My Death Flags Chapter 18

Oleh Alone of Nyx on October 11, 2017

My Death Flags Show No Sign of Ending Chapter 18 Bahasa Indonesia


 

Proposal tersebut membuat Tasuku sangat terkejut. Tidak perlu lagi membicarakan alasannya.
Karena Tasuku sama sekali tidak berperan dalam pengembangan pertanian LP.

“Apa maksudmu? Aku belum pernah terlibat dalam pengembangannya sedikitpun ………” (Tasuku)

“Hanya sampai sekarang. Tapi mulai dari sekarang, untuk menyebarkan pertanian LP kita akan menggunakan nama Sumeragi.” (Harold)

Dari ucapannya, Tasuku mengingat sesuatu. Dalam laporan Juno, ada informasi bahwa “tingkah lakunya berbeda ketika berada di depan orang tuanya”.
Dia menganggapnya sebagai perbedaan antara tingkah lakunya di depan kerabatnya dan lainnya, tapi sebuah kemungkinan pun terlintas dalam pikirannya.

Harold mungkin menyembunyikan kemampuannya sendiri dari orang tuanya. Jika mereka tahu tentang kemampuannya, mereka pasti akan mencoba menunjukkan kelebihannya saat mereka pertama kali memutuskan untuk menyetujui pertunangan tersebut.
Ditambah lagi, Harold sendiri telah mengisyaratkan jatuhnya kediaman Stokes dalam surat tersebut. Itu artinya ………

“Harold-kun tidak menganggap itu rencana yang bagus bagi orang tuamu untuk mengetahui tentang pertanian LP?” (Tasuku)

“Yah, aku sangat memahami kepribadian orang tuaku.” (Harold)

Jika mereka mengetahui tentang pertanian LP, kemungkinan besar hal tersebut akan berjalan menuju perkembangan yang ditakuti oleh Tasuku. Harold yakin akan hal itu.
Karena itulah, dia datang kesini seperti ini untuk meminta kerja sama Sumeragi.

“Selain itu, aku tidak memiliki cukup bidak. Jika aku menambahkan lahan percobaan lebih dari ini, aku tidak dapat mengawasinya.” (Harold)

“Aku mengerti.” (Tasuku)

Dia mengerti apa yang Harold coba sampaikan.
Dia ingin memperbesar operasi ini tanpa membiarkan orang tuanya menyadarinya. Karena itu, ada batasnya jika dia melanjutkan seperti yang sudah-sudah.
Karena ini adalah metode yang sangat inovatif, perlu adanya pengawasan manajemen skala penuh sehingga tidak ada kebocoran informasi. Dan untuk melakukannya, karena sumber daya manusia yang bisa dia kumpulkan tidaklah cukup, dia membawa proposal ini ke Sumeragi.

“Tapi kenapa ke sisiku? Jika keuntungannya sebanyak ini, aku rasa banyak yang akan menyetujuinya.” (Tasuku)

“Hanya saja dengan kondisi yang aku inginkan terpenuhi, kau adalah orang yang paling mudah untuk diajak bekerja sama.” (Harold)

Ini hanyalah gertakan. Jika Tasuku menggelengkan kepalanya secara horisontal, Harold akan berada dalam keadaan sulit karena dia tidak memiliki perantara lain.
Tapi karena dia mengerti kepribadian Tasuku dan tahu tentang kelemahannya, dia akan menggunakan hal itu sebagai pengungkit.

“Jika kau menolak, aku hanya perlu menawarkan pada kandidat ke-2 atau ke-3. Yah, meskipun itu tidak diperlukan.” (Harold)

“Kau pikir aku benar-benar akan menerima proposal ini?” (Tasuku)

“Ya, kau tidak punya pilihan selain melakukannya.” (Harold)

Sangat yakin tidak peduli apapun. Apa yang membuatnya berpikir seperti itu? Tasuku tidak berpikir dia akan datang ke sini dengan sikap yang kuat tanpa dasar apapun. Sebaliknya, sepertinya dia akan menggunakan logika untuk memotong jalan mundur lawan sebelum hal tersebut terjadi.

(Tunggu sebentar, memblokir jalan mundur? Tidak mungkin …… ..!) (Tasuku)

Tetesan keringat yang tidak menyenangkan meluncur di pipi Tasuku.
Karena sadar akan hal sesuatu secara mendadak, dia menghubungkan potongan-potongan yang tersebar dan membentuk sebuah jawaban. Begitu sampai pada jawaban tersebut, menggigil sampai membekukan tulang punggungnya mengenai Tasuku.

“Kau menyadarinya?” (Harold)

Suara yang membawa ketajaman mengerikan seperti hal tersebut adalah sabit Dewa Kematian, menusuk telinga Tasuku.

“……… Apakah kau mengantisipasi situasi ini sejak awal?” (Tasuku)

“Terus? Apakah itu akan mengubah jawabanmu?” (Harold)

Tasuku memejamkan mata. Seperti kata Harold, jawabannya tidak akan berubah.
Bagaimanapun, karena Erika menjadi taruhannya, dia tidak bisa melakukan apapun selain setuju.

“Jadi, inilah yang disebut ‘Teknik penawaran industri’ yang tercantum dalam surat tersebut, ya ……..” (Tasuku)

Tasuku menjatuhkan bahunya dan bergumam. Alasannya adalah pembatalan pertunangan Erika.

Putrinya telah menerima masa depan yang terkekang karena tanggung jawab, dan itu bukanlah perasaan sesungguhnya. Harold sendiri telah menyarankan dalam surat tersebut kalau dia tidak keberatan meskipun dibatalkan.
Kondisi untuk memenuhinya adalah – untuk membuat obat penawar dan untuk memperbaiki kondisi pasien yang terinfeksi dengan menggunakannya, untuk mengkarantina perkiraan luas maksimum polusi racun, dan juga untuk mengembalikan kekuatan ekonomi mereka dengan menerapkan teknik industri yang ditawarkan.

Saat itu, dia menganggapnya sebagai omong kosong atau paksaan dari pihak ke-3.
Tapi kalau semua isi surat tersebut ditulis oleh anak laki-laki ini, maka situasinya akan berbeda. Bukan sebagai kepala keluarga, tapi sebagai ayah, kesepakatannya sangat menarik.
Tidak ada bagian yang tidak menguntungkan dalam proposal Harold juga mendukung keputusannya.

Dia mungkin sengaja menulis surat tersebut dengan cara yang tidak sesuai usianya, seperti orang dewasa. Dengan melakukan hal tersebut, Harold telah mengisyaratkan kalau ada dalang dari hal tersebut, dan karena Tasuku terpancing akan hal itu, dia bahkan belum sampai pada kemungkinan kalau Harold sendirilah yang mungkin menulis suratnya. Meskipun dia telah menerima laporan dari Juno.
Dengan kata lain, sejak Tasuku menerima surat tersebut, dia tidak melakukan apa-apa selain bergerak di telapak tangan Harold. Untuk mewujudkan situasi ini, sudah berapa lama dia berakting.
Di depan persiapan yang sepertinya Harold telah meramalkan masa depan, dia benar-benar terkejut.

“Pastinya, ini cukup menarik untuk menyetujuinya secara spontan ……… Tapi apa alasanmu begitu peduli dengan Sumeragi?” (Tasuku)

Jika dia hanya ingin meningkatkan kedekatannya dengan Sumeragi, maka hal yang dia berikan sudah lebih dari cukup. Lagi pula, tidak mungkin dia ingin membatalkan pertunangan yang merupakan hubungan paling erat.
Tanpa bisa membaca tujuan Harold, kebingungan Tasuku terus meningkat.

Tapi itu merupakan hal wajar. Harold hanya bergerak demi menghindari bendera kematiannya yang akan ada di masa depan, dan bagi orang-orang yang tidak mengetahuinya, memprediksi tujuannya hampir tidak mungkin.
Bahkan jika dia menjelaskan, tidak mungkin Tasuku mengerti, dan dia juga tidak berniat menjelaskannya.

“Bahkan jika aku memberitahumu, itu tidak seperti kau akan ………. Tidak, ini adalah sesuatu yang tidak lain selain diriku yang bisa mengerti.” (Harold)

Nada tersebut tampak seperti merendahkan diri sendiri. Melihat Harold, yang tak kenal takut sampai sekarang, dengan sikap seperti itu, Tasuku tercengang.
Seakan menunggu momen ini, Harold mendesak jawabannya.

“Jadi apa yang akan kau lakukan? Jika kau mengatakan kalau kau tidak dapat mempercayaiku, maka negosiasi ini berakhir.” (Harold)

Pastinya, jika ditanya apakah Harold bisa dipercaya, dia tetap tidak akan bisa menyetujuinya.
Tapi itu tidak pasti kalau tujuannya akan merugikan Sumeragi, dan jika Tasuku menerima usulan ini, kediaman Sumeragi, rakyat mereka dan bahkan masa depan Erika pun bisa terselamatkan.

Jika dikatakan dengan kata lain, Harold melakukan sejauh ini. Bahkan, jika Tasuku dipaksa untuk menerimanya secara paksa, hampir tidak mungkin baginya untuk mengajukan keberatan.
Meskipun Harold berada dalam posisi yang sangat menguntungkan baginya, sampai akhir dia tetap saja membahasnya dalam bentuk proposal.

Meski terlihat seperti Tasuku tidak bisa menolak, itu salah. Jika dia menutup matanya dari pandangan kalau keterlibatan Erika sebagai taruhannya, menolak akan menjadi mungkin. Jika itu terjadi, hubungan antara kediaman Stokes dan kediaman Sumeragi akan menjadi tidak tergoyahkan, dan bahkan tanpa pertanian LP mereka bisa menerima bantuan keuangan dari Stokes seperti yang disepakati sebelumnya.

Atau lebih tepatnya, dengan proposal ini Harold lah yang harus mengambil risiko. Dan itu juga, biasanya itu adalah risiko yang tidak perlu diambilnya.
Mudah dibayangkan kalau ia telah menginvestasikan cukup banyak waktu dan uang untuk mengembangkan obat penawar. Meskipun dia telah melakukan banyak hal, karena tidak adanya situasi berbahaya, dia meninggalkan keputusan akhirnya pada Tasuku.

(Tidak mudah melakukan ini ………..) (Tasuku)

Dia benar-benar berpikir begitu. Apakah yang membuatnya berpikir seperti itu?
Jika dia memikirkannya teliti, Harold bergerak sehingga tidak ada kerugian bagi Sumeragi.

Biasanya, jika seseorang mengajukan proposal yang begitu menguntungkan, tidak ada yang langsung menerimanya. Mereka akan meragukan pihak lawan, menyelidiki hal-hal yang mencurigakan, dan jika keraguan mereka tidak terpecahkan, mereka akan menolaknya. Bahkan usulan Harold pun begitu.
Keputusan tersebut sebagai hasilnya kemungkinan akan melepaskan keuntungan yang bisa mereka dapatkan.

Tapi Harold dengan jelas menyiapkan rasionalisasi seperti “pertunangan Erika dapat dibatalkan”. Sehingga mudah bagi Tasuku untuk menerima proposal tersebut. Meskipun tampaknya hal itu dianggap terlalu ditafsirkan sebagai niat baik, tidak ada lagi yang bisa menjelaskan mengapa Harold tidak menghancurkan diskusi sampai sejauh menanggung risiko yang tidak perlu.

(Meskipun bisa jadi karena dia menggunakan pemikiran ini, jika demikian, melawan tidak akan membantu. Tidak peduli apapun, ini adalah kekalahan mutlakku.) (Tasuku)

Tasuku perlahan menarik nafas panjang. Dia mengangkat kepalanya yang membungkuk ke bawah, dan menatap tajam ke mata Harold.

“Aku menerima proposal kali ini.” (Tasuku)

Itu jawaban Tasuku.

“Meskipun telah ditentukan sebelumnya, yah aku akan memujimu atas keputusanmu yang cepat. Dalam beberapa hari, siapkan beberapa orang yang bekerja di bawahmu dan ladang milik Sumeragi. Dimulai dengan, aku akan membuat mereka mengetahui bagaimana cara kerja pertanian LP.” (Harold)

“Hanya itu saja, tidak masalah?” (Tasuku)

“Setelah itu, menurut prediksiku dalam beberapa tahun diperlukan sebuah perusahaan berskala besar. Yang menyimpan informasi rahasia dan yang bisa dipercaya. Aku akan meninggalkan keputusan itu padamu.” (Harold)

“Aku mengerti. Setelah memperkuat fondasi, kita akan bekerja sama dengan perusahaan dan meningkatkan jumlah ladang yang bisa dikelola dan nantinya, menjual tekniknya melalui perusahaan, kan?” (Tasuku)

“Sepertinya kau memiliki kepala yang lebih baik dari pada bidakku.” (Harold)

Meskipun dia merendahkan diri, Harold dalam hati terkejut melihat dugaan Tasuku yang tepat. Karena dia telah mendapatkan rekan yang sangat handal, Harold benar-benar puas. Bahkan jika dia ingin menjual teknik ini, dia ingin meminjam nama Sumeragi untuk menyembunyikannya dari orang tuanya- dia yakin kalau Tasuku akan memprediksi hal tersebut bahkan tanpa diberitahu.

“Ada lagi yang dibutuhkan?” (Tasuku)

“Dan……..” (Harold)

Saat dia hendak mengatakannya, Harold menutup mulutnya. Dia ragu-ragu memikirkan apakah akan tepat untuk mengatakannya pada saat ini.
Merasakan hal itu, Tasuku mengulurkan tangan dengan niat baik.

“Jika ada sesuatu, aku ingin kau mengatakannya tanpa menahan diri. Jika Harold-kun menginginkannya, sebisa mungkin aku akan mencoba menolongmu.” (Tasuku)

“……… Kalau begitu persiapkan orang yang kuat. Sementara aku tinggal di sini aku akan mengumpulkan pengalaman bertarung satu lawan satu sebanyak mungkin.” (Harold)

Untuk bertahan di dunia ini, kemampuan bertarung individu sangatlah diperlukan. Untuk mendapatkan yang tidak dapat diperoleh di kediaman Stokes, Harold memutuskan untuk melangkah maju.


Chapter 17 | Chapter 19


Founder | Spam-Slayer | Emperor of Nyx | I wonder how many miles I’ve scrolled with my thumb… (╯°□°)╯︵ ┻━┻