My Death Flags Chapter 23

Oleh Alone of Nyx on February 16, 2018

— My Death Flags Show No Sign of Ending Chapter 23 Bahasa Indonesia —


 

Sorry untuk lama hiatus-nya, sebisa mungkin untuk update di series ini dengan 1,5 chapter/hari.

 

 

Chapter 23 —

 

“ Jangan serang dari depan! Berpisah ke sisi dan serang balik! ” (Kapten)

 

Di salah satu sudut padang rumput luas yang biasanya sepi dan damai, terdengar suara gemuruh keras seolah merobek suasana tersebut.

Pemilik suaranya adalah pria tegap, mengenakan baju besi putih sebagai warnanya, yang mengeluarkan perintah tanpa istirahat kepada 40 prajurit di bawah komandonya. Tapi raungan Horn Head dengan mudah menenggelamkan suaranya.

 

‘Guoooon’ – Suaranya menyebar ke tanah, itu adalah seruan rendah dan berat yang mengguncang pusat tubuh. Tubuh berwarna hitam panjangnya 5 meter dan bahkan tingginya melebihi 2 meter, dan terlebih lagi tanduk panjang, tebal dan kasar yang muncul dari kepalanya, sumber dari namanya. Horn Head adalah monster ganas yang akan menyerang menggunakan tanduk dan kepalanya yang sekeras batu, sebagai senjatanya. Penampilannya mirip dengan badak besar yang memakai baju besi.

 

Meski omnivora, manusia dan bintang lainnya bukan pilihan makanan mereka. Namun, sangat serius akan daerah kekuasaan dan karena tidak ada monster yang bisa menandingi Horn Head dalam kekuatan di sekitarnya, itu dengan cepat meningkatkan pengaruhnya dan telah memperluas wilayahnya dekat dengan lingkungan kehidupan manusia.

Inilah alasan mereka saat ini menghadapi Horn Head, ingin menaklukkannya.

 

Ancaman terbesarnya merupakan serangan dorongan yang memiliki kekuatan dengan mudahnya menghancurkan sebuah rumah. Jika manusia menerimanya secara langsung, mereka tidak akan mungkin bisa tetap hidup.

Karena itu, meski mereka berusaha menyelesaikannya dengan menyerang dari sisi Horn Head, Horn Head mencegah mereka melakukannya dengan mengayunkan tanduk dan ekornya yang panjang untuk mengintimidasi tentara yang berada di sekitarnya.

 

Meski sempat mengalami luka, itu saja tidak cukup untuk menumpulkan gerakannya. Dan saat pertarungan terus berlanjut, beberapa pasukan juga mulai terluka.

Untungnya, tidak ada orang yang mendapat luka cukup serius sehingga bisa menjadi kendala dalam pertarungan, namun jika terus bertarung dalam kondisi saat ini, korban jiwa sudah dapat dipastikan. Kapten prajurit sedang merenungkan apa yang harus dilakukan. Tiba-tiba, sebuah bayangan kecil tanpa suara lewat di sampingnya.

 

“ To-tolong tunggu! Itu berbahaya! ” (Kapten)

 

Saat kapten menyadari hal ini, dia mencoba menghentikan bayangan kecil tersebut, tapi kaki anak laki-laki tersebut tidak berhenti.

Tanpa menoleh, anak laki-laki tersebut berbicara kepada sang kapten.

 

“ Lebih dari ini akan buang-buang waktu. Buat mereka mundur. Mereka hanya akan menjadi beban. ” (Harold)

 

Mendengarkan nada acuh tak acuh tersebut, pria tersebut tidak bisa berbicara.

Majikan dari pasukan ini adalah Hayden Stokes. Putranya, Harold, mengeluarkan pedang dari sarungnya yang tergantung di pinggangnya. Berbeda dengan pasukan yang pertahanannya diperkuat oleh baju besi, Harold berdiri di depan Horn Head hanya mengenakan jaket, celana kulit ketat dan sepatu bot setinggi betisnya.

 

Saat Horn Head berhenti menerima serangan dari semua sisi setelah para pasukan mundur, mata Horn Head menangkap sosok Harold.

Melawan Harold yang dengan tenang menutup jarak dengan langkah kaki yang tidak seimbang, Horn Head mengeluarkan raungan keras. Akhirnya, ada perubahan dalam ekspresi Harold.

 

“ Mereka bilang semakin lemah anjing, semakin keras raungannya. ” (Harold)

 

Bukannya ketakutan atau kegugupan tapi sebuah ejekan. Mata tersebut benar-benar memandang rendah Horn Head.

Itu mungkin memicunya. Sambil meraung lagi, Horn Head menyerang lawan yang jauh lebih kecil dari dirinya. Tubuh besarnya mendekat tapi Harold tidak merasa terganggu dan tidak menunjukkan adanya gerakan untuk menghindarinya.

 

Dan seketika jarak antara keduanya berkurang hanya beberapa meter, Harold bergerak maju.

Seketika suara nyaring terdengar. Asal-muasalnya saat pedang Harold dan tanduk Horn Head bertabrakan seketika mereka berdua saling melewati. Hasil dari bentrokan tersebut adalah teriakkan Horn Head, berbeda dari sebelumnya, yang dipenuhi rasa sakit dan tanduk, yang melambangkannya, telah terpotong dari akarnya.

 

“ Jika aku tidak salah, pandai besi akan berkerumun di sekitar tanduk makhluk ini. Nah, pasti akan rugi, tapi ambil sajalah. ”  (Harold)

 

Harold bahkan tidak melirik Horn Head yang menderita kesakitan. Seolah-olah dari awal, Horn Head tidak pernah berada di matanya.

Tapi meski itu serangan yang menyakitkan, itu tidaklah fatal. Horn Head mengumpulkan kekuatan ke tubuhnya yang membungkuk dan berdiri.

 

Kemarahan terpancar di matanya. Seolah ingin menyerang dengan kemarahannya, dia meraung sebanyak 3x.

 

“  I-itu !? ” (entah)

 

Terhadap perubahan Horn Head, salah satu prajurit mengeluarkan suara terkejut. Sebuah cahaya kuning emas mengelilingi tubuhnya yang besar. Itu merupakan magic formation.

 

Ada 2 kategori monster yang bisa menggunakan magic. Mereka adalah spesies yang secara bawaan lahir unggul dalam menggunakan magic atau yang terkuat di dalam spesies masing-masing dan telah mendapatkan magic selama proses pertumbuhan cepat mereka.

Horn Head ini merupakan kategori kedua. Ini merupakan bukti kalau dia memiliki kekuatan sebanyak itu.

 

Mengangkat kedua kaki depannya. Seakan ingin menginjak-injak dan menghancurkan tanah.

Dengan itu sebagai titik awal, retakan menembus tanah dengan garis lurus menuju Harold dan tanahnya membalik.

 

Grand Punisher

Meski memiliki nama yang dilebih-lebihkan, magic tingkat menengah ini merupakan earth magic yang bisa mengubah kerak bumi seolah menjebak dan menghancurkan target sampai mati. Kekuatannya besar tapi karena serangannya linier, akan mudah diprediksi dan jika jaraknya agak jauh, tidak akan sulit untuk menghindarinya.

Tapi melawan Grand Punisher, Harold menerobos ke depan.

 

Dan dia melompat sebelum ditelan oleh dinding bumi. Sambil menendang dinding bumi yang datang dari kedua sisi dengan kakinya, dia berlari seolah sedang berlari kencang.

Setelah melintasi sekitar 10 meter, pada akhirnya, Harold melompat tinggi di udara. Pada ketinggian di mana ia bisa melihat ke bawah pada Horn Head.

 

Dengan suara berderak, kilat membalut pedang yang dipegang Harold.

 

“ Ini untuk perjuanganmu yang sia-sia. ” (Harold)

 

Pedang yang dilapisi dengan begitu banyak kilat sehingga orang mengira kalau pedang itu bersinar, Harold mengayunkannya tanpa ragu sedikit pun.

 

“「 Thunderbird 」” (Harold)

 

Seketika, dengan suara gemuruh, seekor burung petir raksasa yang dilepaskan dari pedang menyerang Horn Head seolah ingin menelannya.

Thunderbird, yang cukup panas untuk membakar mata mereka yang menonton, menusuk tubuh besar tersebut.

 

Beberapa saat setelah Harold mendarat, Horn Head terjatuh. Banyak luka bakar dan terpanggang di tubuh besar tersebut, dan asap muncul dari sekujur tubuh.

Bahkan tidak berkedut setelah terjatuh. Kehidupan Horn Head benar-benar berakhir.

 

“ Dengan ini, tidak ada lagi yang harus dilakukan di sini. Cepat selesai rapikan. ” (Harold)

 

Tanpa cedera, bahkan tanpa berkeringat, Harold yang telah mengalahkan monster besar bertingkah seakan biasa saja dan kembali ke kereta kuda. Itu berarti dia telah meninggalkan mengambil tanduk dan membuang mayat tersebut kepada mereka.

 

Setelah sosok Harold menghilang saat pintu kereta kuda tertutup dengan bunyi yang keras, akhirnya, udara yang membungkus mereka menjadi tenang.

Seakan direncanakan, semuanya serentak menghela nafas.

 

“ Skuad pertama, ambil tanduknya. Pasukan yang tersisa, buang mayatnya. Bekerja dengan cepat! Ini adalah pekerjaan yang cocok untuk kita yang mengganggu Harold-sama karena sesuatu seperti ini! ” (Kapten)

 

Jadi untuk mengencangkan udara yang telah sedikit santai, kapten mengeluarkan sebuah perintah. Di antara para prajurit yang bergerak cepat setelah menerima perintah tersebut, seorang kouhai di regu pertama, yang telah diberi pekerjaan relatif mudah untuk mengambil tanduknya, masih tidak dapat mempercayai pemandangan yang baru saja dilihatnya dan bertanya kepada seniornya.

 

“ Apakah Harold-sama begitu kuat ? ” (Kouhai)

 

“ Ah, kalau dipikir-pikir, ini baru pertama kalinya bagimu, kah. ” (Senpai)

(TL: Btw, ‘Kouhai’ = Junior dan ‘Senpai’ = Senior. *gitu aja gak tau, eh)

 

‘Kalau begitu tidak heran kau akan terkejut melihat hal seperti itu’ kata sang senpai yang ditanyainya, Elias, tersenyum masam.

 

“ Dari sekitar 3 tahun yang lalu, Harold-sama mulai menemani ekspedisi penaklukan. Pada saat itu saja, dia cukup kuat tapi sekarang, seperti yang bisa kau lihat. ” (Elias Senpai)

 

“ Tapi apakah tidak akan menjadi masalah? Bahkan jika dia kuat, dia masih pewaris keluarga Stokes, jadi jika dia terluka secara tidak sengaja ………… ” (Kouhai)

 

“ Yah, Kepala kapten dan beberapa orang akan terbang. Secara fisik. ” (Elias Senpai)

 

Sambil membuat gerakan memotong lehernya, Elias senpai berkata begitu.

Terhadap ucapan mengerikan yang bertentangan dengan dikatakan secara acuh tak acuh, tulang belakang kouhai membeku.

 

“ Itu sama sekali tidak lucu ………. ” (Kouhai)

 

“ Bukan begitu. Secepatnya, bahkan kau akan mengerti. ” (Senpai)

 

Mendeklarasikannya tanpa rasa takut atau cemas, Elias senpai dengan ringan menepuk punggung sang kouhai.

Sang kouhai masih belum bisa mengerti bagaimana Elias senpai bisa bersikap seperti itu. Tapi semakin banyak pengalaman seorang prajurit bertarung bersama dengan Harold, semakin dalam kepercayaan mereka.

(TL: Pada akhirnya sang kouhai tidak mendapatkan nama, -Tamat. *bahkan sang kapten tidak mendapatkan nama, ‘-/\-)

 

Ketika Harold ingin pergi dengan ekspedisi penaklukan, pada awalnya, bahkan orang tuanya tidak menyetujuinya. Bagi orang tua yang menyayangi putra mereka, sudah jelas untuk menghentikannya.

Tapi saat dia mengayunkan pedangnya dengan ringan dan menggunakan sedikit magic di depan mata mereka, mereka dengan mudahnya memberikan izin. Itu karena mereka terpikat oleh bakatnya yang luar biasa, dan pada saat bersamaan mereka mengantisipasi akan ketenaran Stokes yang akan meningkat karena kekuatannya.

Seperti ini, Harold diizinkan menemani ekspedisi tersebut, tapi itu adalah pertama kalinya dia bertarung dengan monster. Pada awalnya, dia bertarung dengan ketat dan bahkan mengalami luka-luka yang tidak kecil.

 

Tapi saat Harold terluka, dia menyembunyikan hal tersebut dari orang tuanya. Itu sangat buruk dan meskipun tulangnya retak, dia bertingkah seolah tidak ada yang terjadi, dan setelah berpergian ke wilayah Sumeragi, dia baru kembali setelah luka tersebut sembuh beberapa hari kemudian.

Meskipun, selain Harold, tidak ada yang tahu apa arti sebenarnya dari hal itu, ada beberapa orang yang terselamatkan.

 

Awalnya, ekspedisi penaklukan tidak akan terhindar dari bahaya. Bahkan jika menghadapi monster kuat seperti Horn Head kali ini dianggap langka, menerima luka dalam pertempuran dan sekarat merupakan hal biasa.

Tapi setelah Harold mulai ikut berpartisipasi, orang-orang yang luka parah berkurang drastis dan sama sekali tidak ada kematian.

 

Ini karena Harold sendiri akan mengalahkan sebagian besar monster, tapi meski dia menyangkalnya, dia berusaha melindungi para prajurit tersebut. Cedera di mana tulangnya retak juga terjadi saat dia melindungi prajurit yang akan diserang oleh monster.

Sudah jelas kalau kali ini juga, dia menilai beberapa prajurit mungkin terluka jika pertempuran terus berlanjut.

 

Para prajurit senang karena pertimbangannya, tapi lebih dari itu, mereka juga frustrasi. Mereka dilindungi oleh orang yang seharusnya mereka lindungi. Dan itu pun dia masih kanak-kanak.

Itu sebabnya ada banyak prajurit yang antusias bersumpah untuk menjadi cukup kuat untuk melindungi Harold. Hal itu juga menjadi motivasi bagi mereka untuk berlatih.

 

(Aku telah memperoleh cukup pengalaman bertarung melawan monster yang muncul di daerah ini. Jika memungkinkan, aku ingin ekspedisi berjalan lebih jauh, tapi aku harus memastikan tidak ada yang terluka. Masih ada banyak monster yang masih belum aku temui jadi aku ingin mengumpulkan datanya dengan cepat.) (Harold)

 

Bahkan jika diketahui alasan perilaku Harold hanyalah untuk membuatnya lebih efisien dan mendapatkan pengalaman agar dia bisa bertahan hidup, tetap saja tidak akan mengubah fakta bahwa prajurit tersebut telah diselamatkan.

Omong-omong, alasan dia menyembunyikan cederanya dari orang tuanya karena dia pikir mereka akan melarangnya berpartisipasi dalam ekspedisi jika mereka mengetahuinya.

 

Seperti itu, setelah sekian banyaknya bertemu orang karena banyak hal, 3 tahun ini telah membawa perubahan besar pada Harold. Perubahan utama adalah peningkatan kemampuan tempur dan pertumbuhan mentalnya. Berkat terus berjuang mati-matian, dia bisa menghadapi banyak monster secara sendiri tanpa rasa takut, dan bahkan bisa dengan mudahnya mengalahkan mereka.

Tapi karena dia menantikan bertarung agak terlalu antusias, dia menjadi dikenal sebagai pecandu bertarung (Berserker), simbol ketakutan, di kalangan masyarakat.

 

Dan satu hal lagi, ini bukannya Harold melainkan perubahan yang terjadi di lingkungannya. Yang terbesar adalah Tasuku Sumeragi.

Karena usahanya, hari ketika pertanian LP bisa berada di bawah terik matahari semakin dekat.

 

Harold, kembali ke kediaman Stokes setelah menyelesaikan ekspedisi yang memakan waktu sekitar 2 minggu, bahkan tanpa beristirahat lebih lama lagi, melompat ke kereta kuda dan kembali ke wilayah Sumeragi dengan Tasuku. Sehubungan dengan hal ini, orang tuanya dengan mudahnya menafsirkan karena dia sangat menyukai Erika. Perutnya menjadi berat memikirkan reaksi seperti apa yang akan mereka tunjukkan saat pertunangan ini dibatalkan, tapi berpikir, ‘apa yang akan terjadi, akan terjadi’, dia memutuskan untuk melupakannya.

 

“ Bagaimana negosiasinya? ” (Harold)

 

“ Berlangsung tanpa masalah apapun. Dengan ini, kita bisa serius mulai bekerja untuk menyebarkannya. ” (Tasuku)

 

Tasuku menjawabnya sambil tersenyum ke arah Harold yang tampak masam. Mengembangkannya dengan sukses berarti seperti yang direncanakan, Kediaman Stokes merasa puas mengambil keuntungan dengan hanya yang ada di depan mata mereka.

Keuntungannya hanya ketika pertanian LP digunakan, rumah pertanian Stokes akan dikecualikan dari biaya kontrak dan biaya pemanfaatan akan berkurang, dan juga bahwa sebagian pajak yang dikumpulkan berdasarkan jumlah yang dipanen akan dikembalikan ke Kediaman Stokes.

 

Karena ini, rumah-rumah petani di wilayah Stokes bisa menggunakan pertanian LP dengan beban lebih sedikit. Jika pertanian LP yang memiliki siklus panen cepat menjadi populer, mereka akan berada dalam posisi yang menguntungkan karena mengekspornya ke wilayah dan negara lain, dan karena tingkat pengembalian yang meningkat, masyarakat akan dapat membayar pajak yang dipungut oleh Kediaman Stokes tanpa ada penundaan.

Dari sudut pandang Hayden, pendapatan akan meningkat bahkan dengan dia tidak melakukan apa-apa, jadi dia mungkin telah memutuskan bahwa tidak perlu terlibat secara paksa dalam eksperimen pertanian LP. Tidak akan terlambat bahkan jika mereka meminta hak kepemilikan bersama setelah Harold dan Erika resmi menikah.

 

“ Tidak disangka negosiasi akan berjalan semudah ini. ” (Harold)

 

Meski itu bukanlah yang harus dikatakan oleh pelaku yang telah merencanakan segalanya, dia dengan tak sengaja menghela nafas memikirkan keputusan ceroboh yang dibuat ayahnya. Dan terhadap Harold yang seperti itu, Tasuku berkata, ‘Benar juga’, mulai membicarakan topik baru.

 

“ Ada pesan dari Itsuki untukmu. ” (Tasuku)

 

“ Apakah ini pertarungan yang lainnya lagi? ” (Harold)

 

“ Ahaha, yah, tidak salah lagi, ada juga, tapi kali ini, ada satu hal lagi. ‘Bagaimana kalau berpartisipasi dalam turnamen bertarung di Delfit?’, merupakan ajakannya.” (Tasuku)

 

Dia ingat tentang Delfit, dan juga turnamen bertarung. Karena dalam narasi 「 Brave Hearts 」 , ada sebuah event untuk memenangkan turnamen bertarung di Delfit.

 

(Itu juga salah satu cara untuk melawan karakter antara manusia. Ada baiknya juga untuk tidak serius mencoba membunuh satu sama lain ………) (Harold)

 

Ini berarti merupakan kesempatan besar untuk mendapatkan pengalaman bertarung baru. Itu merupakan umpan terbaik untuk memancing Harold saat ini.

 

“ ……… Menarik. Aku akan berpartisipasi. ” (Harold)

 

Jadi, partisipasi Harold dalam turnamen bertarung telah ditentukan.

 


Chapter Sebelumnya | Chapter Selanjutnya

Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻