itu tersenyum lembut.

 

“Sebelum ditangkap oleh kita, bukankah budak tersebut hidup lebih damai? Mereka pasti bisa bergerak bebas dan menjalani hidup mereka dengan keinginan mereka. Aku merasa kalau mereka pasti masih memiliki beberapa ketidakpuasan bahkan jika mereka menerima makanan mereka tepat waktu. ”

“Bayangkan dalam perspektif budak ……”

 

Itu mengejutkan. Aku tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya.

Aku orang merdeka dan mereka budak. Kami jelas berbeda. Tidak ada alasan bagiku untuk memaksa pikiranku sendiri ke mereka ketika mereka benar-benar berbeda dari diriku sendiri. Tapi aku telah menganggapnya seperti itu ……

 

Kalau itu lebih dari cukup untuk memperlakukan mereka dengan hanya sedikit sedikit perhatian. Berpikir dalam perspektif budak? Apakah itu memungkinkan? Bukankah itu cara berpikir idealis yang berlebihan ……?

 

“Bagaimana?”

 

Selagi aku menerima kejutan dari kata-kata pria itu, ia melemparkan pertanyaan kepadaku.

Aku tersentak khawatir. Apa yang kita bicarakan? Aku tidak bisa mengingat isi percakapan kami. Kepalaku pusing sejak beberapa waktu lalu.

 

“Apa itu ……?”

“Aku mengacu pada Nona Farnese. Apakah kau sudah lupa? ”

 

Farnese? Apakah ia berbicara tentang Nona Laura De Farnese?

Tidak, karena keluarganya dicabut gelar bangsawan mereka, aku tidak bisa memanggilnya dengan menggunakan nama keluarga lagi. Tapi aku tidak bisa ingat dengan jelas jika kita benar-benar memiliki percakapan semacam itu. Astaga, aku pikir aku minum terlalu banyak.

 

Pria itu dengan tenang menjelaskan.

 

“Bukankah aku bertanya apakah Nona Farnese puas dengan hidupnya sebagai budak? Setelah aku mengatakannya, kau, Tuan Giacomo, mengatakan kalau kau secara pribadi akan menunjukkan kepadaku. ”

“Ah. Betul. Itu benar …… aku lupa. ”

 

Aku masih tidak merasa yakin ketika aku menanggapinya.

Nona Farnese adalah barang berharga dari kualitas tertinggi. Untuk mencegah pencuri dari mencuri, aku telah menyembunyikan dirinya di bagian terdalam dari tempatku. Bahkan jika ia adalah temanku, aku tidak bisa menunjukkan kepadanya begitu saja. Aku mulai menyesal. Bagaimana aku bisa membuat janji yang tidak bertanggung jawab ……

 

Pihak lain langsung menyadari ekspresiku dan berbicara.

 

“Aku mengerti. Tampaknya kau sangat tidak menyetujui untuk menunjukkan kepadaku. ”

“Tidak, sebenarnya.”

 

“Tak’ apa. Kumohon jangan merasakan tekanan apapun dari ini. Aku hanya menyarankan ini dengan sukacita. Aku hanya ingin tahu bagaimana kau benar-benar menangani budakmu, dan bagaimana budakmu dengan tulus rasakan terhadapmu. ”

 

Pria itu tersenyum pahit dan bergumam.

 

“Aku lah orang yang seharusnya meminta maaf. Karena rasa ingin tahuku, aku malah memaksa Tuan Giacomo ke dalam situasi yang sulit. Mari kita kembali ke bar. ”

“Ah……”

 

Setelah melihat ekspresi sedih pria tersebut, sebuah rasa bersalah yang tak terlukiskan membekas di dadaku. Itulah. Pihak lain cuma meminta sesuatu dariku sementara memikirkan diriku sebagai teman. Tapi apa yang aku lakukan?

 

Pada akhirnya, bukannya aku memperlakukan dia seperti orang asing? Apa yang membuat aku berbeda dari orang-orang di ruang perjamuan yang mencambung budak mereka? Aku adalah yang terburuk. Jika mereka pedagang adalah penjahatnya, maka aku tidak lebih dari seorang munafik belaka.

 

“……Tidak. Mohon tunggu. Aku akan memandumu ke tempat Nona Farnese berada. ”

“Maaf?”

 

Pria itu mengedipkan matanya karena terkejut.

 

“Apakah itu tidak apa-apa?”

“Tentu saja. Tidak ada masalah jika kita hanya melihatnya dan kembali. Untungnya, Nona Farnese tidak tidur di malam hari, jadi tidak masalah untuk mengunjunginya sekarang. ”

 

“…… Tuan Giacomo. Jika kau merasa terbebani dari permintaanku, maka kau dapat menolak kapan saja. ”

 

Pria itu menatapku khawatir.

 

“Ini mungkin hanya beberapa jam sejak kita bertemu, Tuan Giacomo, tapi aku merasa persahabatan diantara kita. Aku tidak ingin membebani seorang teman. ”

 

Aku terharu oleh perhatiannya. Aku mengatakan kepadanya kalau tidak masalah, tapi pria itu masih perhatian terhadapku dan berusaha untuk menolak. Apa yang telah aku ragukan di depan orang baik hati seperti dia!

Senyum terbentuk secara alami di bibirku; sentuhan kecemasan yang tersisa di dadaku telah mencair seperti salju.

 

“Tidak, tidak apa-apa. Aku sendiri, juga ingin mendengar pendapat Nona Farnese. Jika mungkin, aku ingin memintamu untuk menemuinya denganku. Jika memungkinkan bagiku untuk berpikir saat dalam posisi budak …… hal-hal yang kurang dariku sampai sekarang. Aku ingin membicarakan hal ini denganmu. ”

“……”

 

Mata pria tersebut melebar.

Sampai akhirnya, dia tersenyum. Itu adalah senyum yang sangat lembut.

 

“Giacomo. Kau tahu bagaimana menghormati orang lain. Itu adalah kemampuan berharga yang datang dari hatimu. Itu bukan sesuatu yang sembarangan orang bisa pelajari. Aku benar-benar menghormatimu. ”

 

Aku kehabisan kata-kata dari pujian langsung nya.

Meskipun aku tidak bisa mengatakan apa-apa dan mulutku tergantung menganga, pria tersebut hanya tersenyum padaku. Seolah-olah ia mengatakan kalau dia mengerti segala sesuatunya tentangku…… bukan, itu seolah-olah ia mengerti jumlah apresiasi yang aku inginkan dari dunia, senyum semacam itu.

 

“Ah, juga uh. Kau tahu.”

“Ya.”

 

Pria itu menyeringai.

 

“Silakan, Tuan Giacomo.”

“Itu…… K-Ke sini. Silakan ikuti aku.”

 

Merasa malu, kata-kata tidak keluar dengan baik.

Entah mengapa, aku merasa terlalu malu untuk menatap wajahnya. Ya, itu karena aku mabuk. Emosiku akan kacau karena mabuk. Tidak ada alasan lain di luar itu. Tidak sama sekali. Sungguh.

 

Kepalaku perlahan menjadi lebih pusing. Itu menjadi sulit untuk menjaga diri tetap stabil. Bahkan jika aku mencoba untuk mengabaikannya sementara menganggapnya sebagai imajinasiku, pandanganku berdenyut-denyut terlalu banyak. Itu aneh. Aku seharusnya tidak selemah ini terhadap alkohol.

 

“Ti-Tinggal sedikit lagi.”

 

Kata-kataku mulai menjadi tidak wajar. Kesadaranku dengan cepat menjauh.

 

“Tinggal sedikit lagi dan sel yang Nona dikurung ……”

“Tidak apa-apa, Giacomo.”

 

Pria tersebut dengan lembut mendukungku, yang bergoyang ke kiri dan kanan.

Setelah aku menyandarkan kepalaku pada tubuhnya, semua kekuatanku meninggalkan tubuhku.

 

Sementara mataku mulai menutup perlahan, aku bisa mendengar suara pria tersebut.

 

“Tampaknya kau minum terlalu banyak malam ini. Aku akan bertanggung jawab dan membawa Tuan Giacomo kembali ke tempat tinggalmu. Itu sebabnya, silakan beristirahat. ”

 

Sebuah suara yang terdengar seperti lagu pengantar tidur dari ibu.

Merasa kenyamanan dari itu, aku memejamkan mata.

 

Meskipun faktanya dalam kepalaku semuanya kacau, ada satu kenyataan yang aku yakini. Aku telah mendapatkan persahabatan yang akan berlangsung selamanya ……

 

 

 

 

 

 

 

 

 

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 9, Hari 10

Kerajaan Sardinia, Pasar Budak Pavia

 

Lalu, betapa mudahnya.

Aku meletakkan pemuda tersebut di lantai dan tersenyum masam.

 

“Kau seharusnya tidak mempercayai orang sepertiku begitu mudahnya, teman.”

 

Aku telah susah payah menaklukkan anak muda ini yang tampaknya berusia sekitar 19 tahun. Aku cukup memujinya, tapi dia menjadi bersemangat dengan sendirinya. Itu sangat mudah itu konyol. Apakah itu berkat bakatku, atau apakah karena orang sangat polos sebagai pedagang ……?

 

Tentu saja, jawabannya karena aku berbakat.

Aku sangat tahu dengan baik.

 

Jika aku berbicara secara rendah hati maka itu hanya karena etika.

Tambahan, afeksinya naik dengan jumlah yang mengagumkan.

 

Kami hanya menghabiskan 2 jam minum bersama-sama, tapi poin afeksinya telah menembak melewati 10, tembus melalui 20-an, dan terakhir mencapai 30-an. Meskipun demikian, afeksi Lapis Lazuli masih di 10. Kenapa aku menerima afeksi lebih dari laki-laki daripada aku melakukannya pada perempuan? Ini pasti menjadi akhir dari dunia.

 

“Status.”

 

Setelah menggumamkan kata di bawah napas, muncul hologram di hadapanku.

Suatu jenis jendela status yang hanya muncul jika afeksi lebih dari 20.

 

Nama: Giacomo Petrarch

Ras: Manusia

Pekerjaan: Pedagang (E)

Reputasi: Sebelumnya Sarjana Gagal

 

Kepemimpinan: F   Kekuatan: F    Kecerdasaan: E

Politik: F   Charm: C   Teknik: F

 

Afeksi: 32

 

Keadaan Mental saat ini: ‘Teman ……’

 

 

Betapa menggemaskannya sifatnya.

Dalam arti tertentu, bukan gadis seperti Lapis Lazuli, yang tujuannya bahkan aku tidak bisa mengerti, orang seperti ini jauh lebih memuaskan.

 

Sebuah tipe orang yang melakukan terbaik untuk menghormati orang lain, meskipun berpikiran pendek dan sedikit naif.

Kebanyakan orang mungkin mengejek orang semacam ini sebagai lawan enteng.

 

Tapi setidaknya, aku tidak.

Jika ada, aku sedikit iri pada mereka.

 

…… Karena aku tidak pernah bisa menjadi seperti mereka.

 

“Anggap saja ini sebagai tertangkap oleh orang busuk.”

 

Aku mencari melalui mantel Giacomo sampai tanganku mendapatkan sekelompok kunci.

Kunci membuat gemerincing logam selagi aku menariknya keluar. Kunci untuk sel Laura De Farnese kemungkinan besar di antaranya.

 

Mencuri itu salah? Terima kasih. Aku adalah orang jahat, jadi aku melakukan sesuatu seperti mencuri biasanya.

Aku menjual sesuatu seperti ‘rasa bersalah’ sejak lama.

 

Semasa hidupku, aku menyadari kalau kebutuhan untuk membawa sesuatu seperti itu tidaklah ada.

Aku tidak yakin apa itu masokis, yang menikmati menerima rasa sakit, akan berpikir. Sebagai sadis yang sehat dan masuk akal, aku tidak termasuk.

 

“Mmmm ……”

 

Giacomo Petrich mengeluarkan suara saat sedang tidur.

Karena aku telah mencampur bir dengan pil tidur yang agak kuat, ia akan mendengkur seperti itu untuk sementara waktu.

 

Aku menepuk kepala Giacomo.

 

“Tidur nyenyak. Laura De Farnese adalah seorang individu yang terlalu berharga untuk seseorang yang baik hati seperti mu untuk ditangani. Yang harus kau lakukan adalah mimpi dengan gembira dan menyerahkannya kepadaku. ”

“……”

 

“Ini akan lebih bermanfaat bagi Laura De Farnese, bagimu, dan bagiku. Kau tidak melakukan kesalahan. ”

 

Aku ingin tahu apakah dia bisa mendengar kata-kata dariku selagi tidak sadarkan diri.

Wajah Giacomo Petrich perlahan-lahan menjadi rileks.

 

Suara napas dalam-dalam mengalir di antara bibirnya.

Bagus.

 

Anak manis telah menutup matanya.

Sudah tiba saatnya bagi individu yang sepenuhnya menyimpang mengendap-endap di sekitar seperti hantu di malam hari.

 

Memegang kunci di tanganku, aku berjalan ke depan. Tempat tujuanku segera terlihat. Antara dua kereta kayu  ada sebuah kurungan besi.

Cahaya bulan lembut menyinarinya.

 

Meskipun jeruji besi bermandikan di bawah sinar bulan, itu tidak bersinar namun malah lebih jauh ke dalam kegelapan sebagai gantinya. Seolah-olah itu menolak apa pun dari luar untuk mendekatinya, bahkan luminesensi belaka.

 

Ada hal yang terpisah sedang disinari oleh cahaya. Itu bukanlah kurungannya, melainkan gadis yang terperangkap di dalamnya.

Gadis itu mengenakan kain kotor mirip dengan apa yang pengemis pakai. Pasti sudah beberapa hari sejak dia mandi, karena ada kotor yang melumuri kulitnya di sana-sini.

 

Dan kemudian, bulan di langit malam tertutup awan beberapa saat sedikit sebelum muncul kembali sekali lagi. Cahaya bulan menyinari kulit gadis itu lagi membuatnya bersinar terang.

 

“……”

 

Aku tak’ sengaja menahan napas.

Siapa pun yang datang, mereka semua akan terpesona akan kecantikan gadis ini.

 

Namun, alasan kenapa aku menahan napas untuk sekejap itu bukan karena kecantikan gadis ini. Sesuatu yang sama sekali berbeda telah mengharukanku secara emosional.

 

—Sang Gadis budak sedang membaca buku.

 

Di tengah kurungan suram tak’ terhingga ini.

Menggunakan bulan sebagai satu-satunya sumber cahaya.

 

Dengan sebuah buku tebal terbuka lebar di lantai dekatnya, dia dengan tenang membalik halaman dengan tangannya yang lelas.

Ada sesuatu yang menakjubkan tentang pemandangan yang luar biasa ini.

 

Kalau orang bertanya mengapa, itu karena benar-benar tidak ada yang bisa menghalanginya.

Ini mungkin pertama kalinya aku melihat dia, tapi aku langsung mengerti segalanya.

 

Aib dan rasa malu dari jatuh dari bangsawan dan menjadi budak, jumlah tak terhitung orang telah memukuli dan melemparkan kekerasan pada gadis ini, keputusasaan dan kesedihan karena menjadi yang terbuang oleh orang tuanya sendiri. Bermacam-macam perasaan telah benar-benar tidak berpengaruh pada dirinya sekarang.

 

Dia sudah selesai menjadi manusia.

Tertutup.

Dalam kegelapan.

 

“……”

 

Aku mendekati kurungan dengan langkah-langkah bising.

Meski telah sengaja membuat langkahku bergema, gadis itu tidak mengangkat kepalanya.

 

Dia hanya memandang ke bawah tanpa ekspresi di wajahnya.

Apakah ia terlalu fokus pada buku tersebut dia tidak bisa mendengar apapun dari luar?

 

Aku melangkah di antara bulan dan gadis.

Sebuah bayangan gelap membayangi di atasnya. Sekarang, untuk pertama kalinya, gadis itu perlahan mengangkat kepalanya untuk mencocokkan pandanganku, dengan mata yang kekurangan bahkan jumlah terkecil cahayanya.

 

Laura De Farnese.

 

Manusia yang melawan pahlawan dan mengubah benua menjadi lautan darah.

Gadis yang ditinggalkan oleh keluarganya dan dunia, aku berbicara.

 

“—Namaku adalah Dantalian, Demon Lord peringkat ke-71.”

 

Tanpa kepura-puraan apapun.

Trik picik tidak akan berhasil terhadap orang-orang dengan mata seperti itu.

Selalu terus terang dan jujur, itu adalah metode membujuk terbaik dalam situasi semacam ini.

 

“De Farnese. Aku datang ke sini untuk mendapatkanmu. ”

“……”

 

“Aku kaya raya. Jadi aku dapat dengan mudah membelimu di pelelangan budak setiap kali aku menginginkannya. 「Witch」 ku dan pasukan militer bersembunyi menunggu di sekitar pasar ini, jadi mengambil mu pergi dengan paksa juga sepenuhnya memungkinkan. ”

 

Itu tidak bohong.

Pada saat ini, Lapis Lazuli kemungkinan mempersiapkan untuk memulai serangan di pinggiran pasar. 「Berbere Sisters」bersamanya. Pasukanku sedang menunggu perintah.

 

11 「Witch」 dari kelas tertinggi, dan 9 tentara dari kelas tertinggi.

 

Pertahanan pasar budak ini relatif kokoh, tapi itu masih tidak lebih dari 70 penjaga. Memanfaatkan kekuatan 「Witch」, kita bisa dengan mudahnya mengubah mereka semua menjadi daging panggang. Menyambar Laura De Farnese pergi dan menghilang dengan santai itu tidak sulit.

 

Jika aku memberikan perintah maka itu sederhana.

Meskipun begitu.

 

“Tapi aku ingin diakui olehmu.”

 

Aku ingin meninggalkan hal tersebut sebagai upaya terakhir.

 

 

“Bukan dengan kekayaan atau dengan kekerasan. Semata-mata dari orang ke orang, aku ingin diterima olehmu. Silahkan menilaiku dengan mata surammu. Tentukan apakah aku memiliki kemampuan untuk membawamu. Evaluasilah diriku secara faktual. ”

“……”

 

“Dapatkah kau memperbolehkanku mengambil kesempatan untuk mengikuti tesmu?”

 

Sebuah keheningan menimpa kami.

Gadis itu menatap kosong ke arahku.

 

Kami tidak menghindari tatapan satu sama lain. Sampai awan ketiga menutupi bulan, waktu mengalir dengan tenang.

Gadis itu menggerakkan bibirnya.

 

“—Berhenti menghalangi cahaya bulan dan minggirlah.”

 

Itu adalah suara anorganik.

Seperti mesin secara tidak wajar mencoba untuk meniru suara manusia.

 

Namun, aku mengangguk.

Di lokasi ini, gadis ini telah sempurna mendirikan kerajaannya sendiri. Buku adalah segalanya baginya. Jadi, tindakan menutupi cahaya berarti aku menyerang kerajaannya. Aku segera memenuhi permintaan Nona Farnese dan melangkah sedikit ke samping.

 

Nona Farnese mengangguk.

 

“Saya sampaikan terima kasih. Anda adalah orang yang ramah. ”

“Menghormati daerah lain adalah dasar, lagipula. Bahkan jika kau menjadi pengikutku, aku akan selalu menghormati kehendakmu seperti yang telah aku lakukan sekarang. ”

 

“Pengikut?”

 

Nona Farnese memiringkan kepalanya.

 

“Tidak mengklaim sebagai budak seks, tetapi sebagai seorang hamba?”

“Ya. Jika aku ingin memperlakukanmu seperti seorang budak, maka aku akan membelimu dengan emas atau melakukan tindakan secara kekerasan. Tapi aku menilai kekayaan dan kekuasaan tidak diperlukan untuk membujukmu. Laura De Farnese. Aku hanya ingin mendapatkanmu. ”

 

“Jika itu barusan pengakuan cinta, maka nona muda ini pasti sangat terpesona.”

 

Nona Farnese meletakkan tangannya di dagunya.

Sepertinya, Laura De Farnese telah berbicara dalam 4 bahasa yang berbeda. 「Sardinia」, 「Habsburgian」, 「Franconian」, dan 「Helasian Kuno」. Itu bukan sekedar percakapan sederhana. Dia sedang mengujiku seberapa jauh aku bisa bersaing dengannya.

 

Aku dengan mudahnya lulus ujian dasarnya. Tidak peduli di mana aku berada, jika itu melibatkan bahasa maka aku tidak bisa dikalahkan. Jika ada, aku memang agak percaya diri tentang itu adalah keahlianku.

Dari poin ini adalah acara utamanya.

 

“Saya jujur ​​bersyukur untuk penawaran Anda. Satu-satunya nasib yang tersisa lainnya untuk wanita muda ini kemungkinan dijual ke bangsawan kaya dan menjalani hidup sebagai alat untuk melampiaskan seksual. ”

“Aah. Itu benar.”

 

Karena informasi yang aku peroleh dari 「Dungeon Attack」, aku memiliki gambaran umum tentang nasib Laura De Farnese. Sepertinya tidak menjadi masalah untuk menyebutkan peristiwa di masa depan secara singkat di sini.

 

“Orang yang akan membelimu pada pelelangan adalah Pangeran(mean;Count) Roswell dari Kerajaan Brittany. Secara publik, ia dipuji sebagai seorang pria dengan kepribadian yang mulia, tetapi sebenarnya, dia adalah mesum yang sadis. ”

“Hou.”

 

Apakah aku menyinggung rasa ingin tahunya? Nona Farnese menunjukkan respon tertarik. Meskipun, matanya masih redup.

 

“Ceritakan lebih detail.”

“Dengan senang hati. Pangeran Roswell menganggap mengunci bangsawan jatuh, seperti kau, di ruang penyiksaan bawah tanah sebagai kegembiraan dalam hidup. Karena preferensinya yang begitu luas, ia menikmati hal-hal dari lilin penyiksaan sampai amputasi. ”

“Amputasi? Apa itu?”

 

“Ada banyak jenis orang aneh di dunia, Nona De Farnese.”

 

Aku tersenyum lembut.

 

“Di antara mereka, ada tipe orang yang mendapatkan keinginan duniawi pada wanita dengan kaki dan tangan mereka dipotong.”

 

Aku selalu merasa puas setiap kali aku bisa mengungkapkan kenyataan kejam ke seorang gadis yang bodoh tentang dunia. Kau bisa mengatakan itu terasa seperti aku membantu sedikit dalam pendidikan anak tersebut.

Aku seorang yang bersahabat, lagipula.

 

“Jika kau dijual pada Pangeran Roswell, maka tidak diragukan lagi kau akan diperkosa di sel penjara, di mana bahkan sinar matahari tidak dapat mencapainya, selama 10 tahun. Jika kau beruntung, maka kau mungkin mengalami aborsi beberapa kali juga. ”

“Itu memang individu terburuk untuk menjadi budak. Aku bisa bertahan disiksa oleh lilin, tapi wanita muda ini tidak berpikir dia mungkin bisa tahan jika anggota tubuhnya terputus. ”

 

“Apakah karena kau tidak akan dapat membaca buku?”

“Ya. Aku tidak akan dapat membaca buku tanpa anggota badanku. ”

 

Nona Farnese menjawabnya serius.

Aku berasumsi dia adalah jenis gadis seperti ini.

 

“Tapi, oh Demon Lord. Ini agak sulit untuk percaya kalau Anda berencana untuk menggunakan wanita muda ini untuk sesuatu selain budak seks. Seperti yang Anda lihat, wanita muda ini cukup cantik. Bahkan jika Anda mengambil diriku sebagai seorang hamba, bagaimana wanita muda ini bisa menjadi yakin kalau Anda tidak akan terpikat oleh penampilan wanita ini di kemudian hari dan memperkosanya? ”

 

Anak gadis yang mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal seperti itu seperti itu normal.

Menjadi sedikit tertunda, aku mengerutkan alisku.

 

“……Kau. Apakah kau, mungkin, sering mendengar dari orang lain kalau kau sangat sombong? ”

“Maaf. Aku hanya mengevaluasi kecantikan saya sendiri secara objektif. Selama hidup saya, 4 kali dari ayah saya sendiri, 11 kali dari saudara tiri laki-laki saya, dan 2 kali dari saudara tiri perempuan saya, wanita muda ini hampir diperkosa oleh mereka. Kecantikan wanita ini sudah pasti luar biasa. Hal ini sangat disayangkan. ”

 

“Apa? Kau hampir diperkosa oleh saudara tiri perempuanmu? ”

 

Bahkan Demon Lord terkejut akan hal ini.

Nona Farnese berbicara blak-blakan.

 

“Ada banyak jenis orang aneh di dunia, oh Demon Lord. Di antara mereka adalah perempuan yang merasa keinginan duniawi bagi orang-orang yang sesamanya. Ditambah, ada juga wanita yang memiliki keinginan hubungan bagi orang-orang dari darah yang sama. ”

 

Kalimatnya memiliki irama yang sama persis seperti apa yang telah aku katakan sebelumnya ketika mencoba untuk pamer. Itu serang balik kepadaku karena telah berperilaku seperti orang dewasa.

Aku tidak sengaja mengagumi kecerdasan gadis ini.

 

“……Mengesankan.”

“Anda tidak perlu memuja wanita muda ini, karena wanita muda ini bertemu dengan kejeniusannya ketika ia berusia 6 tahun.”

 

“Oh, benarkah? Kebetulan sekali. Waktu aku menyadari aku adalah anak ajaib itu pada usia 6 juga. ”

“Mm, begitu? Wanita muda ini harus menambahkan bahwa ia telah menyadari keunggulan dirinya sendiri dalam kecerdasan setelah menyaksikan kedua adiknya berjuang untuk menguasai satu geometri bahkan setelah usia 10. ”

 

“Aku menjadi memiliki kesadaran diri setelah melihat adik tiriku tidak dapat mempelajari lebih dari 2 bahasa pada usia 5.”

“Aah. Itu tentu sulit untuk memahami mengapa orang susah payah dengan bahasa asing. Bukankah Anda secara alami menguasai bahasa setelah mendengarkan itu selama setengah tahun? ”

 

“Justru itu. Itu adalah sesuatu yang aku tidak bisa mengerti. ”

“Setiap kali wanita muda ini melihat sekelompok orang kebingungan tentang kebenaran paling sederhana, ketika wanita ini merasa sedih dan kasihan bagi mereka, pada saat yang sama wanita muda ini merasa lebih curiga. Bagaimana mereka bisa hidup selama ini lama dengan kepala seperti iyu? Jika wanita muda ini berada di posisi mereka, wanita muda ini akan segera membunuh dirinya sendiri. ”

 

“Mayoritas orang dilahirkan menyedihkan. Mau gimana lagi. Tidak ada pilihan lain tetapi untuk orang-orang seperti kita dengan sopan mengajarkan mereka apa kecerdasan dan etika itu. ”

“Oh Demon Lord. Bukankah itu tugas yang membosankan? ”

 

“Hal ini sangat membosankan. Namun, meskipun begitu, kita masih bagian dari komunitas yang berada di dunia ini. Sesekali saja, kita perlu mengetahui bagaimana untuk mengorbankan diri kita sendiri demi tujuan yangbaik. ”

“Dengan ‘sesekali saja’, maksud Anda sekali dalam seumur hidup?”

 

“Jika sebanyak itu maka itu lebih dari cukup—”

 

Ah!

Aku tanpa sadar terserap ke dalam percakapan.

 

Ekspresi yang aku telah sengaja kenakan mulai redup.

Kecocokan antara aku dan gadis ini sangat bagus di luar bayangan.

 

“Oh, benar. Terlebih lagi, wanita muda ini kadang-kadang tidak berbicara dan masuk ke dalam dunianya sendiri selama satu minggu. Jika kita menghabiskan waktu bersama-sama, maka silakan pertimbangkan hal ini. ”

“Ah, aku juga kadang-kadang menutup diri di tempat tidur dan menolak untuk keluar selama 4 hari sesekali. Pada saat itu, aku berharap kau akan menghormati kehidupan pribadiku. ”

 

“Tentu saja. Juga, wanita muda ini cenderung bermain biola dengan sangat keras. Selain itu, ada saat wanita muda ini akan terdorong oleh antusiasme dan mulai bernyanyi juga. Jadi jika Anda hidup dengan wanita muda ini, maka Anda harus mempertimbangkan ini juga. ”

“Biola adalah kesenangan hidup.”

 

Aku mengangguk dengan sungguh-sungguh.

 

“Oh, Anda pikir begitu?”

“Melodi dari sebuah harpsichord mengalir terlalu kaku, sehingga memberikan perasaan mekanik yang kuat. Tapi bukankah biola mengungkapkan getaran hebat akan kehidupan? Musik adalah getaran, dan tidak ada selain getaran. Oboe cukup mengagumkan juga, tetapi jika kau membandingkan keduanya, maka biola masih akan berada di atas. ”

 

“Wanita muda ini setuju sepenuhnya.”

 

“……”

“……”

 

Kami saling menatap.

Hati-hati aku membuka mulut.

 

“Katakan. Aku tidak yakin apakah itu salah paham, tapi …… ”

“Mm?”

 

“Aku tidak yakin kenapa, tapi rasanya seperti kau dan aku dapat rukun cukup damai.”

“Kebetulan yang aneh. Wanita muda ini berbagi pendapat yang sama. ”

 

“Ini mungkin tiba-tiba, tapi aku punya beberapa pertanyaan. Siapakah orang yang paling cerdas di dunia? ”

 

Gadis itu segera menjawab.

 

“Tentu saja, itu adalah individu, sendiri.”

“Bagaimana dengan orang yang tidak bertanggung jawab mengabaikan janji dan mengabaikan orang lain?”

“Hal yang sesuai untuk langsung memotong anggota badan mereka dan menghukum mereka sampai mati.”

 

“Ketika kau melihat seseorang yang polos, apa yang melintasi dalam benakmu?”

“Bagaimana mereka bisa hidup begitu bodohnya, tetapi pada saat yang sama, wanita muda ini juga dibutakan oleh kepolosan mereka dan terpaksa mengakui bahwa mereka adalah ras yang lebih unggul dari wanita muda ini.”

 

“Apa itu cinta?”

“Tindakan bunuh diri dari kehancuran yang menyamar sebagai asmara.”

 

“Apa itu persahabatan?”

“Emosi yang wanita muda ini secara acak berikan kepada orang yang tidak mengganggunya.”

 

“Apa itu kerja keras?”

“Bukti bahwa Tuhan itu tidak ada di dunia ini, dan bahwa hal itu hanya akan sesuai untuk memberantasnya.”

 

“……”

“……”

 

Gadis dan aku mengangguk bersamaan.

Kau dengan mudahnya bisa mengatakan kalau itu adalah anggukan yang ditakdirkan.

 

“Nona De Farnese. Aku pribadi tidak suka tubuh seperti anak kecil. Aku merasa lebih memilih wanita dengan payudara lebih kokoh. Jadi untungnya, kemungkinan diriku terpikat olehmu sangat rendah. ”

“Oh Demon Lord. Wanita muda ini lebih suka pria yang sudah lanjut usia, setidaknya 50, tapi jika memungkinkan 60 tahun. Wanita muda ini sangat membenci laki-laki tanpa kerutan. Pesona seorang pria semata-mata berasal dari tahun pengalaman mereka, dengan demikian, kemungkinan wanita muda ini tergoda oleh Anda sangat tipis. ”

 

Kami mengulurkan tangan dan meraih tangan masing-masing dengan erat.

 

“—Sempurna.”

“—Luar biasa.”

 

Ini telah lama melampaui akan bertentangan atau tidak.

 

Aku adalah setengah lainnya dari dirinya, dan ia setengah lainnya dari diriku. Kami dilahirkan di planet yang sama, namun karena kehendak para Dewa, kami dipisahkan. Sampai akhirnya, kami mampu bersatu kembali dengan satu sama lain di sini hari ini. Mungkin ada perbedaan usia antara kami, tapi itu tidak masalah. Sebuah kawan yang berbagi ideologi yang sama adalah sesuatu yang mengalahkan generasi dan usia. Decalcomania jiwaku  yang aku tidak bisa temukan di dunia asliku sekarang berada di dekatku.

 

Sebuah efek suara berdering dan jendela pemberitahuan muncul.

 

 

 

[Kau sungguh-sungguh mencapai hubungan dengan pihak lain.]

[Afeksi Laura De Farnese naik sebesar 15.]

 

 

 

Dalam sekali ledakan poin afeksi menembus angka 10.

Butuh waktu lebih dari 150 hari hanya untuk meningkatkan afeksi Lapis Lazuli hingga 10, namun hanya butuh 15 menit untuk Laura De Farnese. Perbedaan tingkat macam apa ini?

 

Aku mengerti.

Lapis Lazuli memang kasus spesial.

 

Aku menggunakan kunci untuk membuka kurungan sambil merasa senang akan kemampuanku sendiri.

Dengan bunyi suara metal, pintu kurungan terbuka. Setelah melepas kerah logam pada leher Nona Farnese, setiap masalah sekarang diurus dengan indahnya.

 

“Mmm. Ini menyegarkan. ”

 

Nona Farnese berjalan keluar dari kurungan. Dia kemudian mengulurkan tangannya ke arah bulan di langit malam. Tampak seolah-olah dia sedang mencoba untuk mengukur berapa banyak langit yang ia bisa tangkap ke dalam pelukannya.

 

Waktu mengalir seperti itu untuk waktu yang lama.

Tak lama setelah itu, De Farnese membalikkan tubuhnya ke arahku.

 

“—Tuan.”

 

Dia menurunkan tubuhnya untuk berlutut dengan satu lutut.

 

“Selama Tuan tidak mengkhianati wanita muda ini duluan, dia akan setia mengikuti perintah Anda. Selama Tuan menghormati wanita muda ini, dia akan mencurahkan jiwanya kepada Anda. Laura De Farnese. Sebagai putri ketiga dari 「Duchy of Parma」 dan pewaris sah dari Piacenza, pada malam ini, kalender benua tahun 1505, bulan 9, dan hari ke-10, dengan semua dewa di sini sebagai saksi, dengan ini bersumpah: Jika Tuan memerintahkan wanita muda ini untuk menjadi pedang, maka dia akan menjadi pedang Anda. Jika diperintahkan untuk menjadi kepala Anda, maka dia akan menjadi kepala Anda. Jika diperintahkan untuk menjadi kaki, maka dia akan menjadi kaki Anda. kehendak wanita muda ini, pengetahuan wanita muda ini, dan upaya wanita muda ini akan selamanya dipersembahkan untuk Tuan. Tuan, saya hanya meminta Anda untuk memberikan kepada wanita muda ini kebebasan kecil. ”

 

“Saya sungguh-sungguh bersumpah bahwa saya akan melindungi kebebasan Mu.”

 

Aku mencengkeram tangan Nona Farnese dan membantunya berdiri.

Meskipun ini tidak lebih dari sebuah janji lisan formal, ini juga janji pertama yang ditetapkan antara diriku dan gadis ini.

Aku tidak bisa memperlakukannya dengan kecerobohan.

 

“Dantalian, peringkat ke-71 Demon Lord, sebagai wakil suci dan tidak bisa diganggu gugat yang melambangkan martabat mutlak, dan sebagai anggota di urutan 72, yang menguasai seluruh demon, aku berjanji: pengabdian Mu akan dihargai. Loyalitas Mu akan dihormati. Kesalahan Mu akan diampuni. Orang yang memegang kebencian terhadap engkau dengan demikian akan menjadi musuhku. Kediaman yang telah menyebabkan engkau ke dalam kehancuran, sehingga Kediaman Medici di Florence, Kediaman Sforza di Milan, Kediaman Agilolf di Pavia— dan jika engkau begitu menginginkannya, bahkan Kediaman Farnese di Parma. Dengan cara apapun yang diperlukan, saya akan membalaskan dendam engkau. ”

“……”

 

Apakah janjiku seperti sebuah kejutan?

Nona Farnese mengedipkan matanya.

 

“Apakah kau waras? Kekuasaan mereka yang memiliki seluruh kerajaan sepenuhnya di bawah kendali mereka. Tentu saja, mereka adalah orang-orang yang memberikan kontribusi pada tubuh ini jatuh menjadi budak, tapi …… ”

“Jangan khawatir. Aku tidak akan mengulangi sumpahku. ”

 

Aku menyeringai.

 

“Aku akan menenggelamkan 「Archduke」 dari Florence ke dalam lautan, aku akan mengeksekusi 「Duke」 dari Milan dengan menusuk 36 lubang ke dalam tubuhnya, aku akan memenggal 「Count Pavia」 dan menampilkan kepalanya di persimpangan jalan, dan akhirnya, aku akan meninggalkan nasib dari 「Duchy of Farnese」 di tanganmu. 10 tahun. Tidak, aku akan meraih balas dendammu pada semua orang-orang ini dengan 9 tahun. ”

“……”

 

“Bagaimana? Jika sebanyak ini maka niatku akan tersampaikan dengan jelas, bukan? ”

“…… Berdasarkan kelihatannya, tampaknya wanita muda ini telah memutuskan untuk melayani di bawah Tuan yang tidak masuk akal.”

 

Laura De Farnese menggelengkan kepalanya perlahan.

 

“Ini menyusahkan. Jika kau mempersembahkanku dengan janji sebanyak ini, itu akan menjadi tidak adil. Wanita muda ini akan membuat satu janji lagi. ”

“Satu lagi?”

 

“Aah. Jika Tuan benar-benar mencapai balas dendam atas nama wanita muda ini, maka, saya, Laura De Farnese, akan lebih dari senang hati mengabdikan bahkan kebebasan saya untuk Anda. Aku akan menjadi budak Anda atas kemauan saya sendiri, dan dengan senang hati menjadi milik Tuan. ”

“Sangat baik. Bersumpah pada Sungai Styx. ”

“Bersumpah pada Sungai Styx.”

 

Aku dengan lembut mencium kening Nona Farnese.

Aroma debu sangat kuat karena dia tidak dapat mandi untuk jangka waktu yang panjang, tapi entah kenapa aku tidak masalah dengan itu.

 

Rasanya seperti aku telah mendapatkan seorang adik perempuan yang mirip sekali dengan diriku sendiri.

Selagi aku seperti itu, aku memeluknya. Tubuh kecil Nona Farnese datang ke dalam pelukanku. Dia tidak melawan. Sebaliknya, ia menyandarkan kepalanya di dadaku. Betapa lucunya—.

 

“Ada sesuatu yang wanita muda ini ingin ketahui, Tuanku.”

“Bicaralah.”

 

“Di mana tepatnya Anda berencana untuk menggunakan wanita muda ini? Sejujurnya, wanita muda ini tidak memiliki bakat dalam politik. Meskipun, wanita muda ini menganggap kemampuannya untuk memperoleh dan menafsirkan penelitian menjadi bakat bawaan dan percaya diri bisa membanggakan itu. ”

“Ah. Aku berencana untuk membuat kau menjadi Jenderal aktingku. Mulai sekarang, kau akan mengusir musuh asing sebagai panglima tertinggi pasukanku. ”

 

“Wanita muda ini sebagai Jenderal?”

 

Suara Nona Farnese menjadi sedikit lebih tinggi.

Itu mungkin karena peran yang dia tidak sangka sama sekali.

 

Dalam sejarah asli, waktu sang jenius Laura De Farnese mulai menyentuh peperangan militer dan berkembang adalah 10 tahun dari sekarang. Itu setelah 「Count」 Roswell meninggal karena keracunan dan dia telah bersaing untuk mendapatkan kekuasaan atas kediaman sang 「Count」. Sampai saat itu, Laura De Farnese tidak tahu bakat aslinya.

 

Tentu saja.

Aku akan membangunkan monster di dalam dirinya 10 tahun lebih awal.

 

“Apa? Apakah ini di luar dugaanmu? ”

“Tentu saja. Meskipun wanita muda ini telah membaca banyak seni panduan perang, bakat wanita muda ini mengenai peperangan militer kemungkinan besar tidak ada. Perang bukanlah sesuatu bagi seorang amatiran harus melangkah maju. Wanita muda ini percaya bahwa ini adalah tugas yang harus dievaluasi sangat teliti sebelum ditugaskan kepada seseorang. Daripada itu, wanita muda ini merekomendasikan sesuatu seperti kepala perpustakaan …… ”

 

Aku tertawa.

Kau mengatakan itu karena kau tidak mengerti dirimu sepenuhnya.

 

Dalam taktik medang perang, jika kau menghadapi musuh dengan jumlah yang sama dengan pasukanmu, peluangmu untuk menang adalah 100%. Jika kekuatanmu lebih kecil 3/10, maka kau memiliki peluang 80% kemenangan. Jika kekuatanmu lebih kecil 1/2 maka 60%. Kau seorang komandan luar biasa yang mencengkeram kemenangan dengan kemungkinan apapun.

 

Bahkan pahlawan harus mengerahkan pasukan 3 kali lipar darimu untuk mengalahkanmu. Laura De Farnese, kau adalah simbol rasa takut dan mimpi buruk di benua tersebut. Hanya dengan sekedar berita kalau kau berpartisipasi dalam pertempuran akan membuat jumlah kota tak terhitung mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah.

 

Seorang gadis yang dicintai oleh 「Dewi Perang」.

Tidak, 「Dewi Perang」 yang telah menjadi seorang gadis.

Itu adalah gadis yang berada di depanku yang memiringkan kepalanya.

 

“Percayalah pada mata tajamku. Kau akan bersinar terang ketika memegang baton di medan perang daripada kau membaca buku. Aku akan membuatnya begitu bahwa sejarah akan mengingat namamu. ”

“Mm. Wanita muda ini anehnya dipenuhi dengan keyakinan …… ”

 

Nona Farnese memberikanku tatapan meragukan.

 

“Untuk menetapkan seorang wanita 16 tahun ke urusan militer, itu pengalokasian personil yang belum pernah didengar. Meskipun wanita muda ini percaya bahwa itu sangat bodoh, tekad Tuan sangat tegas. Bahkan jika wanita muda ini akhirnya mengacaukan urusan militer, jangan memaki wanita ini terlalu banyak, oke? ”

“Kau cukup sinis. Aku akan mengatakan ini lagi. Percaya padaku.”

 

Selagi dengan lembut mengelus kepala Nona Farnese, aku mengambil sebuah perkamen gulungan dari mantelku dan merobeknya. Setelah aku melakukannya, api merah muncul dan melesat ke langit.

Waktunya melarikan diri.

 

Boooooom-

 

Api meledak seperti kembang api. Para penjaga yang berdiri jaga malam pasti melihatnya. Pasar budak perlahan menjadi gaduh. Pasukan keamanan bergerak berusaha keras untuk menemukan pelakunya yang telah menembak suar.

 

“……Hei! Dari mana suarnya…… ”

“…… Sialan, itu dari sisi Methoranum……”

“…… Menyebabkan tusukan di suatu tempat dan membuang uang mereka ……”

 

Di kejauhan, kita bisa mendengar orang-orang berteriak dan memberi perintah mendadak.

Beberapa saat kemudian, sekelompok empat sampai lima penjaga datang bergegas ke arah kami. Obor yang mereka pegang menerangi sekitarnya. Para penjaga kemudian menyadari bahwa Miss Farnese berada di luar kurungannya.

 

“Hei! Kenapa budaknya keluar tanpa izin? ”

 

Salah satu prajurit menunjukkan wajah pahit. Matanya penuh kewaspadaan. Jika perlu, ia mungkin akan menusukku jika ia harus.

Aku meletakkan senyum halus pada bibirku karena aku mengatakan kepada mereka untuk tenang.

 

“Saya seorang teman dari pedagang dari Methoranum yang berbaring di sana. Saya sedang memeriksa kualitas budak dengan Tuan Giacomo, tapi ia tidak sengaja merobek sebuah gulungan magic selama proses berlangsung. Saya minta maaf untuk memulai keributan di tengah malam, Tuan-tuan. ”

 

Para prajurit melirik Giacomo Petrarch yang berada di lantai. Giacomo Petrarch masih tertidur seperti kayu.

 

“Apa maksudmu dengan memeriksa kualitas budak?”

“Yah. Jika aku harus memberikan demonstrasi, maka seperti ini. ”

 

Aku mencium tengkuk Laura De Farnese.

Dan dengan tangan kananku, aku meluncur di atas tubuhnya dan tersenyum.

Para penjaga membuka mata mereka dengan lebar dan mereka menganga ke arah kami.

 

“Dalam beberapa hari, budak ini akan dijual ke 「Count」 Roswell di Kerajaan Brittany. 「Count」yang terhormat secara khusus memerintahkan untuk budak seks yang mewah. Tapi tuan-tuan, bukankah menjadi masalah besar jika budaknya ternyata dingin? ”

“B-Begitu, tapi ……”

 

“Aah. Baik itu masalah besar atau tidak. Seperti yang Anda semua ketahui, pedagang Methoranum agak muda sehingga dia cukup bodoh dalam hal hal semacam ini. Itu sebabnya, sebagai temannya, aku dengan ramah melakukan permeriksaan untuk dia. ”

“……”

 

Para prajurit saling berpandangan satu sama lain. Kelihatannya mereka kesulitan. Mereka ingin menangkap pelakunya yang telah menembakkan suar, tetapi pada saat yang sama, mereka khawatir kalau mereka mungkin mengganggu tugas yang sangat penting.

 

“Bagaimanapun juga, ini semua pekerjaan untuk 「Count」 yang terhormat. Saya mungkin tidak seharusnya mengatakan ini, tapi aku akan membiarkan Anda semua ikut ke dalam rahasia. Nama 「Count」 Roswell ini cukup tinggi di kerajaan untuk hobi sesatnya. Jika dengan kemungkinan apapun, budak tidak dapat memuaskan 「Count」 Roswell lalu siapa yang tahu hukuman apa yang akan menimpa kita. ”

 

Sangat tepat untuk menggunakan pamor dalam situasi seperti ini. 「Count」, 「Count」, 「Count」, dengan mengucapkan kata itu berulang-ulang aku bisa menakut-nakuti penjaga ini. Jika kalian main-main denganku maka sang bangsawan akan menjadi marah, kau tahu? Apakah kau tidak masalah dengan itu? Aku setengah mengancam mereka seperti ini.

 

“Ah, oke oke. Tapi hati-hati dengan suar, ya? Ada kemungkinan kalau pasar akan menjadi berisik. ”

 

Para prajurit mengambil langkah mundur. Untuk jelata seperti mereka, 「Count」 itu kekuasaan yang jauh di atas jangkauan mereka. Tentu mereka tidak ingin memprovokasi seseorang seperti itu.

Lagi pula, mereka seharusnya datang menjemputku segera ……

Para penjaga ragu.

 

“Tuan. Itu, eh, setidaknya untuk alasan keamanan kita harus tetap di sini. Ada aturan bahwa 2 prajurit harus tinggal sebagai pengawas setiap kali seorang budak keluar dari kurungan mereka. ”

“Mm? Kau dapat berjaga di luar. ”

 

“Hehe.”

 

Para prajurit tertawa tolol.

Permusuhan mereka sudah hilang tapi sekarang daya tarik telah muncul entah dari mana. Aku tidak mengerti kenapa mereka tiba-tiba berperilaku seperti itu. Jika laki-laki mencoba untuk bertindak lucu dan memohon kepadaku, maka semua itu akan membuat perutku teraduk. Mereka harus menunjukkan sedikit perhatian untuk kesehatanku.

Para pria menyarungkan pedang dan mengusap tangan mereka bersamaan.

 

“Jika memungkinkan, saat Anda sedang memeriksa kualitas bunganya dapatkah kita menonton dari samping? Hehe, untuk mengatakan yang sebenarnya, kami sering bercanda dengan teman-teman kami tentang nona itu. ”

“……”

 

Wow.

Wajahku akhirnya terdistorsi oleh komentar jujur ​​mereka.

Cara penjaga tersebut menggeliatkan tubuh mereka selagi memohon membuat mereka tampak seperti anjing yang mengibaskan ekor mereka, yang membuatnya lebih tidak menyenangkan. Kenapa semua pria sangat mesum tidak peduli kapan dan dimana?

 

“Tidak, yah. Saya sendiri seorang pria jadi tidak seperti aku tidak mengerti bagaimana kalian semua rasakan, tapi …… tolong keluar dengan patuh. Saya bukan orang yang suka pamer. ”

“Oh Dewi. Tuan! Jangan seperti itu. Bahkan jika kita berdiri sebagai penjaga di sebuah pasar budak, ada banyak hal yang kita tidak dapat lakukan! Setiap kali seorang wanita cantik yang berjalan telanjang, semua yang bisa kita lakukan adalah menonton seperti patung selagi memikirkan, ‘Jadi itu seorang wanita’ dan ‘Jadi itu sebuah lubang’ melewati kepala kita. Apakah ini hidup seseorang yang seharusnya ya?”

 

“……”

 

Aku diberitahu tentang keadaan yang aku tidak pernah khawatiran ……

Sejujurnya, aku ingin bertanya kenapa aku harus peduli ……

Para prajurit terus merengek dengan ekspresi menderita di wajah mereka.

 

“Tidak ada tempat di daerah ini untuk melampiaskannya, dan itu selalu berdiri, sialan. Pelacur tidak melakukan bisnis di sini karena mereka takut mereka akan ditangkap dan berubah menjadi budak. Dan bahkan jika kami ingin pergi ke Pavia untuk mengeluarkan stres kami, kami tidak punya waktu luang untuk pergi. Tuan. Tidak, Bos! Kami tidak meminta jika kita bisa mengambil bagian di dalamnya, kami hanya ingin dengan tenang menonton di samping! ”

 

Aku tiba-tiba menjadi Bos dari orang-orang ini yang aku baru temui untuk pertama kalinya.

Aku menggaruk bagian belakang kepalaku.

 

Pada saat itu, sesuatu muncul di kepalaku. Wajah Lapis Lazuli. Begitu aku ingat waktu itu Lala telah mencegahku membunuh wanita tua dan pelayan, pikiranku sedikit merasa gelisah.

Haruskan aku melakukan itu? Aku akan menunjukkan rasa belas kasihan di sini.

 

“…… Tuan-tuan. Setelah mendengar cerita kalian, saya merasa kasihan dan iba pada kalian. Meskipun saya juga merasa sedikit tercela, itu masih manusiawi sehingga tidak masalah. Itu sebabnya saya secara khusus akan mengampuni hidup kalian. Ok? Mari kita selesaikan semuanya dengan ini. ”

“Maaf?”

 

“—Urus mereka.”

 

Aku melambaikan tanganku.

Para penjaga memiringkan kepala mereka dengan bingun, dan pada saat itu.

 

Para 「Witch」yang bersiap di atas kita dengan cepat turun dan memukul tengkuk penjaga. Dengan ‘Ack!’ ke semua 5 orang runtuh pada saat yang sama. Gerakan para 「Witch」 yang efisien.

Para 「Witch」 dengan anggunnya turun dari sapu mereka. 11 dari 「Witch」 elit, 「Berbere Sister」 semua berlutut sekaligus bersamaan dengan sempurna.

 

“Oh perwakilan suci dan tidak dapat diganggu gugat yang melambangkan martabat mutlak, anggota pada urutan 72, penguasa Demon. Para pelayan Dewi Selene telah menerima panggilan Tuan dan telah mempersembahkan diri kita sendiri. ”

“Senang melihat kalian semua. Tapi Humbaba, bukankah kita saling kenal selama sebulan terakhir sekarang? Bukankah kau terlalu formal? ”

 

Aku berbicara bercanda menuju pemimpin penyihir.

 

“Aku khawatir rahangmu akan jatuh setiap kali kau memberikan pidato yang bertele-tele darimu tentang sakral dan tidak dapat diganggu apa pun. Mulai sekarang panggil aku sebagai Tuan dan hilangkan semua prosedur kesopanan. ”

“Ahaha. Aku mengerti, Tuan. Jika itu perintahmu. ”

 

Pemimpin penyihir tersenyum lebar.

Rambut pirang platinanya diikat menjadi dua ekor babi dan perlahan mengepakkan seperti sepasang telinga kelinci. Aku tidak tahu dengan prinsip apa itu bergerak, tapi itu mempesona. Untuk seseorang yang tampak seperti itu menjadi seorang prajurit terampil yang juga mengambil bagian dalam perang besar 3 kali, itu agak tidak adil.

 

“Nah, semuanya telah berkumpul di sini, Tuan! Tolong beri kami perintahmu. Selama Tuan membayar jumlah yang sesuai, kami bahkan akan memotong rambut kami dan menenunnya menjadi sutra. ”

 

Itu pepatah dalam dunia demon yang berarti kalau mereka akan leluasa dengan layanan rendah hati mereka.

Aku menarik Laura De Farnese lebih dekat denganku.

 

“Buat tempat ini menjadi neraka.”

“Aha? Dengan ‘Neraka’, apakah maksud Tuan? ”

 

“Aku bisa mencium aroma di suatu tempat. Ini adalah bau lemak yang berasal dari massa menjijikkan dari daging. Ini adalah bau keserakahan dan kemunafikan. ”

 

Mencocokkan irama, aku berbicara dengan penuh semangat.

 

“Jika mereka babi, maka hal yang sesuai bagi mereka untuk berperilaku seperti babi dan ‘oink’ di kandang babi, namun, kenapa mereka melangkah dengan begitu berani sepanjang jalan-jalan? Apa yang kau lakukan ketika babi ini dengan angkuhnya mencoba meniru orang dan menyombongkan diri di mana-mana? ”

“Tentu, kau harus menanamkan ke mereka bahwa mereka adalah babi!”

 

Para penyihir menanggapi penuh semangat.

 

“Hanya orang-orang yang dapat memiliki budak. Tampaknya mereka para kerdil akan angkuh terhadap moral binatang dan berusaha untuk menangani budak. ”

“Tolong beri kami perintah.”

 

Para penyihir berteriak bersamaan penuh antusias.

 

“Kami akan membuat tempat ini menjadi rumah penjagalan malam ini!”

“Ya. Perintah yang aku akan perintahkan adalah pembantaian. ”

 

Aku mengambil tas koin dari dalam mantelku dan melemparkannya.

Sang pemimpin 「Witch」 menyambar kantong berisi 100 koin emas. Dia pasti merasakan betapa beratnya itu. Senyum cerah bermekaran di wajah 「Witch」.

 

“Binasakan para bajingan tanpa memberikan mereka kesempatan untuk berteriak. Ini bukan pembunuhan. Jangan biarkan hati nuranimu membebani hatimu dan ragu-ragu mengambil alih tanganmu. Sebagai penguasa dari semua ciptaan, dengan kewenangan yang diberikan kepadamu  semua oleh Dewi, bantai ternak tersebut untuk tujuan kita yang luas. ”

“Seperti yang Anda perintahkan, Tuanku!”

 

Dalam satu pukulan, para 「Witch」 kembali ke sapu mereka dan terbang ke atas.

Bola api besar kemudian naik ke langit dan jatuh ke pasar budak. Api meledak dan pilar api menembak ke atas. Manusia menjerit. pembantaian telah dimulai.

 

Para prajurit panik dan mencoba membalas, tapi itu sia-sia. Satu-satunya pasukan yang bisa melawan 「Aerial Mage Force」 adalah 「Aerial Mage Force」 yang sama. Ini akan menjadi hal yang berbeda jika mereka memiliki banyak pemanah, tapi para penjaga di pasar budak sebagian besar terdiri dari prajurit yang dilengkapi dengan pedang. Sayang sekali. Kau tidak bisa mengalahkan 「Witch」 yang terbang di langit dengan pedang saja. Patuhlah dibantai seperti binatang.

 

Pasukan keamanan segera kalah. Bubuk mesiu menghujani dari langit dan para 「Witch」 menyebarkan magic api di atasnya. Pasar budak langsung berubah menjadi lautan api.

 

“La-Lari! Pergi dari sini!”

 

Setelah pasukan perlawanan terorganisir dilenyapkan, segala sesuatu yang lain menjadi tidak lebih dari berburu kalkun. Sambil tertawa dengan gembira, para 「Witch」 membunuh para penjaga dan warga sipil tanpa pandang bulu. Wajah mereka penuh rekreasi. Ini bukan pertempuran. Seperti yang aku katakan sebelumnya, ini adalah pembantaian.

 

“Sudah berakhir……”

 

Laura De Farnese bergumam.

Dengan mata tertarik, dia mengejar gerakan para 「Witch」 di langit. Sepertinya dia tidak merasakan apapun dari warga sipil yang dibantai. Memang, dia adalah seorang manusia dengan kepala rusak.

 

“Aku pernah membaca di sebuah seni dari panduan perang, satu peleton tunggal terlatih 「Aerial Mage Force」 bisa menang melawan seluruh pasukan tombak. Setelah melihat dengan mata wanita muda ini sendiri, dia mengerti. Bahwa tidak mungkin hanya infanteri untuk berthana terhadap 「Aerial Mage Force」. ”

“Mereka adalah 「Berbere Sisters」. Salah satu tentara yang paling elit di dunia demon. ”

 

“「Berbere Sisters」? Bukankah itu nama unit yang memiliki peran yang sangat aktif dalam pasukan Demon Lord selama kedua 7 dan 5 Perang Mercurian? ”

 

Oh, dia tahu tentang mereka?

Nona Farnese membuat seruan sambil menatap ke langit.

 

“Untuk dapat melihat pasukan elit yang hanya sasya lihat di buku sejarah dengan mata saya sendiri …… ini cukup membangkitkan semagnat. Mereka adalah saksi hidup sejarah dengan lebih dari 250 tahun senilai tradisi dipertahankan dalam diri mereka. Saya ingin berkomunikasi dengan mereka nanti. ”

“Uh …… Jika kau bertindak sebagai Jenderal’ku maka 「Berbere Sister」 akan segera berada di bawah perintahmu.”

“Apa? Benarkah!?”

 

Mata Nona Farnese bersinar terang.

Sebuah cahaya yang sangat kecil telah kembali ke mata ikan matinya. Nona Farnese mengepalkan tangan kecilnya. Rasanya seperti penggemar yang bersemangat karena mereka baru saja bertemu idola favorit mereka.

 

“Ini luar biasa. Tidak, ini sangat luar biasa! Ini kesempatan untuk bertanya langsung bagaimana hidup orang 250 tahun. Segala macam informasi yang kau tidak bisa pelajari dari buku …… Ah, itukah !? ”

 

Apakah dia menyadari sesuatu?

Nona Farnese meletakkan tangannya di dagu dan mulai bergumam serius.

 

“…… Demon biasanya hidup selama ratusan tahun. Hanya dengan itu kenyataan mereka tidak berbeda dari buku-buku sejarah. Jika wanita muda ini menjadi panglima tertinggi, maka ia bisa menggunakan kekuasaannya untuk memanggil demon itu setiap kali dia ingin …… Begitukah, itu mungkin saja. Ada keuntungan semacam itu! ”

 

Tampaknya sang Nona mampu menemukan pesonannya sendiri dari posisi Jenderal.

Mm. Meskipun terdengar sedikit tidak masuk akal, berbagai makna yang diberikan dari pekerjaan berbeda dari orang ke orang. Aku tidak akan ikut campur dalam hal ini.

 

“Tuanku! Wanita muda ini ingin mengetahui terlebih dahulu seberapa besar kewenangan yang dia akan peroleh sebagai seorang akting Jenderal. ”

 

Nona Farnese berbicara dengan suara gembira.

Aku memilih kata-kata yang dia ingin dengar.

 

“Aku akan mempercayakan segalanya padamu. Kepemimpinan, kekuasaan pengadilan dalam pasukan, dan bahkan kewenangan atas hidup dan mati, aku akan memberikan semuanya kepadamu. ”

 

“I-Itu luar biasa …… slurp.”

 

Laura De Farnese menyeka air liur dari sisi mulutnya.

Pada saat ini, aku hanya bisa melihat dia sebagai cabul sederhana daripada putri dari keluarga 「Duke」.

 

Tampaknya Nona ini biasanya mempertahankan sikap dingin dan tenangnya, tapi ketika topik yang melibatkan sesuatu di bidang minatnya, ia kehilangan akalnya.

Bukankah ini sepenuhnya otaku sejarah ……? Tidak, mari kita sebut dia penggemar sejarah. Pertimbangkan martabat dan kehormatan Nona Fernese.

 

“Saya akan berjanji setia sekali lagi, Tuanku! Baik itu bertindak sebagai Jenderal atau apa pun, serahkan kepada wanita muda ini. Wanita muda ini akan menghapus semua musuh yang menghalangi jalan Tuan. Selama Tuan melimpahkan kepemimpinan dan kekuasaan pengadilan kepada wanita muda ini! ”

 

Nona Farnese menggenggam tanganku.

Begitu dia melakukannya, sebuah pesan muncul.

 

 

 

[Laura De Farnese telah direkrut sebagai bawahan.]

[Tingkat loyalitas akan muncul dalam status Laura De Farnese ni.]

[Loyalitas tidak stabil. Pihak lain murni menganggap Anda sebagai Tuan kontrak. Pihak lain dapat mengkhianati Anda setiap saat.]

 

 

 

Aku tersenyum kecut.

Setelah melihat jendela pemberitahuan muncul di terakhir, aku menjadi yakin. Artinya bagi gadis ini posisi megah tidaklah penting. Selama itu bisa memuaskan hobinya atau tidak. Hanya yang bisa mendapatkan ketertarikannya.

 

Tidak masalah.

Seseorang dengan kepribadian semacam ini tidak akan mengkhianatimu tiba-tiba. Kontrak ini kuat selama prinsip memberi dan menerima terjaga.

 

10 menit sejak pasar budak berubah menjadi neraka.

Lapis Lazuli mendekat dengan 6 tentara sewaan disamping dia. Meskipun daerah sekelilingnya menjadi lautan api, wajah Lala masih dingin. Aku dengan senang hati menyambutnya.

 

“Ooh, Lala. Cintaku. Bagaimana hasilnya? ”

“Kami mengatur pos penjagaan terbakar dan mengurus 36 ‘mangsa’ yang berlari keluar dari gerbang utama. Tidak ada musuh yang berhasil melarikan diri. ”

 

“Bagus. Pada kemungkinan terkecil, kita tidak bisa membiarkan ada saksi satu pun. ”

 

Selagi 「Witch」 meneror pasar budak dari atas, Lapis Lazuli membawa tentara bayaran untuk menyerang pos penjagaan. Kau bisa menyebutnya operasi tipuan skala kecil. Bagaimanapun juga, kami berhasil membersihkan pasar budak.

 

“Selama penekanan, tiga kekuatan sekutu jatuh dalam pertempuran. Apapun itu, Yang Mulia. Tolong perkenalkan wanita disamping Yang Mulia ke hamba. ”

“Ah, benar. Ini adalah Nona Laura De Farnese yang aku bilang sebelumnya. Mulai sekarang, kau akan membantu dengan urusan rumah tangga, sementara Nona Farnese akan membantu dengan urusan diplomatikku. Aku berharap kalian berdua bisa bekerja sama bersama-sama seperti kereta dua kuda. ”

 

“Hamba mengerti.”

 

Lapis Lazuli menundukkan kepalanya secara mekanik.

 

“Nama hamba Lapis Lazuli. Lahir antara 「Humbaba Succubus」 dan 「Manusia」 tidak bernama, hamba adalah keturunan campuran. Sebagai bendahara Yang Mulia Dantalian, hamba memegang posisi bendahara dan pelayan tertinggi. Hamba mohon kerja samanya. ”

“Mm. Wanita muda ini adalah Laura De Farnese. Aku mungkin sedikit aneh di bagian kepala setiap kali aku melihat sesuatu yang berkaitan dengan sejarah, tetapi mohon kerja samanya juga. ”

 

Nona Farnese mendekati Lapis dan mengulurkan tangan kanannya.

Lapis Lazuli sedikit mengerutkan alisnya.

 

“Hamba minta maaf, tapi hamba adalah setengah perkembang biakan.”

 

「Outcast」 tidak diizinkan untuk bersentuhan dengan orang lain.

Itu adalah aturan tak tertulis yang digunakan oleh manusia dan demon.

Meskipun begitu, Nona Farnese memiringkan kepalanya sisi ke sisi.

 

“Mm? Aah, tak’ apa. Tidak masalah. Wanita muda ini juga anak dari seorang budak. Aku anak perempuan yang lahir ketika ayahku, 「Duke」, memperkosa ibuku yang seorang budak. Jika kau mempermasalahkan tentang status sosial wanita muda ini maka ini bukanlah garis keturunan yang dapat kau sombongkan, jadi tolong jangan menolak. ”

“……”

 

Semua orang terdiam oleh bom tiba-tiba.

Dia anak yang lahir karena budak yang diperkosa? Apakah kau mengatakan kalau dia bukan anak haram yang diperoleh dari seorang pelayan yang normal? Karena kami memandangnya dengan tatapan kaget, Nona Farnese mengucapkan ‘Ah’ dan berbicara.

 

“Oh benar. Apa yang wanita muda ini baru saja katakan adalah rahasia. Wanita muda ini dikenal sebagai putri seorang pelayan secara publik untuk mempertahankan reputasi kediaman. ibu yang melahirkan wanita muda ini diracuni pada hari ia dilahirkan. Sejak saat itu pengasuh merawat wanita muda ini. Orang itu adalah yang dikenal publik sebagai ibu wanita ini. ”

“Itu informasi yang tidak tertulis di laporan ……”

 

Aku berbicara dengan pahit.

Bahkan di 「Dungeon Attack」rahasia semacam ini tidak diungkapkan.

Ketika kami tidak menyukai memikirkan bagaimana curang dan gelapnya kaum ningrat, Nona Farnese meraih kedua tangan Lala dan menjabat tangannya penuh semangat.

 

“Karena wanita muda ini adalah junior, tolong bimbing wanita muda banyak hal. Apakah tidak masalah untuk memanggilmu kakak Lazuli mulai sekarang? ”

“…… Tidak masalah untuk memanggil hamba apa pun.”

 

“Mm. Kalau begitu aku akan memanggilmu kakak. Kakak Lazuli. ”

 

Ooh.

Lapis Lazuli menurunkan alisnya seolah-olah dia bingung.

 

Ini adalah pertama kalinya aku melihat Lala terganggu oleh orang lain selain diriku sendiri. Itu agak lucu.

Hm? Lapis Lazuli melirik menuju arahku. Dia tidak mengatakan apa-apa dengan suara keras, melainkan, menggerakkan bibirnya agar hanya aku yang dapat mengerti.

 

“Sepertinya Yang Mulia merekrut seorang gadis yang hanya sepert Yangi Mulia. ‘

‘Tidak. Aku tidak akan menyangkalnya, tapi aku tidak sulit diatur seperti dia. Aku jauh lebih jinak. ”

 

Jika kau mencapai ke tingkat Lala dan aku, maka komunikasi hanya dengan gerakan bibir memungkinkan.

 

“Apakah hamba yang salah paham arti kata jinak? Atau apakah Yang Mulia memiliki panah yang menancap ke kapala Yang Mulia?’

 

Apa.

 

“Hamba sudah pada batasnya mengurus Yang Mulia sendirian. Tapi untuk ada di dunia orang lain yang mirip dengan Yang Mulia? Ada batas untuk mimpi buruk. Mulai sekarang, tolong urus Nona Farnese sendiri, Yang Mulia. ”

‘……’

 

Itu aneh. Rasanya seperti cara dia memperlakukanku perlahan-lahan semakin parah ……

 

Apakah saya benar-benar layak untuk menerima hinaan seperti ini dari bawahanku hanya karena aku menghabiskan waktu tidurku selama 12 jam, berhubungan intim selama 4 jam, dan bekerja selama 8 jam setiap hari? Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, ini adalah jadwal yang tekun. Lapis Lazuli terlalu rewel. Si 「Succubus」 selamanya periode PMS.

 

Yah, rencananya berakhir tanpa hambatan. Kita harus mulai membuat jalan kembali sekarang. Aku berhasil mengambil Laura De Farnese ke bawah sayapku dan menyingkirkan semua saksi. Ini adalah akhir yang bahagia.

 

“Yang mulia. Harap tunggu sebentar. ”

“Mm?”

 

Itu tepat sebelum aku di kursi belakang sapu penyihir.

Lapis Lazuli telah memanggilku dan menunjuk ke arah tertentu. Ingin tahu apa masalahnya, aku melihat ke arah area dia menunjuk dan melihat Giacomo Petrarch dan sekelompok yang menyenangkan dari penjaga tertidur di sana.

 

“Masih ada yang selamat. Tolong urus mereka. ”

“Aah. Biarkan mereka. Aku sengaja membiarkan mereka hidup. ”

 

“Se …… ngaja?”

 

Lapis Lazuli memiringkan kepalanya dengan wajah yang seakan-akan dia tidak mengerti.

 

“Hamba minta maaf, tapi hamba tidak dapat memahami apa maksud Yang Mulia. Apakah ada manfaat lainnya Yang Mulia dapatkan untuk membiarkan mereka selamat? ”

“Tidak ada. Aku hanya membiarkan mereka hidup karena aku ingin. ”

 

Aku tersenyum.

 

“Anak muda yang tertidur di sana adalah Giacomo Petrarch. Dia polos yang dijatuhkan ke dalam era biadab ini. Orang-orang semacam itu harus hidup. Mereka meninggalkan harapan di dunia ini seperti selembar kertas kosong. ”

“……”

 

Pada saat itu, sesuatu yang aneh terjadi.

Bertentangan dengan apa yang aku harapkan, keraguan di wajah Lapis Lazuli terus bertambah.

 

“…… Lalu bagaimana dengan manusia lainnya?”

“Itu terlalu menyedihkan untuk terus menonton orang-orang bodoh itu, jadi aku anugerahkan mereka belas kasihan. Mereka cukup beruntung. Jika mereka berperilaku lebih tidak menyenangkan maka kepala mereka akan terbang. ”

 

Aku menyeringai.

Lapis Lazuli menatapku.

Di matanya yang gelap seperti kedalaman laut, bahkan tidak ada satu pun ​​emosi yang dapat dilihat.

Tak lama setelah itu, Lala mengangguk.

 

“……Begitukah. Hamba mengerti. Nona Humbaba, tolong bawa Nona Farnese dan tentara sewaan untuk kembali ke pintu masuk pasar budak dan tunggu di sana. ”

“Hah?”

 

Karena Lapis Lazuli tiba-tiba memberikan perintah untuk para 「Witch」, sang pemimpin 「Witch」bertanya kembali.

 

“Pergi ke pintu masuk duluan?”

“Ya. Ada sesuatu Yang Mulia dan hamba harus bahas secara pribadi. Karena orang lain tidak diizinkan mendengar, tolong memenuhi kewajiban dan bimbing semuanya pergi, Nona Humbaba. ”

 

“Eeh. Tapi tugas kami untuk mengawal Tuan …… ”

“Jangan khawatir. Ini tidak akan lama. ”

 

Pemimpin 「Witch」  berbalik menatapku. Matanya tampak seolah-olah menanyaiku ‘Haruskah kita lakukan seperti yagn 「Succubus」 perintahkan?’. Aku tidak tahu persis apa yang terjadi, tapi aku mengambil sisi Lala untuk saat ini.

 

“Laksanakan perintah sang bendehara hebat.”

 

Menetapkan kekuasaan bawahan di depan bawahan lainnya adalah penting. Tidak ada seorang pun yang akan mengikuti seorang raja yang tidak menghormati pengikutnya.

Para penyihir melesat ke langit malam dan terbang.

 

Satu-satunya yang tersisa di reruntuhan pasar budak sekarang hanya Lazuli dan diriku sendiri.

Aku memiringkan kepalaku.

 

“Apa masalahnya tiba-tiba? Kau bahkan tidak berkonsultasi denganku terlebih dahulu. ”

“……”

 

Lapis Lazuli tidak menanggapi.

Itu mungkin hanya imajinasiku saja, tapi ekspresinya tampak seperti itu telah menjadi lebih dingin.

 

Karena diamnya terus berlanjut, kecemasan di dadaku menyebar juga. Ini hampir terasa seakan ulat perlahan merangkak di atas permukaan hatiku.

Aku memanggilnya dengan suara rendah.

 

“Lala?”

 

Kembali diam.

Bukannya memberikan tanggapan, Lapis Lazuli mulai berjalan. Itu tidak cepat. Dengan langkah lambat, tapi sangat khas, ia mendekati Giacomo Petrarch dan penjaga.

 

Shiiiing

Lapis Lazuli mengambil salah satu pedang penjaga.

 

“Tunggu, Lala. Apa yang kau……”

 

 

 

Tanpa memberikanku kesempatan untuk menghentikannya.

Lapis Lazuli mengayunkan pedang dan menusuk ke dalam leher penjaga.

 

 

 

“Apa……?”

 

Pedang menusuk tajam ke dalam daging manusia.

Lapis Lazuli tidak berhenti di situ. Setelah memutar pedang dengan bebas, dia langsung menusuk penjaga lain. Dalam keadaan pingsan, para penjaga jatuh ke dalam tidur abadi dalam sekejap. Pada saat aku hampir tidak bisa mengerti situasi yang sedang terjadi di depanku, Lapis Lazuli telah melakukan pembunuhan ketiga.

 

“Apa yang kau lakukan, Lazuli !?”

“Melakukan apa yang harus dilakukan.”

 

“Apa yang harus dilakukan ……?”

 

Bahkan untuk diriku sendiri, yang biasanya tidak pernah jatuh ke keadaan panik, aku tidak bisa memulihkan indraku dengan cepat dalam situasi ini.

 

“Apa artinya? Jelaskan sehingga aku bisa mengerti! ”

 

Meski telah jelas mendengar teriakanku, Lapis Lazuli tidak menghentikan pedangnya. Tepi yang tajam dari pedang menggorok tenggorokan penjaga keempat. Darah menyemprot keluar seperti air mancur dan menutupi kulit putih Lala dengan darah kotor.

 

“Kau …… hentikan ini langsung!”

“Hamba minta maaf, tapi hamba tidak bisa mengikuti perintah itu.”

 

“Lapis Lazuli, aku memperingatkanmu. Jika kau bergerak bahkan sehelai rambut, jika kau mengabaikan perintahku sekali lagi, aku bersumpah pada Zeus! Aku secara pribadi akan merobek dagingmu! ”

 

Schunk

Setelah membunuh penjaga terakhir.

 

Lapis Lazuli dengan tenang berbalik untuk menatapku.

Bau darah mengheningkan dan membebani sekitar kami.

 

Tidak yakin apa yang harus dikatakan, bibirku bergetar. Aku tidak bisa memahami perilakunya sama sekali.

…… Rencananya selesai tanpa hambatan. Kami telah memperoleh keberhasilan yang memuaskan. Setelah menutupi insiden di sini di pasar budak seperti organisasi lain yang lakukan, kami akan meninggalkannya dengan santai. Kemudian untuk melintasi seluruh benua dan kembali ke kastil Demon Lordku, saat itulah persiapan yang sesungguhnya untuk pertempuran akan dimulai. Dan segalanya setelah itu akan berjalan dengan indah.

 

Tapi kenapa.

 

“…… Kenapa kau melawan perintahku? Rencananya telah selesai . Semuanya berjalan lancar seperti yang direncanakan. Apa yang kau tidakpuaskan? Kenapa kau berlatih dengan pembantaian yang tidak berguna? ”

 

Suaraku gemetar karena perasaan dikhianati.

Alasan kenapa aku mengampuni penjaga tersebut, yang awalnya aku berencana untuk bunuh, itu semata-mata karena aku sedang memikirkan Lapis Lazuli. Dia tidak menyukai pembunuhan tak ada gunanya. Itu sebabnya aku melawan visiku sendiri untuk membawa keluar belas kasihan.

 

Namun, kenapa?

Lapis Lazuli membuka mulutnya.

 

“Yang mulia. Tolong berhenti main-main. ”

“Apa katamu?”

 

“Pembantaian tak’ ada gunanya? Tolong jelaskan kepada hamba jika ada kematian yang tidak berguna. ”

 

Lapis Lazuli menunjuk sekitar dirinya.

Semuanya terbakar. Satu-satunya hal yang tetap berdiri adalah kerangka kurungan besi. Di bawahnya adalah mayat dan tumpukan daging terbakar di neraka.

 

“Yang Mulia telah memerintahkan kami untuk membantai para penjaga, warga sipil, dan bahkan budak tanpa diskriminasi. Alasannya jelas. Agar tidak meninggalkan bukti Yang Mulia berkunjung di sini. ”

 

Lapis Lazuli menatapku.

 

“Semata-mata karena alasan itu, 150 manusia dan 50 demon meninggal malam ini. Tetapi untuk sampai sejauh ini dan sekarang ingin membiarkan hidup 6 orang? Hamba tidak dapat memahami tidak peduli seberapa keras hamba mencoba. Jadi tolong, Yang Mulia, jelaskan kepada hamba yang bodoh. ”

“……”

 

“Apakah ada kematian yang tidak berguna di sini?”

 

Sebuah pertanyaan yang tenang.

Dan pada saat yang sama, sebuah komentar dingin.

 

“Yang Mulia Dantalian hamba telah bersumpah setia kepada individu berhati dingin dan kejam. Jika dengan kesempatan langka ia terancam, Yang Mulia cukup secara menyeluruh untuk tidak memperlakukan bahkan ancaman kecil dengan ceroboh. Kemana orang itu pergi? Kemana menghilangnya Tuan hamba? ”

“Tidak. Bukan itu. Aku …… ”

 

“Apakah Yang Mulia kehilangan penglihatan Anda? Setelah merebaknya 「Black Death」, menjadi salah satu Demon Lord terkaya di benua membuat santai Yang Mulia? Yang mulia. Belas Kasihan dan Kemurahan Hati adalah hak istimewa untuk yang kuat. Yang lemah tidak memiliki hak untuk menunjukkan belas kasihan. Apakah Yang Mulia Dantalian sudah menjadi kuat? ”

 

Lapis Lazuli berbicara tegas dalam semua hal.

Dengan mata tanpa emosi.

 

Dia menatap langsung padaku.

Entah kenapa, tatapannya membekukan hatiku.

 

“Lala……”

“Hamba akan menyebutkan semua orang tangguh yang hamba tahu. Peringkat 1, Demon Lord Baal cukup kuat untuk memulai perang besar sendirian. Peringkat 2, Demon Lord Agares cukup kuat untuk memusnahkan seluruh pasukan sendirian. Peringkat 5 Demon Lord Marbas mengendalikan dunia politik, peringkat8  Demon Lord Barbatos memiliki prajurit abadi yang setia kepadanya, dan peringkat 9 Demon Lord Paimon memiliki semua dukungan dari setiap warga negara di dunia demon. Hamba akan bertanya. Apa Yang Mulia Dantalian miliki? ”

 

Aku punya emas.

Aku tidak punya apa-apa selain emas.

 

“Yang Mulia telah berjanji pada hamba bahwa hamba akan dapat menikmati kekuasaan paling besar. Itu tak’ apa. Hamba akan memberitahu Yang Mulia dengan jelas. Tingkat kekuasan Yang Mulia saat ini miliki masih di bagian paling bawah. Yang Mulia Dantalian. Apakah Yang Mulia sudah senang bahwa Yang Mulia telah menjadi orang berkuasa? ”

 

Aku tidak bisa menjawab.

 

“……”

 

Lapis Lazuli berbalik dan mengangkat pedang sekali lagi.

Setelah membunuh semua lima penjaga, satu-satunya orang yang tersisa adalah Giacomo Petrarch.

 

Pria muda dengan jiwa polos yang bodoh.

Aku memaksa mulutku untuk bergerak.

 

“…… Lazuli. Itu bukan niatku. Aku hanya berpikir tidak masalah untuk menunjukkan kemurahan hati sesekali. Bukankah itu yang kau inginkan dariku? ”

 

Lapis Lazuli berhenti.

Dia menoleh untuk menatapku.

Berharap untuk menyelesaikan kesalahpahaman, aku berbicara.

 

“Itu benar. Bukankah kau menghentikanku ketika aku mencoba untuk membunuh ibumu dan menghukum pembantu tersebut? Itu sebabnya aku menilai kalau kau tidak akan suka ini. ”

“Itu tidak benar.”

 

Lapis Lazuli menggeleng.

 

“Itu adalah hal yang tidak benar, Yang Mulia Dantalian. Tampaknya Yang Mulia masih tidak tahu orang seperti apa hamba ini. Hamba kecewa. ”

“Lala……?”

 

“Jika Yang Mulia berpikir bahwa hamba mirip dengan yang dari gadis kelas menengah, maka Yang Mulia sangat keliru. Hamba akan menunjukkan Yang Mulia secara jelas hamba orang seperti apa. ”

 

Lapis Lazuli mengangkat pedangnya tinggi ke atas.

Lalu.

 

 

 

[Afeksi Lapis Lazuli turun sebanyak 1.]

 

 

 

Dia mengayunkan pedangnya.

Pedang mendarat tepat di pusat leher Giacomo Petrarch. Sekali lagi, Lapis Lazuli mengayunkan pedangnya. Sekali. Dua kali. Pedang menyayat tanpa akhir. Meskipun orang tersebut sudah mati, Lapis Lazuli tidak berhenti. Darah menyembur keluar dan membasahi tubuhnya dengan darah.

 

“…… Berhenti.”

 

 

 

[Afeksi Lapis Lazuli turun sebanyak 1.]

 

 

 

“Hentikan, Lazuli.”

 

 

 

[Afeksi Lapis Lazuli turun sebanyak 1.]

 

 

 

“Bukankah darah mengenai wajahmu? Kau dapat berhenti sekarang …… ”

 

 

 

[Afeksi Lapis Lazuli turun sebanyak 1.]

 

 

 

Seperti anjing mengejar bayangannya.

Dia melanjutkan mencincang mayatnya.

Setiap kali ia lakukan, rasanya seperti bagian dari pikiranku di robek.

 

 

 

 

 

 

Aku ingin tahu berapa banyak waktu yang telah berlalu.

Lapis Lazuli telah berhenti.

Efek suara yang terus berdering seperti orang gila beberapa saat yang lalu tidak bisa lagi didengar.

 

 

Nama: Lapis Lazuli

 

Stamina: E  rank

Kekuatan: D rank

Pertahanan: F rank

 

Afeksi: 0

 

 

Itu karena afeksi Lapis Lazuli telah mencapai 0.

Karena telah mencapai titik di mana tidak bisa turun lagi, sudah menjadi tenang.

 

Dia membungkuk dan memungut sesuatu.

Itu kepala Giacomo Petrarch.

 

“Silahkan lihat, Yang Mulia.”

 

Lapis Lazuli berbicara.

 

“Ingat ekspresi wajah pria ini. Ingat putih mata dan mulutnya bodohnya yang terbuka. Lihatlah kehancuran menyakitkan mata setelah mati oleh tangan hamba begitu mudahnya. Jika Yang Mulia pernah lupa bahwa Yang Mulia masih lemah, maka Yang Mulia akan dipaksa untuk mengingat oleh orang lain. ”

“……”

 

“Siapa seseorang itu mungkin Paimon atau Barbatos. Pada saat itu, wajah Yang Mulia akan buat tidak akan berbeda dari wajah pria ini. ”

 

Api menyala terang ke samping dipantulkan dari Lapis Lazuli.

Cahaya menerangi tubuhnya dan menjatuhkan bayangan gelap gulita di sisi lain dari dirinya.

 

Dia berada di titik pusat. Dengan dia di tengah, cahaya dan bayangan tersebut terbelah dua.

Lapis Lazuli berdiri tegak tepat di tengah. Melakukan hal itu, ia memintaku untuk melakukan hal yang sama.

 

“Silakan ukir kejadian ini ke otak Yang Mulia.”

 

Menahan keheningan beberapa lama.

Aku hampir tidak bisa memuntahkan kata-kataku.

 

“Lazuli.”

“Ya, Yang Mulia. Silakan bicara. ”

 

“Kau adalah wanita jahanam.”

 

Seakan itu benar.

Lapis Lazuli mengangguk.

 

Setetes merah gelap darah meluncur turun ke rahang yang ramping dan menetes.

 

“Sampai saat ini, apa Yang Mulia pikirkan tentang hamba?”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

▯Demon Lord Terlemah, Peringkat ke-71, Dantalian

Kalender Kekaisaran: Tahun 1505, Bulan 9, Hari 20

Niflheim, Istana Gubernur

 

Lilin menetes dari sebuah lilin.

Saat itu malam. Langit di luar jendela sudah gelap.

Aku berbicara sambil menatap lilin yang perlahan terbakar.

 

“Aku ingin tahu aku melakukan kesalahan apa.”

“……”

 

“Selama perjalanan melalui udara dari 「Pavia」 ke 「Kekaisaran Habsburg」, dan sampai ke kastilku di 「Gunung Hitam」, Lapis dan aku tidak berbagi satu kata pun. Kepalaku berada dalam kekacauan. ”

 

Aku mengangkat kepalaku.

Barbatos duduk di sofa di sisi lain dari diriku.

 

Alisnya yang merajut dalam bentuk 八, dan bibirnya tertarik seolah-olah dia akan mengatakan sesuatu, kecuali, Barbatos tidak mampu mengucapkan satu kata pun. Sampai-sampai sambil mendengarkan ceritaku, dia melupakan tentang minum alkohol dan hanya menatap wajahku.

 

Tidak tahu harus berkata apa.

Secara harfiah.

 

“Aku dengan pasti menekadkan. Jika Lapis melangkah keluar garis sekali lagi, maka aku akan menunjukkan tempatnya. Tetapi setelah itu benar-benar terjadi …… entah itu mengamuk atau apa pun, setiap emosi menghilang dan yang tertinggal hanya kebingungan. ”

 

Apa yang sebenarnya Lapis harapkan.

 

“Itu karena aku tidak bisa mengerti. Lapis menghentikanku ketika aku mencoba untuk membunuh wanita tua. Dia menghentikanku lagi ketika aku mencoba untuk membunuh pelayan tersebut. Bukankah aneh? Ya kan? Barbatos, ini tidak normal. ”

 

Aku mengangkat sudut mulutku.

Aku berniat untuk tersenyum tapi mulutku malah bergerak-gerak.

 

Bagi Barbatos, kondisiku saat ini pasti kelihatan sangat tak’ pantas.

Karena itu bukti kalau emosiku melarikan diri dari kendaliku, aku membiarkannya.

 

…… Sekarang, itu jauh lebih baik seperti ini.

 

“Jika dia ingin aku untuk menjadi penjahat kejam. Jika Lapis memintaku untuk menjadi penjahat kejam …… Kemudian dia akan membiarkanku. Ketika aku mencoba untuk membunuh perempuan tua dan ketika aku hendak membunuh pelayan tersebut. Itu tidak masalah untuk membiarkanku untuk melakukan apa yang aku inginkan saat itu. Dengan begitu tindakannya akan masuk akal, kan?

“…… Itu benar.”

 

“Kenapa dia memintaku untuk menunjukkan belas kasihan beberapa kali, dan kemudian memintaku untuk menjadi kejam pada orang lain? Apa yang dia inginkan dariku? Aku mulai menjadi murung setiap kali aku memikirkan hal ini …… ”

 

Aku menutupi mataku dengan tangan saya.

 

“Barbatos. Percayalah padaku. Aku berniat untuk mempertimbangkan apa pun yang diminta Lapis dariku. Jika Lapis memintaku untuk menjadi Tuan yang berbelas kasihan dan murah hati, maka aku akan menurutinya dengan serius. Jika dia memintaku untuk menjadi seorang orang yang kejam, maka aku akan dengan senang hati menerima itu juga. Aku sudah siap. Aku sudah siap untuk berjalan menyusuri jalan dengannya. Itu benar.”

“……”

 

“Namun, aku tidak bisa menjadi keduanya. Itu tidak mungkin. Berjalan menyusuri 2 jalan yang berbeda pada saat yang sama tidak mungkin. Lalu apa pilihan lain yang tersisa? Hm? Bergerak sesuai dengan kehendak Lapis , adalah satu-satunya pilihan yang tersisa? ”

“……”

 

“Itu tidak mungkin juga. Itu tindakan yang paling tidak masuk akal yang mungkin bisa aku ambil. Bahkan aku memiliki baris terakhir. Mengampuni seseorang ketika Lapis memberitahuku, membunuh orang-orang ketika Lapis memberitahuku …… Aku tidak bisa menjadi boneka seperti itu untuknya. Tidak akan pernah.”

 

Itu berarti kematian bagiku.

Tidak diragukan lagi, hubungan antara Lala dan diriku telah runtuh.

 

Bahkan setelah kembali ke kastil, kami tidak mengucapkan apa pun. Hidup bersama di kamar tidur kami tentu menghilang juga.

Dalam persiapan untuk tentara 2.000 yang akan menyerang, kami memang membuat rencana dan menyiapkannya, tetapi itu saja.

 

Pertukaran kalimat tetap minimum.

Percakapan teknis dan seperti bisnis.

 

Tidak termasuk, tidak ada kata lain yang terlontar diantara kami.

Waktu berlalu dengan pasrah.

Barbatos berbicara.

 

“…… Mari kita beristirahat sedikit, Dantalian.”

 

Mencibir dan penghinaan yang ia tujukan pada awalnya tidak terlihat sekarang.

Ada kesedihan samar dan keraguan yang jelas tersisa di wajahnya.

 

Alasan kesedihannya itu menjadi lemah karena dia melakukan yang terbaik untuk tidak menunjukkan simpati kepadaku, dan alasan keraguannya sudah jelas karena dia menahan dirinya dari memberikan saran gegabah. Hanya dari ekspresi itu saja, aku bisa mengatakan kalau Barbatos adalah seorang wanita yang baik.

 

“Beristirahat?”

“Kau orang bodoh. Ini sudah malam. Kau telah berbicara selama beberapa jam sekarang. Suaramu retak dan wajahmu terlihat busuk seperti mayat. ”

 

Aku dengan hampa mengambil cermin tangan dan menatapnya.

Seperti yang Barbatos katakan, wajahku terkuras seperti zombie.

 

Sepertinya aku telah berlebihan mendalami peranku.

 

“Benar …… Aku kira kita harus beristirahat sedikit.”

“Apa kau tidak punya apa-apa untuk diminum?”

 

Barbatos mengguncang kaca yang berada di tangan kanannya. Gelasnya kosong. Dia tersenyum seperti anak yang sakit hati.

 

“Sekarang aku memikirkannya, bukankah ini lucu? Oi, Dantalian. Aku sudah mendengarkan dengan sopan urusan cintamu untuk sementara waktu, tetapi kau bahkan tidak bisa menyajikanku alkohol yang pantas? Untuk bajingan yang membuat satu ton omong kosong uang dari menjual 「Black Herb」, ada apa dengan itu? Jika kau mempertahankannya, kau akan mengecewakan seseorang. ”

“Haha.”

 

Dia mungkin cerewet dengan ringan untuk menggeser suasana.

Aku bisa merasakan perhatian kecil yang berasal dari pihak lain.

 

Memang, Barbatos adalah wanita yang baik.

Dalam kehidupan yang membosankan ini, perhatian itu seperti garam. Tidak peduli seberapa hambar hidup ini, jika kau menambahkan sedikit garam maka setidaknya menjadi agak membangkitkan selera. Barbatos tahu bagaimana memanfaatkan itu dengan baik.

 

“Tentu saja, aku tahu kau akan berbicara seperti itu.”

 

“Hmm. Dan apa yang kau maksudkan dengan itu ”

 

“Tunggu sebentar. Aku akan membawa sesuatu yang kau pasti akan menyukainya. ”

 

Aku mendekati sudut ruang tamu dan mengambil botol dari lemari. Itu botol anggur. Setelah menunjukkan botol ke Barbatos dengan ‘tadah’, wajahnya langsung membeku.

 

“Ja-jangan katakan padaku. Itu bukan apa yang aku pikirkan, kan? ”

 

Tidak seperti dirinya yang biasa, kata-kata Barbatos bergetar.

Aku menyeringai.

 

“Wilayah yang paling terkenal di dunia demon dalam membuat anggur mewah, 「Fine Spring Hell」. Antar daerah di dalam wilayah itu, botol kualitas tertinggi yang hanya dibuat setahun sekali dalam wilayah 「Count」 Lava. Anggur di antara anggur. Dibuat pada tahun 1101 dari Balleleunium, itu adalah anggur yang dibuat untuk memperingati perang Viet ke-2. Ini adalah produk asli yang telah berusia 400 tahun. ”

“Itu konyol!”

 

Barbatos berteriak.

 

“Itu anggur berkualitas tinggi yang bahkan orang tua Baal kesulitan mendapatkannya!”

“Aku bersusah payah.”

 

Tepatnya, aku menggunakan upaya Ivar Lodbrok.

Ini adalah contoh jelas yang menunjukkan kalau memiliki penurut dengan banyak koneksi pribadi membuat hidup mudah.

 

“Oh Dewi, itu gila! Itu asli? Itu tidak asli, kan !? ”

 

Barbatos sudah tidak berada di sofa saat ini.

Cinta Demon Lord Barbatos terhadap anggur sangat terkenal.

 

Dia menganggap dirinya sebagai peminum terhebat, dan Demon Lord lainnya mengenalinya sebagai peminum berat terkuat di antara mereka. Baginya, anggur seperti 「Cawan Suci」(mean;Holy Grail). Melucuti sopan santun dan harga diri, dia berlari ke arahku.

 

“Berikan padaku!”

“Tentu saja. Ini.”

 

Aku melemparkan botol tinggi ke atas.

Dengan enteng, seolah-olah aku sedang bermain dengan bola.

 

“Kyaaaaaaaak !?”

“Lakukan yang terbaik untuk menangkapnya sendiri.”

 

“Si bajingan gila ini— !?”

 

Barbatos langsung menggunakan magic untuk mengambil botol yang tinggi di udara. Dari apa yang aku bisa pahami, 3 lapisan 「Black Magic」 diaktifkan pada saat yang sama.

 

Pertama, Barbatos menginjak lantai ruangan dan melompat lebih dari 3 meter ke udara. Kabut hitam muncul di ruang kosong dekat botol dan membungkus dirinya di sekitarnya. Berkat itu, turunnya botol melambat. Setelahnya, tangan tak terlihat menggenggam anggur.

 

Jika 「Mage」 lain menyaksikan adegan ini, mereka kemungkinan tidak akan mampu menahan kebingungan mereka. Alasan pertama, fakta kalau 3 lapisan magic diaktifkan bersamaan. Alasan kedua, fakta kalau 3 lapisan magic berhasil diaktifkan tanpa merapal atau mantra apapun. Dan alasan terakhir, fakta kalau teknik hebat ini di magic digunakan hanya untuk mengambil satu botol anggur.

 

Tentu, jelas sekali Barbatos tidak peduli tentang apa yang 「Mage」 lain pikirkan tentang dirinya. Segala sesuatunya dia fokuskan ke Balleleunium tahun 1101. Kemampuan magic yang ia latih dan latih selama 500 tahun hidupnya, pada saat ini, digunakan untuk botol kaca dengan diameter hanya 10cm. Aku ingin tahu apakah Dewi akan terpesona oleh konsentrasinya.

 

Akhirnya, botol datang ke tangannya dan dia mendarat dengan selamat di lantai.

 

“Uaaaaaaaah!”

 

Barbatos mengangkat botol anggur ke udara dengan kedua lengannya. Seperti pemain basket yang telah berhasil mendapatkan Rebound di saat saat yang menentukan.

Pada saat ini, dia tanpa diragukan lagi, penguasa tanah.

 

“Apakah kau lihat itu, sial! Ini adalah kehebatan si sialan peringkat 8 Barbatos-! ”

“Mm.”

 

Aku tidak sengaja memberikan tepuk tangan.

 

“Aku tidak benar-benar yakin, tetapi rasanya akrobat menakjubkan telah terjadi.”

“Dantalian kau brengsek!”

 

Barbatos memelototiku dengan ganas.

 

“Babi sepertimu tidak memiliki hak untuk memilik bahkani setetes kelezatan ini! Beraninya kau membuang Balleleunium ini seperti mainan anak-anak! Aaaang !? ”

 

Itu menakjubkan. Untuk orang yang nyaris tidak tampak berusia 13 tahun, aura menakutkan datang dari tatapannya. Jika bukan karena botol anggur yang mati-matian dalam pelukannya seperti harta karun, aku mungkin telah benar-benar telah takut. Ya, sungguh.

 

“Menangis dengan suara keras! Aku benar-benar tidak bisa percaya. Anggur yang berusia 400 tahun! Pembuat bir, menggunakan sihir paling istimewa di dunia, mantra sihir dikembangkan secara khusus bertujuan melestarikan anggur, akan diulang setiap setengah bulan. Anggur ini yang dijaga melalui beberapa generasi hanya untuk menjadi produk jadi seperti sekarang! Bagi kau untuk membuang anggur ini yang bahkan belum keluar di pasar, dan hanya diberikan untuk individu 「Archduke Fire Spring」 sendiri yang menilai untuk menjadi yang paling agung dan indah! Membuangnya seperti orang berengsek! Kau bajingan bahkan tidak sama nilainya dengan kotoran pada cakar gagak! ”

 

Aku mengangguk.

 

“Aku menjadi lebih yakin pemabuk seberapa parah kau.”

“Aku bukan pemabuk. Aku hanya suka minum, Kau tolol! ”

 

Selagi menggertakkan giginya, Barbatos memandangi botol kaca. Sebuah magical energy hitam mengalir keluar dari tangannya. Dia pasti memeriksa apakah anggur itu asli atau tidak melalui magic.

 

“!?”

 

Barbatos menahan napas.

Ekspresinya menjadi ramping seperti wajah di Edvard Munch <The Scream>.

 

“K-Kau…… Jika ini bukan asil, maka sungguh, aku tidak akan membiarkanmu untuk kejahatan menipu ……”

“Aku akan membiarkanmu memiliki tegukan pertama.”

 

“-”

 

Barbatos terisak.

 

“Tapi tegukan pertama …… ra-rasanya yang terbaik, kau tahu?”

“Itu sebabnya aku membiarkanmu memilikinya.”

 

Aku memberinya senyum lebar.

Dengan dia yang sekarang, aku adalah seorang malaikat.

Aku mungkin muncul seolah bersinar sebagai seorang orang suci yang telah menerima kabar dari para Dewa.

 

“Bukankah kita teman, Barbatos?”

“Dantalian ……”

 

Barbatos memandang ke arah sini dengan mata tersentuh.

 

“Kau mungkin bajingan, tapi kau anak bajingan yang baik.”

“…… Walaupun aku sangat tertekan apakah untuk mengambil itu sebagai pujian atau tidak, tapi demi kesopanan, aku akan menerimanya sebagai pujian.”

 

“I-ini bukan waktunya untuk itu. Gelas anggur. Di mana aku meninggalkan gelas anggurnya !? ”

 

Barbatos mengayunkan lengannya dengan panik. Setelah dia melakukannya, gelas kaca yang berguling-guling di lantai karpet melayang tepat ke tangannya. Barbatos menelan ludah.

 

“B-baik, Balleleunium 1101. Tunjukkan aroma kulit sensualmu.”

“Meskipun aku pikir hal sensual bukanlah anggur, tapi dalam kepala Anda ……”

 

“Diam.”

 

Barbatos mulai merapal mantra. Aku bisa menjamin kalau dari semua mantra magic yang aku telah saksikan sampai sekarang, ini adalah yang paling inspiratif dari semuanya. Alasan di baliknya adalah karena mantranya sangat tidak berguna. Magic ini, sebagai mantra pembuka tutup botol, sedang dilantunkan oleh Barbatos semata-mata demi membuka itu. Saat ia merapal mantranya, perlahan penutup ke atas, sampai akhirnya, dengan ‘pop’ gabus penutup botol melesat.

Barbatos membawa botol yang terbuka ke ujung hidungnya dan menghirupnya.

 

“……”

 

Ah. Itu adalah wajah seseorang yang telah kehilangan pikiran mereka.

Rasanya seperti kesadarannya telah membumbung 500 meter ke langit.

Meskipun belum mencicipi alkohol, wajah Barbatos sudah diselimuti kebahagiaan.

 

“Ja-Jadi Surga benar adanya.”

“Sebagai orang yang sangat yang telah memberikan itu padamu, aku cukup senang kalau kau sangat senang dengan baunya saja. Lanjutkan dan minumlah sekarang. ”

 

“Meminum? Ini……?”

 

Barbatos mulai gemetaran dengan botol anggur dan gelas kaca di tangannya.

 

“Dantalian, kau tidak tahu nilai dari barang ini. Bagaimana kau bisa meminum harta karun? Kau tidak minum harta karun. Kau seharusnya tidak…… ”

“Aku pikir kau bilang kau menyukai alkohol. Alkohol terhebat ada di sana. Apakah kau masih tidak akan meminumnya? ”

 

“Keuuk ……!”

 

Barbatos merubahnya wajahnya putus asa.

 

“Kontradiksi macam apa ini? Karena aku mencintai alkohol lebih dari orang lain, aku menginginkan Balleleunium. Tapi karena aku mencintai alkohol lebih dari orang lain, bahkan lebih, aku tidak bisa meminum Balleleunium! Sebuah paradoks! Merupakan penderitaan! Apakah ini namanya hidup …… !? ”

 

Sedikit lebih jauh dan dia akan menemukan kebenaran dari alam semesta.

Karisma Yang Mulia Barbatos runtuh karena satu botol anggur.

 

“Berikan sini. Aku akan menuangkannya sendiri. ”

“O-Oke.”

 

Barbatos dengan patuh menyerahkan botol kaca kepadaku.

 

Mengikuti etika berminum, aku secara sopan menuangkan anggur dengan satu lengan. Dengan ekspresi sangat gugup, Barbatos menyaksikan gelas kaca terisi dengan cairan merah. Aku serius berpikir dia akan mengeksekusiku jika aku menumpahkan setetes.

 

“Cheers.”

“Ch …… Cheers.”

 

Clink

 

Sebuah suara bergemar dari gelas kaca kami yang bertabrakan. Saat aku menikmati anggur dengan santai, Barbatos menatapku dengan gelisah.

 

“A-apakah enak?”

“Yah, tentu saja.”

 

“Bagaimana rasanya, hm? Jelaskan dengan sedetail mungkin. ”

“…… Aku tidak tahu kenapa kau memintaku untuk melakukan itu ketika kau bisa meminumnya sendiri.”

 

“Sebab itu akan menjadi sia-sia ……”

 

Aku menarik kembali pernyataanku sebelumnya.

Barbatos adalah seorang wanita tidak ada harapan.

 

“Hoo haa. Hoo haa. ”

 

Barbatos mulai bernapas dalam-dalam. Dia bahkan mulai bergumam kepada dirinya sendiri kalau ‘ini tidak lebih dari anggur merah’. Aku heran apakah bergumam memiliki efek karena ekspresinya menjadi lebih santai. Jika aku mengatakan sesuatu dalam sudut pandangku, jujur ​​aku pikir dia gila.

 

Akhirnya, Barbatos menempelkan gelas di bibirnya dan meneguk anggur. Matanya tertutup untuk jangka waktu yang panjang. Kemudian, bahunya mulai gemetar dan dia tiba-tiba menangis.

 

“UWAAAH …… Aku melakukannya dengan baik untuk tetap hidup. Itu masa-masa sulit. Itu sulit untuk hidup 500 tahun, namun, UWAAAH, aku benar-benar melakukannya dengan baik untuk hidup selama ini. ”

“…… Tentu.”

 

Bahkan aku akan terpesona oleh situasi ini.

Barbatos meminum anggur sambil menangis tersedu. Hal yang mengejutkan adalah, selagi ia minum, proses mengambil aroma anggur melalui hidungnya, proses meluncurkan anggur di lidahnya, dll, dia dengan penuh pendabdian memastikan untuk lengkap melakukan semua prosedur mencicipi. Meskipun dia tidak waras, dia gila secara rasional.

 

“Berikan sini.”

 

Barbatos langsung mengosongkan gelasnya dan secara paksa mengambil botolnya dariku. Tanpa bisa menolak, aku menyerhkan botol kepadanya.

 

“Heueuk. Heuk, gulp. ”

 

Sambil menangis.

 

“Uwaaah.”

 

Tuangkan segelas.

 

“Ini bagus. Ini sangat bagus, sialan. ”

 

Dan menangis lagi.

Adegan sungguh tulus yang terjadi dihadapanku.

 

Gambaran seorang gadis dengan penampilan luar berusia 12 tahun itu menangis sambil menuang dan meminum alkohol. Jika kau memasukkannya ke dalam istilah yang baik, itu tidak nyata. Jika kau memasukkannya ke dalam istilah yang buruk, dia seperti kotak kacang.

 

Aku berbicara.

 

“Kenapa kau membuatnya tak menimbulkan selera untuk orang lain dengan memaki dan meminum? Aku pikir kau berkata bagus. ”

“Heueuk. Sama seperti kelezatannya, setiap kali kau meminumnya, jumlah yang sama yang kau minum juga menghilang dari jumlah totalnya. Itu sungguh, sungguh-sungguh sialan. Terlebih lagi, orang mengatakan kalau kau tidak bisa mendiskusikan perasaan ini dengan seseorang yang memiliki Balleleunium tanpa menangis. ”

 

Itu ungkapan yang membuat kau serius mencurigai asal mulanya ……

Lagi pula, kita berhasil dengan baik mengubah mood antara kami.

 

Awalnya, karena keadaan jasmani Demon Lord, itu memungkinkan untuk minum alkohol sebanyak mungkin dan tidak mabuk. Itu berkat sikulasi mana dalam tubuh kami yang secara otomatis membersihkan keracunan tersebut. Namun, menurut Barbatos, ketika ‘menerima’ Balleleunium, itu dianggap sebagai ketidaksopnan hebat untuk tidak mabuk karenanya. Barbatos dengan sengaja menghentikan sirkulasi mana di tubuhnya dan membiarkan dirinya menjadi mabuk.

 

Pecandu alkohol yang cukup menakutkan.

 

“Dan? Apa yang terjadi selanjutnya?”

 

Barbatos berbicara dengan sedikit kemerahan di wajahnya. Tampaknya ia tidak mabuk berlebihan.

 

“Setelah mendengarkan ceritamu, itu bukan titik ketika kau putus, kan? Berarti ada saat penentuan yang lain. Dengan tenang membiarkan semuanya keluar, bocah. Karena aku bisa menikmati rasa Balleleunium, aku akan memikul tanggung jawab darimu sampai akhir. ”

“Sungguh bersyukur .”

 

Aku tersenyum pahit.

 

“Haruskah kita cheers terlebih dahulu?”

“Ooh, Ya. Cheers!”

 

Selagi bersulang terus berlanjut, menjadi lebih dalam di malam hari. Melalui jendela ruang tamu, burung hantu berkukuk. Aku bisa menggerakkan bibirku dengan lebih mudah dari sebelumnya, dan Barbatos menimpali dengan lebih antusias.

 

“Pertama, tentara menyerbu bentengku.”

“Hou, jadi pesan itu benar.”

 

“Aah. Meskipun jumlahnya sedikit kurang dibandingkan dengan apa yang ditulis …… ”

 

Dengan ‘ding’.

 

Kakek jam di lantai pertama dari istana gubernur berdering dengan hampa.

Memberitahukan semua orang kalau itu adalah tengah malam.

 

 

 

 

 

 

Nama: Laura De Farnese

Ras: Manusia

Pekerjaan: Budak (A +)

Reputasi: Penempuh Ujian Terkemuka

 

Kepemimpinan: S rank   Kekuatan: D rank   Intelligence: A rank

Politik: F rank   Pesona: S + rank   Teknik: A rank

 

Gelar: 1. Anak Haram 2. Genius 3. Psikopat

Kemampuan: Kepustakaan S, Musisi A-, Komposer B

Keterampilan: Pertumbuhan Cepat (A +)

 

[Prestasi: 1]

 

 

 

 

 

 

Baton kb. tongkat kecil yang dipakai oleh panglima atau oleh pemimpin musik.

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻