My Death Flags Chapter 3

Oleh Pride of Nyx on October 3, 2017

Meskipun ia telah memperoleh informasi penting, ia masih jauh dari menemukan solusi untuk situasi yang bermasalah. Perlu membentuk rencana nyata untuk menyelamatkan Clara dan Colette.

Untuk saat ini, Kazuki berpikir kalau 2 dari mereka harus meninggalkan wilayah Stokes dan berpindah tempat tinggal ke desa Brosch, dimana keluarga Liner sang protagonis cerita asli tinggal.

(T/L : “Liner” adalah nama orang, tepatnya karakter protagonis dalam game ini aka Brave Heart)

 

Kemungkinan Colette dan Liner bertemu satu sama lain merupakan yang tertinggi ketika Clara masih hidup. Selama salah satu dari mereka bermain seperti cerita aslinya, mereka akan tahu kalau desa Brosch sama sekali tidak besar, dan pernyataan dari Liner di dalam permainan, mereka juga akan tahu kalau semua anak-anak desa saling mengetahui satu sama lain. Masalahnya adalah apakah Colette dan Liner akan membangun hubungan dekat seperti yang ada di dalam permainan.

 

Selama Clara masih hidup, akan sulit untuk menghasilkan situasi di mana Colette akan hidup bersama dengan keluarga Liner.

Dalam hal itu, ia merenungkan apakah ia bisa entah bagaimana atau yang lain, menempatkan Colette di posisi teman-teman masa kecil.

 

Meskipun ia mengerang ‘Umumu …. “, Tidak ada ide cemerlang yang muncul di dalam benaknya. Orang yang muncul pada saat itu, saat ia mencapai batasnya, tak’ lain adalah Norman.

 

「Permisi.」

 

Kazuki, yang melihat Norman membungkukkan kepalanya dengan cara yang sama persis ia lakukan beberapa jam yang lalu, berpikir – ‘seperti yang diharapkan, seorang pelayan disiplin pasti berbeda’, dan merasa terpesona dengan sia-sia.

Jika ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya, itu adalah bungkusan lembar yang berada di kedua tangannya.

 

「Harold-sama, bagaimana keadaanmu ……….」

「Berapa kali kau akan membuatku mengatakannya, tidak ada masalah. Dan apa itu?”

 

「Ini adalah peta wilayah Stokes dan sekitarnya, dan informasi mengenai pemukiman dan wilayah tetangga」

 

(Norman-san, secara efisien melakukannya!)

 

Dia menahan teriakan kegembiraannya, yang akan menghancurkan karakternya. Nah, bahkan jika ia mengatakan sesuatu, itu akan diterjemahkan ke dalam sesuatu yang tidak menyenangkan seperti 「Hou, agak tidak sabaran, kau」, yang mungkin tidak terlihat seperti pujian.

 

Namun demikian, terlihat seolah-olah, hanya dalam beberapa jam, Norman mengumpulkan informasi dalam jumlah besar. Dia memutuskan untuk tidak jadi bertanya kepadanya tentang apa yang dia lakukan tentang tugas ia sebenarnya.

 

「Kerja bagus. Kalau begitu, bagaimana kau berencana untuk menyelamatkan pelayan tersebut? 」

「…… Hal ini sangat sulit bagi saya untuk mengatakannya, tetapi, saya berpikir bahwa itu akan bagus baginya pindah ke luar wilayah kediaman Stokes」

 

Ini adalah pertaruhan besar bagi Norman.

Mengirim seseorang keluar dari wilayah, ini akan mengurangi tenaga kerja dan juga pendapatan yang dapat dikumpulkan dari mereka. Harold berpikir tidak perlu dikhawatirkan karena, dari awal, ia tidak berniat membunuhnya. Norman tidak pernah berpikir kalau Harold berpikir seperti itu.

 

Dia berpikir kalau Harold kemungkinan merasa tidak menyenangkan karena tenaga kerja dan pendapatannya menjadi milik bangsawan lainnya.

Hal yang disebut sebagai kehormatan bangsawan.

 

「Hmm. Dimana letak calon kotanya? 」

「I,itu, di sini ……….」

 

Namun, melihat Harold menanggapi seperti tidak ada yang terjadi, Norman, yang sebagian waspada, sisanya kekecewaan.

Harold sedang melihat dokumen yang dibawa oleh Norman, sambil mendengarkannya. Sikap tersebut adalah kesungguhan itu sendiri.

 

Bahkan, menjadi antusias tentang usulan Norman, ia langsung mulai berpikir tentang rencana untuk berurusan dengan titik yang akan muncul sebagai bermasalah.

 

「Hal-hal yang perlu dikumpulkan untuk pindah ke luar wilayah sangatlah banyak. Dari awal, apa mungkin datang dan pergi dari wilayah bangsawan lain dengan mudah? 」

「Bagi orang, tidak ada peraturan khusus. Namun, jika kita mengirimnya tanpa apapunke tempat yang tidak diketahui, kondisi mata pencahariannya mungkin akan sulit. Saya berpikir bahwa jumlah minimal dari bahan yang diperlukan ………. 」

 

Jika seperti itu, perlu menggunakan kereta kuda kecil. Tentu saja, sebuah kereta kuda dari rumah Stokes.

Dan, untuk gerobal yang dimiliki seorang bangsawan atau pedagang untuk melewatinya, surat jalan sangat diperlukan.

 

「Dengan barang tersebut, jika putrinya juga ditambahkan ke dalamnya, penggunaan gerobak tidak dapat dihindari. Kemudian, ada sesuatu yang perlu dilakukan mengenai surat jalan………… Sungguh sialan, tidak ada yang lebih bermasalah daripada seluruh hal ini 」

 

Bertentangan dengan kata-katanya, matanya tidak meninggalkan dokumen bahkan untuk sesaat.

Dan, Norman terkejut melihat Harold memiliki pengetahuan tentang hal-hal mengenai Clara dan keluarganya, seakan itu sudah pasti. Ia berpikir seperti itu dengan biasa, Harold berbeda dari orangtuanya.

 

(Mungkin ……… Tidak, ini pasti. Harold-sama, bahkan pada usianya, pasti berpikir tentang orang-orang)

 

Oleh karena itu, dia tidak meminta orang yang telah mengusulkan agar menyelamatkannya untuk mengatasi situasinya sendirian?

Jika memikirkannya seperti itu, semuanya tepat sasaran.

 

Juga, bukannya menyombongkan tentang menggunakannya sebagai subjek tes untuk magic barunya, untuk menyembunyikan dirinya, yang mau dibunuh, ke tempat yang aman untuk saat ini.

 

Tanpa menunjukkan ketidaksetujuan akan kehilangan keuntungan yang hampir tidak ada dari tenaga kerja dan pendapatan dari satu orang, bukannya ia serius mencoba untuk menyelamatkannya tanpa mengatakan apapun.

 

Sambil memikirkan tentang masa depannya, Clara melarikan diri ke tempat dimana kekuasaan kediaman Stokes tidak dapat menjangkaunya menjadi paling aman baginya. Seperti itu, menolak saran adalah hal konyol.

Dari awal, Kazuki bergerak untuk menyelamatkannya. Itu wajar kalau ia ingin melakukan sebisanya ketika ia tiba-tiba diminta untuk membantu dalam hal itu.

 

Perasaan semangat muncul di hati Norman. Dan secara bersamaan, ia merasa malu pada dirinya sendiri karena curiga terhadap Harold.

Dia seharusnya tidak meragukan anak muda, yang sedang meraba-raba mencari solusi untuk menyelamatkan seorang pelayan dengan sungguh-sungguh seperti itu.

Jika anak tersebut sangat serius, maka ia juga harus serius. Ketika ia berpikir seperti itu, nadanya juga secara alami menjadi bersemangat.

 

「Di kota ini, pada musim berikutnya, karena festival panen, mereka terus-menerus membutuhkan bantuan ………」

「Dibandingkan dengan wilayah Stokes, biaya hidup yang tinggi. Jika tidak ada lingkungan di mana mereka memperoleh pendapatan yang stabil …….. 」

 

Mengenai pendapatnya, Harold dengan tepat menunjukkan masalahnya, dengan dokumen sebagai dasarnya. Kemampuan berpikirnya, pandangan dan pengetahuan yang tidak seperti 10 tahun.

Di dalam tubuh anak laki-laki tersebut adalah seorang mahasiswa, jadi itu bukan misteri jika ia mampu melakukan hal tersebut, tapi Norman yang tidak mengetahuinya, sudah pasti berpikir kalau ia adalah anak berbakat.

 

Jika ia berbicara tentang perasaannya terus terang, Norman tidak memiliki bahkan sedikit perasaan menyenangkan terhadap kediaman Stokes.

Kepala keluarga dan istrinya saat ini adalah perwujudan dari prinsip darah murni dan menganggap diri mereka sebagai orang-orang terpilih. Mereka memandang rendah orang lain selain bangsawan dengan darah murni dan bahkan tidak berpikir tentang penduduk dari wilayahnya sebagai manusia.

 

Tapi dia, anak dari orang 2 orang tersebut, berbeda.

Tanpa terikat oleh prasangka santai, memegang nilai moral yang penting sebagai manusia, ia memiliki pola pikir yang sebanding dengan orang dewasa.

 

Anak muda tersebut, merupakan cahaya harapan yang akan mengubah kediaman Stokes. Harold memancarkan kecemerlangan yang tidak akan ada jika ia tidak membawa harapan tersebut.

 

「- Itu saja」

 

Akhirnya, diskusi memanaskan telah berakhir setelah lebih dari 2 jam telah berlalu dimulainya. Langit, yang dapat terlihat dari jendela, diwarnai warna merah.

 

Dari pertukaran pikiran dengan Norman, Kazuki juga memperhatikan beberapa detail lengkapnya, yang ia tidak sadari.

Dengan itu, memindahkan kedua orang tersebut ke desa Brosh sudah diputuskan.

 

Masih ragu-ragu dalam menentukan hari saat akan melaksanakan rencana tersebut. Saat ia bermain cerita aslinya, ia tidak merasakan hari berlalu terlalu jauh sebelum Harold membunuh Clara.

Tampaknya harus dilakukan pada malam hari paling singkat, 2 hari kemudian paling lama.

 

Jika tidak ada penundaan drastis, hal itu tidak akan mempengaruhi arus cerita asli, tetapi sehubungan mengambil asuransi, rencana harus dilakukan dalam waktu 3 hari, termasuk hari ini. Ini juga untuk menghindari situasi di mana orangtuanya akan ragu jika dia tidak sabaran. Namun, itu akan menjadi tidak realistis untuk melaksanakan rencana tersebut hari ini, pada saat ini. Maka harus dilakukan pada hari berikutnya atau lusa.

 

「Norman」

「Ha」

 

「Kita akan melaksanakan rencananya besok malam. Aku akan melakukan sesuatu tentang surat jalannya. Sampai saat itu tiba kau menyelesaikan persiapannya」

「Dimengerti」

 

Meskipun ia khawatir, Kazuki memilih untuk bertindak pada hari berikutnya.

Menebak dari kepribadian Harold, ia akan membunuh Clara pada hari yang sama, dengan kata lain, malam ini. Dia menilai kalau hal itu akan menjadi yang terbaik jika membuat keadannya tetap dekat dengan jalurnya, sebisa mungkin.

 

Setelah Norman pergi, di ruang di mana hanya ada satu orang, bermandikan sinar matahari barat, ia mulai mensimulasikan rencana dan dialognya untuk mulai dari sekarang sampai besok malam, beberapa kali.

Ia mengambil bagian dalam pertandingan membuat atau menghancurkan, di mana benar-benar tidak ada kesalahan yang diperbolehkan, karena dia bertanggung jawab atas kehidupan seseorang.

Dengan ini, tidak mungkin dia tidak akan gugup.

 

Untuk mengusir kegelisahannya, Kazuki hanya mengulangi simulasi.

Dia melakukan itu sepanjang waktu, sampai tiba waktunya untuk makan malam ketika kesadarannya benar-benar tenggelam terbawa kembali ke kenyataan.

 

Dia akan tahu apakah itu efektif.

Ketika mereka mulai makan malam, untuk menipunya, ia dapat berbohong dengan lancar.

 

「Ayah, ya, aku punya permintaan」

「Apa itu Harold?」

 

「Baru-baru ini, tampaknya pandai besi telah membuka toko di Leitze, dan juga tampaknya pedang yang dijual di sana menakjubkan. Aku juga ingin mencoba mengayunkannya」

「Fumu, kalau begitu, haruskah kita mengirim pelayan secara acak membeli beberapa pedang dari sana」

 

「Itu akan memakan waktu. Aku ingin sekarang, sesegera mungkin 」

「Harold benar-benar gagah. Di masa depan, ia akan menjadi bangsawan hebat sepertimu, Sayang 」

 

Ibunya tertawa dengan – Hoho Hoho.

Kazuki tidak tahu kenapa dia gagah karena hanya `menginginkan pedang, tapi karena itu tidak berbeda dari menutupi api, ia memutuskan untuk mengambil keuntungan dari itu.

 

「Ibu juga mengatakannya, hei tidak masalah kan? Jika ada surat jalan, kita bisa mengirim seseorang untuk membelinya untuk aku gunakan」

「Bukankah Harold kelihatannya seperti dia benar-benar menginginkannya? Sayang, bukannya tidak masalah untuk menulis beberapa baris kalimat

 

「Baiklah. Kalau begitu, besok pagi, aku akan menulis surat jalannya」

「Terima kasih ayah!」

 

Jika seseorang melihat ke meja makan yang penuh dengan tawa, mereka akan berpikir kalau itu adalah keluarga yang akrab dan bahagia. Tapi bagi pelayan di sekitarnya, itu bukan hal yang bias mereka lihat secara hangat.

 

Semua orang tahu, kalau mereka hanya memikirkan para pelayan seperti batu di sisi jalan.

Ini akan sama bahkan jika mereka ada di sana atau tidak ada. Dari awal, mereka bahkan tidak menyadari mereka.

Meskipun itu keluarga atasan mereka, mereka tidak bisa menemukan semacam orang menyenangkan.

 

Harmoni yang suram, terbentuk dari percakapan Kepala keluarga saat ini dan istrinya, terus berlanjut sampai malam.

Tapi tak seorang pun yang berada di sini tahu kalau ini adalah pemandangan yang palsu.

 

Kecuali untuk Kazuki dan Norman.

 


Chapter Sebelumnya | Chapter Selanjutnya


Penerjemah | Villager E | Osananjimi | Irfan desu | Chat aja dulu, nanti kita bicarakan lagi untuk ke depannya, aku sih optimis kita cocok.. *benerin sarung* ┬──┬◡ノ(° -°ノ)