Dungeon Defense Vol 3 – Kata Penutup

Oleh Alone of Nyx on April 10, 2018

Dungeon Defense: Volume 3 – Kata Penutup Bahasa Indonesia


Kata Penutup

 

Terkadang, ketika sebuah penulis mengirim manuskrip mereka untuk mengenal dunia, mereka mengatakan “Ini rasanya seolah-olah aku melihat anakku pergi”. Perbandingan yang sangat benar. Karena, entah itu manuskrip atau anak, perasaan seseorang akan seriusan bercampur dengan sesuatu yang mereka lepas.

 

Kotoran dan air kencing hanyalah bayi yang baru lahir dari kekacauan naskah, anak masa pubertas merupakan kemerosotan dari naskah, dan jaminan yang mereka berikan padamu setelah pergi dari rumah merupakan pembayaran naskah. Terkadang, penulis menggambarkan proses penulisan naskah sebagai ‘melahirkan’, tapi itu salah. Masalahnya adalah membesarkan dengan baik setelah melahirkan. Hanya sakit dari kesabaran yang terus berlanjut di dalam proses membesarkan ……

 

Oleh karena itu, sebagai suatu penutup merupakan surat yang dikirimkan kepada anak yang telah kau lepas sepenuhnya, itu merupakan kata yang kau tulis dengan kebaikan yang berada pada harimu untuk mengungkapkannya, ‘Aku sangat senang, aku tidak harus membesarkanmu lebih lama lagi.’. Ah! Betapa indahnya dunia ini? Betapa bersyukurnya untuk tidak dapat melihat anakmu lagi!? Pergi, pergi selamanya …… tapi, jika memungkinkan, kirim banyak uang saku. Dan jangan mengunjungiku secara langsung ……. Semua yang aku miliki sekarang itu semua berkat hal yang terjadi di dunia.

 

Bagaimanapun juga, sebagai orang yang aku paling berterima kasih di antara semua hal yang terjadi di dunia aku adalah cocorip, aku tidak akan heran bahwa kalian para pembaca juga sanggup untuk merasakan kalau ilustrasi cocorip sanggup untuk mencapai tahap Dewa tanpa aku perlu memberitahumu. Terutama pewarnaan ilustrasi merupakan pesta kejutan. Aku tidak pernah melihat ilustrasi novel ringan dengan warna yang indah seperti ini. Meskipun baris ‘BRAVE NEW WORLD’ dan ‘Everything or Nothing’ berada di antara mereka, ilustrasi tersebut begitu sempurna sampai aku merasa disayangkan tentang baris yang menutupi gambar. Aku merupakan penulis yang bahagia ketika menulis bagian penutup. Aku sanggup dengan mudahnya mengisi 500 halaman pujian untuk ilustrator! Meskipun sangat memungkinkan bagiku untuk menulis semua kata-kata pujian dan mengisi 500 halaman, sayangnya, karena tidak cukupnya halaman, Aku tidak punya pilihan lain selain mengurungkannya. cocorip , aku memberikan kata apresiasiku.

 

Aku mengatakan kalau naskah seperti anak yang bercampur dengan pemikiran penulis, tetapi penulis bahkan lebih seperti anak yang bercampur dengan pemikiran editor. Sebagai contohnya, anak pecandu alkohol setidaknya bisa dimarahi dan anak pecandu obat-obatan tidak bisa, di antara anak-anak, anak yang telah menjadi pecandu alkohol, obat-obatan, dan judi, dan memperoleh ketiga mahkota keagungan, tidak mungkin memiliki jawaban. Ibu… bukan, Editor… Maafkan aku. Jauh dari memberikan secepatnya, meskipun aku telah berjanji untuk segera memberikanmu naskah kata penutup volume ke-2, pada akhirnya aku memberikannya 1 bulan setelah hari yang aku janjikan. Di dunia pernaskahan, waktu yang dikenal sebagai sebulan, sebenarnya, sama seperti 10 tahun di dalam dunia membesarkan anak. Untuk ibu yang telah menungguku selama 10 tahun, aku hanya bisa meratap seperti anak yang tidak tahu berterima kasih. Ibu…! Tidak, editor…! Aku akan berhenti minum, berhenti obat-obatan, berhenti berjudi……. Maafkan aku. Maafkan aku. Tolong maafkan aku.

 

Editor tidak hanya menunggu, tetapi mereka juga memberikan masukan bermanfaat pada perkembangan karakter. Editor bukanlah editor yang ikut campur dengan cerita menggunakan saran, tetapi editor yang membimbing cerita ke arah yang lebih baik menggunakan saran mereka. Sebagai contohnya, di dalam perkembangan karakter <Dungeon Defense> Volume 3, saat pertemuan pertama antara Dantalian dan Elizabeth, terhadap diriku yang kebingungan akan pembicaraan macam apa yang akan sesuai untuk mereka, editor menyarankanku ‘Ada baiknya jika mereka tidak mengatakan apapun’. Itu merupakan saran yang sangat sempurna. Jika mereka berdua merupakan musuh bebuyutan, maka mereka pastinya dapat mengenal satu sama lain tanpa berbicara apapun dan hanya memandang sekali. Terima kasih editor yang telah memberikanku saran seperti ini.

 

Orang terakhir yang ingin aku ucapkan terima kasih, benar, kalian para pembaca.

 

Meskipun aku belum menentukan naskahku merupakan anak laki-laki atau perempuan, meskipun aku tidak memutuskan apa jenis kelaminnya (tentu saja, masih ada kemungkinan akan menjadi ketiga atau jenis kelamin keempat), namun demikian, orang yang menerima dan tetap membiarkannya anak yang baru lahirku tersebut merupakan kalian, para pembaca. Jika ada sesuatu yang rusak atau bagian yang salah dalam naskah, makan itu semua yang rusak dan salah merupakan sesuatu yang berasal dari pikiranku selagi membesarkan naskah, namun demikian, bagi seseorang yang dapat menahan itu semua adalah kalian para pembaca, aku hanya dapat ketakutan. Karena kalian semua bukan merupakan anggota dari keluarga, aku hanya bisa berharap kalian para pembaca bisa membacanya dengan senang. Terima kasih telah mengambil anak perempuan dan laki-laki pertama, kedua, dan ketigaku……. Terima kasih…….? Ara, ada yang salah dengan perbandingannya…….? Tidak, maksudku……. jadi begitu.

 

Terima kasih, para pembaca, telah membuat harem dengan anak-anakku.

 

2016-6-28

Di kamar dengan sebuah kipas angin listrik

Yoo Heon Hwa


SebelumnyaSelanjutnya

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻